Kinerja APBN KiTa Bengkulu 2025 Dipaparkan, BMN Tercatat Rp29,67 Triliun
Ivkrama Sandya Yudha
Kamis, 15 Januari 2026 |
55 kali
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal
Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Bengkulu menyelenggarakan kegiatan Press Release APBN
Kito Bengkulu s.d. 31 Desember 2025 pada 15 Januari 2026,
bertempat di Kanwil
DJPb Bengkulu. Kegiatan ini disampaikan langsung oleh Kepala Perwakilan
Kementerian Keuangan Satu Provinsi Bengkulu, Mohamad Irfan Surya Wardana.
Press release
ini bertujuan untuk menyampaikan capaian kinerja fiskal pemerintah di Provinsi
Bengkulu sekaligus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan APBN
kepada publik. Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan seluruh unit vertikal
Kementerian Keuangan yang tergabung dalam Kemenkeu Satu Provinsi Bengkulu.
Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) pada
kesempatan ini diwakili oleh Odyses Medwan Sinurat, yang
memaparkan kinerja pengelolaan kekayaan negara dan piutang negara di wilayah
Provinsi Bengkulu hingga akhir tahun 2025.
Dalam
paparannya disampaikan bahwa data Barang Milik Negara (BMN) yang
dikelola melalui KPKNL Bengkulu per 31 Desember 2025 tercatat sebanyak 1.166.505 unit
BMN dengan nilai perolehan mencapai Rp29,67 triliun.
Data tersebut menunjukkan besarnya aset negara yang dikelola serta pentingnya
peran DJKN dalam memastikan pengelolaan BMN dilakukan secara tertib, efisien,
dan akuntabel.
Seiring dengan
adanya penataan organisasi dan likuidasi pada beberapa kementerian/lembaga,
antara lain Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian PUPR, Kementerian Agama, serta
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi,
jumlah satuan kerja yang dilayani KPKNL Bengkulu mengalami peningkatan dari 418 satuan kerja
menjadi 483 satuan kerja.
Selain itu,
DJKN juga menyampaikan capaian Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP)
tahun 2025 yang bersumber dari pengelolaan BMN, lelang, dan piutang negara,
serta kinerja pemindahtanganan aset Pemerintah Daerah yang turut
berkontribusi dalam optimalisasi pengelolaan kekayaan negara dan daerah.
Melalui
kegiatan Press Release APBN Kito ini, Kementerian Keuangan berharap masyarakat
memperoleh gambaran yang utuh mengenai kinerja APBN di daerah serta semakin
memahami peran APBN sebagai instrumen utama dalam mendukung pembangunan,
pelayanan publik, dan pengelolaan keuangan negara yang berkelanjutan. (isy)
Foto Terkait Berita