Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita KPKNL Banda Aceh
Pengukuran dan Pemetaan Tanah Waduk Paya Seunara

Pengukuran dan Pemetaan Tanah Waduk Paya Seunara

Khana Karrina
Senin, 01 Agustus 2022 |   339 kali

Sabang, Senin (01/08) Seksi Pengelolaan Kekayaan Negara KPKNL Banda Aceh melakukan monitoring pengukuran Barang Milik Negara (BMN) berupa tanah di Waduk Paya Seunara Kota Sabang. Acara yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah DJKN Aceh dilakukan dalam rangka percepatan pensetipikatan BMN berupa tanah tahun 2022 di wilayah kerja KPKNL Banda Aceh sebagai bentuk tindak lanjut rapat penyusunan langkah kerja Pelaksanaan Program Percepatan Pensertipikatan BMN berupa Tanah pada BPKS Sabang dan Tanah di Waduk Paya Seunara.

Selain Kanwil DJKN Aceh dan KPKNL Banda Aceh, pada kegiatan ini turut hadir TNI Angkatan Laut/Lanal Sabang, Badan Pengawasan Kawasan Sabang (BPKS), Balai Wilayah Sungai Sumatera I, Pemerintah Kota Sabang, perangkat Desa Paya Seunara, dan Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Kegiatan pengukuran dimulai pada pukul 10.00 WIB dari titik patok di pintu masuk Waduk. BPN Kota Sabang menerjunkan tiga orang petugas ukur yang melakukan pengukuran dan pemetaan bidang tanah. Kehadiran perwakilan Lanal Sabang, BPKS, Pemerintah Kota Sabang, perangkat desa Paya Seunara, dan BWSS I bertujuan untuk penunjukkan tanda batas bidang tanah. Dalam pengukuran dan pemetaan tanah, tim petugas ukur harus menemukan patok batas tanah yang telah ditentukan oleh pemilik tanah untuk menetukan titik batas tanah yang akan diukur. Proses menemukan patok batas tanah ini memiliki tantangan tersendiri karena posisi beberapa patok tanah sudah tertutup tumbuh-tumbuhan, sehingga memerlukan pembersihan sederhana di sekitar patok tersebut. Adapun proses pengukuran dan pemetaan ini memakan waktu satu hari dan menempuh jarak sekitar lima kilometer mengelilingi batas tanah Waduk Paya Seunara.

Tanah Waduk Paya Seunara yang memiliki luas 90 hektar berlokasi di Desa Paya Seunara, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang. Pembangunan waduk telah dimulai sejak tahun 2001 dan diresmikan pada tahun 2016. Bangunan waduk sempat dilakukan perbaikan akibat bencana gempa bumi yang terjadi pada 26 Desember 2004 silam. Pembangunan Waduk Paya Seunara diharapkan memenuhi ketersediaan Air Baku hingga 125 L/dtk untuk Kota Sabang dan sekitarnya dan dapat dikembangkan sebagai objek wisata air serta perikanan darat. (hi/kpknlbna)

Foto Terkait Berita

Floating Icon