Sinergi Optimalisasi Pelaksanaan Lelang Antara Kanwil DJKN RSK dan PT BRI (Persero) Tbk
Yuliawan Anastasius
Kamis, 12 Februari 2026 |
197 kali
(Batam-12/2) Kantor Wilayah
Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Riau, Sumatera Barat, dan Kepulauan Riau
(Kanwil DJKN RSK) bersinergi dengan PT BRI (Persero) Tbk. untuk mengoptimalkan
capaian layanan lelang. Sinergi tersebut antara lain dilaksanakan melalui rapat
koordinasi yang diselenggarakan dalam kegiatan Recovery Forum 2026 oleh BRI
Region 2 Pekanbaru dan BRI Region 3 Padang pada hari Kamis tanggal 12 Februari
2026 bertempat Kota Batam.
Rapat koordinasi tersebut
dihadiri secara langsung oleh Wahyu Prihantoro selaku Kepala Kanwil DJKN RSK
dengan didampingi oleh Acep Hadinata (Kabid Lelang Kanwil DJKN RSK), Kesatria
Purba (Kepala KPKNL Batam), Maulina Fahmilita (Kepala KPKNL Pekanbaru), Andi
Soegiri (Kepala KPKNL Bukittinggi), Ahid Iwanuddin (Kepala KPKNL Padang), dan
M. Arief Widodo (Kepala KPKNL Dumai). Sedangkan dari pihak PT BRI (Persero) Tbk.
dihadiri oleh Riza Pahlevi selaku RCEO Region 3, Dian Kesuma Wardhana selaku
RCEO Region 2, dan Dedy Hendrianto selaku Group Head WSR Group beserta seluruh
jajaran terkait.
Kontribusi BRI Dalam
Optimalisasi Lelang
Dalam sambutannya Dedy
Hendrianto menyampaikan bahwa sampai dengan Desember 2025, PT BRI (Persero)
Tbk. telah berkontribusi menghasilkan PNBP lelang nasional sejumlah
Rp145.161.234.000,00 dan menjadi yang tertinggi dibandingkan mitra perbankan
lainnya. Capaian PNBP lelang oleh PT BRI (Persero) Tbk. tersebut berkontribusi
hampir 25?ri seluruh capaian PNBP lelang objek jaminan sesuai Pasal 6 UUHT
yang dimohonkan oleh mitra perbankan. Capaian tersebut diperoleh dari 27.732
frekuensi lelang eksekusi objek jaminan sesuai Pasal 6 Undang-Undang Hak
Tanggungan (UUHT) dengan realisasi pokok lelang mencapai Rp3,9 triliun. Selain
itu, PT BRI (Persero) juga menyampaikan bahwa tingkat laku penjualan melalui
lelang objek jaminan sesuai Pasal 6 UUHT mencapai 31,3?n lebih tinggi
dibandingkan capaian rata-rata perbankan nasional sebesar 29,01%.
Khusus untuk di wilayah Kanwil
DJKN RSK, BRI Region 2 dan BRI Region 3 telah melaksanakan 898 frekuensi lelang
objek jaminan sesuai Pasal 6 UUHT yang menghasilkan realisasi pokok lelang
sampai dengan Rp117,75 miliar dengan tingkat laku penjualan mencapai 52%, lebih
tinggi apabila dibandingkan rata-rata BRI secara nasional. Sementara itu,
sepanjang tahun 2025 BRI Region 2 dan BRI Region 3 telah berkontribusi
menghasilkan PNBP lelang sebesar Rp5,060 miliar.
Tentu saja pencapaian
realisasi pokok lelang dan PNBP lelang tersebut dapat dicapai berkat kerja
keras dari seluruh jajaran recovery unit PT BRI (Persero) Tbk. yang
bersinergi dengan 5 (lima) KPKNL di wilayah Kanwil DJKN RSK. Terkait hal
tersebut, Dian Kesuma Wardhana menyampaikan agar kiranya segenap jajaran BRI
memprioritaskan permohonan lelang untuk objek yang memiliki potensi terjual.
Selain itu, PT BRI (Persero) Tbk. juga mengawal sampai dengan proses balik nama
dan pengosongan objek lelang. Dian Kesuma Wardhana juga menambahkan bahwa PT
BRI (Persero) siap untuk berkolaborasi dengan DJKN untuk menyelenggarakan grand
expo untuk mensosialisasikan lelang, agar lelang tidak hanya melulu dilihat
jelek sebagai masalah hukum tetapi melalui lelang pembeli dapat memperoleh aset
yang bagus dengan harga optimal. Hal tersebut sejalan dengan tajuk utama rapat
koordinasi kali ini, yaitu “Sinergi Kuat, Target Terlampaui”.
Evaluasi Pelaksanaan Lelang
Pasal 6 UUHT di Wilayah Kanwil DJKN RSK
Dalam kesempatan yang sama,
Acep Hadinata, selaku Kabid Lelang Kanwil DJKN RSK menyampaikan bahwa pada tahun
2025 realisasi pokok lelang Pasal 6 UUHT di wilayah Kanwil DJKN RSK mencapai
Rp381,58 miliar dengan tingkat laku sebear 59%. Dari pelaksanaan lelang
tersebut menghasilkan PNBP sebesar Rp16,061 miliar.
Sementara itu, apabila melihat
dari capaian kinerja sepanjang tahun 2025, KPKNL Batam telah membukukan
realisasi pokok lelang sebesar Rp365,663 miliar atau mencapai 105,99?ri
target yang telah ditetapkan. Demikian juga halnya, KPKNL Batam telah
memperoleh Rp10,625 miliar PNBP lelang yang setara dengan 100,71% realisasi
target yang telah ditetapkan. Acep Hadinata juga menyampaikan bahwa dalam
periode tahun 2019-2021, KPKNL Batam berturut-turut memperoleh capaian
realisasi pokok lelang tertinggi di lingkungan Kanwil DJKN RSK.
Kesatria Purba menyampaikan bahwa
kinerja lelang KPKNL Batam pada tahun 2025 didominasi oleh pelaksanaan lelang
eksekusi, dimana lelang eksekusi barang jaminan sesuai Pasal 6 UUHT mencapai
79?ri seluruh pelaksanaan lelang. Adapun berdasarkan data lelang pada KPKNL
Batam, PT BRI (Persero) Tbk. Cabang Batam Nagoya menjadi penyumbang pokok
lelang terbesar yang mencapai Rp14,39 miliar.
Kesatria Purba juga
menyampaikan 3 (tiga) permasalahan yang menghambat produktivitas lelang di
wilayah kerja KPKNL Batam, yakni kualitas objek lelang yang kurang menarik,
kondisi pasar yang mulai jenuh, dan kurangnya sarana publikasi/promosi lelang
untuk menarik calon peserta lelang.
KPKNL Batam Menerima Plakat
Penghargaan
Dalam perhelatan tersebut,
sebagai bentuk apresiasi atas sinergitas kedua institusi, Dian Kesuma Wardhana
menyampaikan plakat penghargaan kepada KPKNL Batam. Plakat penghargaan tersebut
merupakan simbol pengakuan atas kerja keras yang dilaksanakan oleh Fungsional
Pelelang di lingkungan KPKNL Batam untuk selalu bersinergi memberikan layanan
lelang kepada mitra perbankan.
Foto Terkait Berita