Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita KPKNL Batam
Sinergi Optimalisasi Pelaksanaan Lelang Antara Kanwil DJKN RSK dan PT BRI (Persero) Tbk

Sinergi Optimalisasi Pelaksanaan Lelang Antara Kanwil DJKN RSK dan PT BRI (Persero) Tbk

Yuliawan Anastasius
Kamis, 12 Februari 2026 |   197 kali

(Batam-12/2) Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Riau, Sumatera Barat, dan Kepulauan Riau (Kanwil DJKN RSK) bersinergi dengan PT BRI (Persero) Tbk. untuk mengoptimalkan capaian layanan lelang. Sinergi tersebut antara lain dilaksanakan melalui rapat koordinasi yang diselenggarakan dalam kegiatan Recovery Forum 2026 oleh BRI Region 2 Pekanbaru dan BRI Region 3 Padang pada hari Kamis tanggal 12 Februari 2026 bertempat Kota Batam.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri secara langsung oleh Wahyu Prihantoro selaku Kepala Kanwil DJKN RSK dengan didampingi oleh Acep Hadinata (Kabid Lelang Kanwil DJKN RSK), Kesatria Purba (Kepala KPKNL Batam), Maulina Fahmilita (Kepala KPKNL Pekanbaru), Andi Soegiri (Kepala KPKNL Bukittinggi), Ahid Iwanuddin (Kepala KPKNL Padang), dan M. Arief Widodo (Kepala KPKNL Dumai). Sedangkan dari pihak PT BRI (Persero) Tbk. dihadiri oleh Riza Pahlevi selaku RCEO Region 3, Dian Kesuma Wardhana selaku RCEO Region 2, dan Dedy Hendrianto selaku Group Head WSR Group beserta seluruh jajaran terkait.

Kontribusi BRI Dalam Optimalisasi Lelang

Dalam sambutannya Dedy Hendrianto menyampaikan bahwa sampai dengan Desember 2025, PT BRI (Persero) Tbk. telah berkontribusi menghasilkan PNBP lelang nasional sejumlah Rp145.161.234.000,00 dan menjadi yang tertinggi dibandingkan mitra perbankan lainnya. Capaian PNBP lelang oleh PT BRI (Persero) Tbk. tersebut berkontribusi hampir 25?ri seluruh capaian PNBP lelang objek jaminan sesuai Pasal 6 UUHT yang dimohonkan oleh mitra perbankan. Capaian tersebut diperoleh dari 27.732 frekuensi lelang eksekusi objek jaminan sesuai Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan (UUHT) dengan realisasi pokok lelang mencapai Rp3,9 triliun. Selain itu, PT BRI (Persero) juga menyampaikan bahwa tingkat laku penjualan melalui lelang objek jaminan sesuai Pasal 6 UUHT mencapai 31,3?n lebih tinggi dibandingkan capaian rata-rata perbankan nasional sebesar 29,01%.

Khusus untuk di wilayah Kanwil DJKN RSK, BRI Region 2 dan BRI Region 3 telah melaksanakan 898 frekuensi lelang objek jaminan sesuai Pasal 6 UUHT yang menghasilkan realisasi pokok lelang sampai dengan Rp117,75 miliar dengan tingkat laku penjualan mencapai 52%, lebih tinggi apabila dibandingkan rata-rata BRI secara nasional. Sementara itu, sepanjang tahun 2025 BRI Region 2 dan BRI Region 3 telah berkontribusi menghasilkan PNBP lelang sebesar Rp5,060 miliar.

Tentu saja pencapaian realisasi pokok lelang dan PNBP lelang tersebut dapat dicapai berkat kerja keras dari seluruh jajaran recovery unit PT BRI (Persero) Tbk. yang bersinergi dengan 5 (lima) KPKNL di wilayah Kanwil DJKN RSK. Terkait hal tersebut, Dian Kesuma Wardhana menyampaikan agar kiranya segenap jajaran BRI memprioritaskan permohonan lelang untuk objek yang memiliki potensi terjual. Selain itu, PT BRI (Persero) Tbk. juga mengawal sampai dengan proses balik nama dan pengosongan objek lelang. Dian Kesuma Wardhana juga menambahkan bahwa PT BRI (Persero) siap untuk berkolaborasi dengan DJKN untuk menyelenggarakan grand expo untuk mensosialisasikan lelang, agar lelang tidak hanya melulu dilihat jelek sebagai masalah hukum tetapi melalui lelang pembeli dapat memperoleh aset yang bagus dengan harga optimal. Hal tersebut sejalan dengan tajuk utama rapat koordinasi kali ini, yaitu “Sinergi Kuat, Target Terlampaui”.

Evaluasi Pelaksanaan Lelang Pasal 6 UUHT di Wilayah Kanwil DJKN RSK

Dalam kesempatan yang sama, Acep Hadinata, selaku Kabid Lelang Kanwil DJKN RSK menyampaikan bahwa pada tahun 2025 realisasi pokok lelang Pasal 6 UUHT di wilayah Kanwil DJKN RSK mencapai Rp381,58 miliar dengan tingkat laku sebear 59%. Dari pelaksanaan lelang tersebut menghasilkan PNBP sebesar Rp16,061 miliar.

Sementara itu, apabila melihat dari capaian kinerja sepanjang tahun 2025, KPKNL Batam telah membukukan realisasi pokok lelang sebesar Rp365,663 miliar atau mencapai 105,99?ri target yang telah ditetapkan. Demikian juga halnya, KPKNL Batam telah memperoleh Rp10,625 miliar PNBP lelang yang setara dengan 100,71% realisasi target yang telah ditetapkan. Acep Hadinata juga menyampaikan bahwa dalam periode tahun 2019-2021, KPKNL Batam berturut-turut memperoleh capaian realisasi pokok lelang tertinggi di lingkungan Kanwil DJKN RSK.

Kesatria Purba menyampaikan bahwa kinerja lelang KPKNL Batam pada tahun 2025 didominasi oleh pelaksanaan lelang eksekusi, dimana lelang eksekusi barang jaminan sesuai Pasal 6 UUHT mencapai 79?ri seluruh pelaksanaan lelang. Adapun berdasarkan data lelang pada KPKNL Batam, PT BRI (Persero) Tbk. Cabang Batam Nagoya menjadi penyumbang pokok lelang terbesar yang mencapai Rp14,39 miliar.

Kesatria Purba juga menyampaikan 3 (tiga) permasalahan yang menghambat produktivitas lelang di wilayah kerja KPKNL Batam, yakni kualitas objek lelang yang kurang menarik, kondisi pasar yang mulai jenuh, dan kurangnya sarana publikasi/promosi lelang untuk menarik calon peserta lelang.

KPKNL Batam Menerima Plakat Penghargaan

Dalam perhelatan tersebut, sebagai bentuk apresiasi atas sinergitas kedua institusi, Dian Kesuma Wardhana menyampaikan plakat penghargaan kepada KPKNL Batam. Plakat penghargaan tersebut merupakan simbol pengakuan atas kerja keras yang dilaksanakan oleh Fungsional Pelelang di lingkungan KPKNL Batam untuk selalu bersinergi memberikan layanan lelang kepada mitra perbankan.

 

Foto Terkait Berita

Floating Icon