Bersatu Amankan Aset, Sertipikasi BMN Bengkulu Capai Hasil Optimal
Ivkrama Sandya Yudha
Rabu, 28 Januari 2026 |
41 kali
Bengkulu,
27 Januari 2026 - Kepala KPKNL Bengkulu, Odyses Medwan Sinurat, didampingi
Kepala Seksi Pengelolaan Kekayaan Negara, Syaiful Adli, menyelenggarakan Rapat
Koordinasi dan Sinkronisasi Data Aset Barang Milik Negara (BMN) dan Barang
Milik Daerah (BMD) berupa tanah sebagai upaya memperkuat tata kelola aset
negara dan daerah yang tertib, akuntabel, dan berkelanjutan. Rapat dilaksanakan
di aula Kanwil BPN Provinsi Bengkulu.
Rapat
koordinasi ini dihadiri oleh jajaran Kantor Wilayah BPN beserta seluruh Kantor
Pertanahan kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu, KPKNL Bengkulu, satuan kerja
BMN dengan target sertipikasi tahun 2026, serta seluruh pemerintah daerah di
Provinsi Bengkulu.
Dalam
forum tersebut disampaikan capaian sertipikasi BMN Tahun 2025 yang menunjukkan
hasil sangat positif. Dari target 73 bidang tanah, realisasi sertipikasi
berhasil mencapai 88 bidang, melampaui target yang telah ditetapkan. Capaian
ini mencerminkan kuatnya sinergi antarinstansi serta komitmen bersama dalam
mengamankan aset negara.
Selain
evaluasi capaian tahun 2025, rapat juga membahas persiapan dan koordinasi
sertipikasi BMN Tahun 2026, khususnya untuk dua satuan kerja dengan total
target 19 bidang tanah, yaitu PPK Lubuk Linggau–Curup–Bengkulu dan eks UPBU
Fatmawati.
Pembahasan
difokuskan pada kesiapan dokumen, kejelasan status hukum tanah, serta
langkah-langkah mitigasi kendala agar proses sertipikasi tahun 2026 dapat
berjalan lebih efektif dan tepat waktu.
Lebih
lanjut, dilakukan rapat koordinasi dan sinkronisasi data sertipikasi BMD pada seluruh
pemerintah daerah di Provinsi Bengkulu.
Melalui
rapat koordinasi ini, seluruh pihak sepakat untuk terus memperkuat komunikasi,
kolaborasi, dan integrasi data sebagai kunci keberhasilan percepatan
sertipikasi tanah BMN dan BMD. Sinergi yang solid antara pemerintah pusat dan
daerah diharapkan mampu mewujudkan pengelolaan aset yang lebih tertib hukum,
transparan, dan memberikan manfaat optimal bagi pembangunan daerah dan negara.
(d/isy)
Foto Terkait Berita