Kolaborasi Kegiatan Webinar "Lelang Tuntas, Layanan Berintegritas"
Arlie Irham Yusdika
Kamis, 24 Juli 2025 |
113 kali
Banjarmasin (Kamis, 24 Juli 2025) –
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (Kanwil DJKN) Kalimantan
Selatan dan Tengah berkolaborasi dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan
Lelang (KPKNL) Banjarmasin, KPKNL Palangkaraya, dan KPKNL Pangkalan Bun, hari
ini sukses menyelenggarakan Webinar
"Lelang Tuntas, Layanan Berintegritas". Kegiatan ini
diselenggarakan secara hybrid
bertempat di Aula Ditjen Perbendaharaan
Provinsi Kalimantan Selatan dan disiarkan melalui Microsoft Teams
Meeting dari pukul 09.00 hingga 12.15
WITA dan turut dihadiri secara langsung oleh Kepala KPKNL Banjarmasin, Fatchur
Berlianto.
Kegiatan
ini merupakan wujud komitmen Kanwil DJKN Kalimantan Selatan dan Tengah serta
KPKNL di wilayah kerjanya dalam upaya membuka wawasan dan meningkatkan
pemahaman masyarakat luas mengenai berbagai aspek krusial dalam layanan lelang
sekaligus mengevaluasi layanan yang telah diberikan. Acara ini secara khusus
mengupas tuntas tiga isu utama yang saling berkaitan erat dengan transparansi,
kepastian hukum, dan integritas dalam proses lelang.
Dalam
sambutannya, Kepala Kanwil Ditjen Kekayaan Negara Kalimantan Selatan dan
Tengah, Tetik Fajar Ruwandari, menyampaikan tujuan diselenggarakan acara ini
adalah sebagai bagian dari upaya kolaborasi dan sinergi antar unit kerja baik
di DJKN, Kementerian Keuangan, antar Kementerian/Lembaga, maupun dengan
Pemerintah Daerah khususnya Pemerintah Kota Banjarmasin. “Berbagai masukan dari
Bapak/Ibu yang menjadi mitra kami dan dari para pemangku kepentingan akan
sangat membantu kami dalam melakukan perbaikan dan penyempurnaan layanan kami
kedepannya” ujar Tetik. Kegiatan dilanjutkan dengan paparan dari Kepala Bidang
Kepatuhan Internal, Hukum, dan Informasi, Antonius Arie Wibowo, memaparkan
bahwa nilai survei kepuasan masyarakat secara keseluruhan memperoleh Mutu
Pelayanan dengan Kategori A yang berarti kinerja unit pelayanan dinilai Sangat
Baik. Harapannya, para mitra kerja dan pengguna layanan tetap dapat memberikan
masukan penilaian yang jujur dan objektif demi perbaikan yang
berkelanjutan.
Acara
dilanjutkan dengan sambutan dari Direktur Lelang Ditjen Kekayaan Negara,
Tavianto Noegroho, menyoroti bagaimana lelang telah bertransformasi menjadi
alternatif jual-beli yang terpercaya dengan kepastian hukum yang dijamin. “Kami
telah melakukan transformasi bisnis lelang dengan aplikasi (digitalisasi) untuk
meningkatkan kapabilitas sekaligus menjaga akuntabilitas pelayanan lelang.”
ujar Tavianto. Dijelaskan pula bahwa lelang tidak melulu tentang jual-beli yang
berimplikasi pada pengalihan kepemilikan barang yang dilelang. Lebih jauh lagi,
DJKN telah meluncurkan layanan Lelang Hak Menikmati. “Kami juga memiliki
layanan lelang hak menikmati, yaitu pihak lain dapat menyewa suatu aset tanpa
pengalihan kepemilikan, misalnya untuk pengelolaan lahan parkir.” Sebagai
penutup, beliau menyampaikan kepada seluruh hadirin untuk tidak ragu memberikan
testimoni dan masukan konstruktif terkait proses bisnis lelang maupun seputar
layanan DJKN pada umumnya.
Hadir
sebagai narasumber, Kepala Bidang Penetapan Hak dan Pendaftaran Kantor Wilayah
Badan Pertanahan Nasional Provinsi Kalimantan Selatan, Langlang Tresna
Permagati, memaparkan materi penting terkait "Implementasi Peraturan
Menteri ATR/BPN Nomor 5 Tahun 2025 tentang Pelimpahan Kewenangan Penetapan Hak
atas Tanah dan Implikasinya terhadap Lelang Sukarela dan Permasalahan terkait
Sertifikat Hak Milik atas Satuan Rumah Susun (SHMSRS)". Paparan ini
memberikan pemahaman mendalam mengenai regulasi terbaru yang sangat berpengaruh
terhadap proses lelang dan hak kepemilikan. Dalam konteks objek yang dilelang
berupa tanah, maka disyaratkan dokumen Surat Keterangan Pendaftaran Tanah
(SKPT). “SKPT diperuntukkan untuk memastikan hak dan letak suatu tanah”. Output
dari proses lelang berupa dokumen risalah lelang yang menjadi dasar pengalihan
kepemilikan tanah kepada pemenang lelang. Harapan kedepan adalah terdapat integrasi
sistem antara output risalah lelang dengan proses pendaftaran peralihan hak
sehingga dapat diselesaikan lebih cepat.
Sesi
berikutnya dilanjutkan dengan pembahasan "Peran Regulasi Lelang dalam
Rangka Memberikan Kepastian Hukum bagi Pelaksanaan Lelang" oleh Kepala Subdirektorat Peraturan Perundangan,
Direktorat Hukum dan Hubungan Masyarakat, Direktorat Jenderal Kekayaan Negara,
Marhaeni Rumiasih. Materi ini menekankan urgensi kerangka hukum yang
kokoh sebagai pondasi untuk menjamin setiap pelaksanaan lelang berjalan adil
dan memiliki kepastian. Menanggapi harapan dari Kantor Pertanahan, terkait
integrasi data bahwa secara hukum sudah terdapat payungnya melalui MoU (nota
kesepahaman) yang telah disepakati di level kementerian. Selanjutnya, perlu
dilakukan kajian dan tindak lanjut secara teknis bagaimana aplikasi dapat
mewujudkan integrasi tersebut. Lebih lanjut, salah satu yang menjadi sorotan
adalah tantangan ke depan bagaimana proses bisnis lelang dapat go international sebagai model yang established. Acara kemudian dilanjutkan
dengan diskusi dan tanya jawab antara para undangan dengan para narasumber.
Melengkapi rangkaian paparan, Wakil Walikota Banjarmasin, Hj. Ananda, berbagi pandangan tentang "Menjadi Pejabat Lelang yang Bisa Dipercaya dan Diandalkan". Diskusi ini menyoroti pentingnya profesionalisme dan integritas tinggi bagi para pejabat lelang dalam memberikan layanan publik yang akuntabel dan terpercaya. “Kepercayaan dibentuk oleh tiga hal yang harus kita tingkatkan: kompetensi, integritas, dan intimasi (melayani dengan hati), dan satu hal yang harus kita kendalikan: self interest (musuh dalam diri). Menutup paparan, beliau menyampaikan pesan bahwa kepercayaan adalah satu-satunya hal yang dibangun dalam waktu lama tetapi bisa runtuh dalam hitungan detik.
Acara kemudian ditutup dengan
penganugerahan penghargaan untuk seluruh mitra kerja terbaik pada kategori
jumlah pokok lelang, lot lelang, efektivitas lelang, sinergi dan kontribusi
terbaik, serta pejabat lelang dengan kinerja terbaik. Pemberian penghargaan ini
diharapkan dapat memacu semangat peningkatan potensi kinerja lelang serta
mempererat sinergi dan kolaborasi dengan seluruh mitra kerja pada perhelatan
proses bisnis lelang.
Foto Terkait Berita