Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita KPKNL Batam
Kunjungan Ke Kawasan EKonomi Khusus Kota Batam

Kunjungan Ke Kawasan EKonomi Khusus Kota Batam

Wahyu Rinaryadi
Kamis, 17 Oktober 2024 |   2322 kali

Batam (13/08/2024) KPKNL Batam mendampingi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Riau Sumatera Barat dan Kepulauan Riau ,Wahyu Prihantoro, didampingi Kepala Bidang Pengelolaan Kekayaan Negara, Antoni Saputra bersama-sama Kepala Biro Umum Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuban Bebas Batam (BP Batam), Budi Susilo, dan jajarannya mengunjungi Kawasan Ekonomi Khusus (Special Economic Zone) yang berada di wilayah Batam

 

Seperti diketahui Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) merupakan area dengan batas-batas tertentu dalam suatu wilayah atau daerah, untuk melaksanakan fungsi ekonomi dan memperoleh fasilitas tertentu, yang dikembangkan melalui persiapan area yang memiliki keunggulan geoekonomi dan geostrategis, untuk memfasilitasi kegiatan industri, ekspor, impor, dan kegiatan ekonomi lainnya yang bernilai ekonomi tinggi dan berdaya saing internasional.

KEK dibangun untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi investasi, ekspor, dan kegiatan perdagangan guna mendorong laju pertumbuhan ekonomi sebagai percepatan reformasi ekonomi. 

Dengan didukung oleh beragam manfaat bagi para investor, seperti kemudahan di bidang fiskal, perpajakan, dan bea cukai serta kemudahan lainnya tersedia untuk area non-fiskal seperti birokrasi, pengaturan khusus ketenagakerjaan, imigrasi, serta pelayanan dan tata tertib yang efisien

 

Kawasan Ekonomi Khusus yang berada di wilayah Kota Batam terdiri dari :

 

1.    Nongsa Digital Park (NDP)

Dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 68 Tahun 2021, kawasan yang berada di Jalan Hang Lekiu, Sambau, Nongsaengan dengan total luas area pengembangan sebesar 166 Hektar, NDP memiliki 3 bisnis utama yaitu Ekonomi Digital, Ekonomi Kreatif dan Pariwisata yang termasuk Turi Beach Resort, Nongsa Point Marina, Nongsa Village, Nongsapura Ferry Terminal, Hub Pusat Data, Perkantoran, Kinema Movie & Animation Studio (saat ini digunakan Infinite Studio buat animasi dan live action), dan Golf Course

Sebagaimana dilansir melalui laman resmi Indonesia Special Economic Zone https://kek.go.id/id/investment/distribution/kek-nongsa, NDP yang memiliki target investasi Rp 39,9 triliun, juga memiliki tujuan untuk menjadi gerbang ekonomi digital Indonesia dan memperkuat Nongsa sebagai destinasi wisata domestik dan internasional di Kepulauan Riau.

 





2.    Batam Aero Technic (BAT)

KEK Batam Aero Technic dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 67 Tahun 2021, dengan luas area 30 Hektar terintegrasi dengan bandara Hang Nadim. Hal tersebut membuat KEK Batam Aero Technic terhubung dengan berbagai fasilitas seperti runway pesawat, penyediaan bahan bakar pesawat, hingga air dan listrik yang mampu melancarkan aktivitas industri Mechanical, Repair dan Overhaul (MRO) yang dilakukan. Selain itu Batam Aero Technic juga memiliki kegiatan pendukung di bidang logistik, pabrikasi, dan pelatihan mekanik bersertifikat diperkirakan mampu menyerap jumlah tenaga kerja mencapai 9.976 orang.

di laman resminya https://kek.go.id/id/investment/distribution/kek-batam-aero-technic , KEK Batam Aero Technic dengan lokasi di Jalan Jend Sudirman Nomor 1 Teluk Tering Batam Kota, yang strategis dengan pasar Asia Pasifik diharapkan mampu menarik 12.000 unit pesawat dan nilai bisnis sebesar US$ 100 miliar pada tahun 2025, serta menghasilkan nilai investasi Rp. 7,29 triliun hingga tahun 2030.



 

3.    Pariwisata dan Kesehatan Internasional Batam

Dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 34/2029 KEK ini memiliki luas 47,17 hektare (Ha), terdiri atas wilayah Sekupang seluas 23,10 Ha yang terletak dalam wilayah Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Sekupang, Kota Batam dan wilayah Nongsa seluas 24,07 Ha yang terletak dalam wilayah Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, Kota Batam

Dengan investor utama rumah sakit asal India, The Apollo Hospitals Group atau RS Apollo, juga Mayapada Group melalui Mayapada Healthcare atau PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ).

KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam diinisiasi oleh PT Karunia Praja Pesona dengan komitmen realisasi investasi Rp 6,91 triliun dan serapan tenaga kerja sebanyak 105.406 orang, semantara Apollo Hospital India, berkomitmen bahwa konstruksi pada bidang layanan kesehatan berstandar internasional dan peningkatan medical-tourism akan rampung dan beroperasi di 2026

Kawasan ini berfokus pada pariwisata dan diharapkan menambah daya saing internasional dan diharapkan dapat menghemat devisa negara hingga Rp 500 miliar




Salam SEZ !!

Foto Terkait Berita

Floating Icon