TOGA: Mudah dan Bermanfaat
Ajeng Hanifa Zahra Caesar Aprilia
Kamis, 17 Maret 2022 |
2162 kali
KPKNL Banda Aceh melalui forum SANGER yang
merupakan wadah forum silaturahmi dan dilaksanakan setiap pekan oleh para
pegawai dan pejabat di lingkungan Kanwil DJKN Aceh menyampaikan informasi mengenai TOGA
(Tanaman Obat Keluarga). Informasi tersebut disampaikan oleh 2 (dua) orang pelaksana
KPKNL Banda Aceh yaitu, Nurlia dan Nanda Rizki Agustina pada Kamis (17/03)
melalui Zoom Meeting.
Secara
umum, Nurlia dan Nanda menjelaskan bahwa TOGA merupakan tanaman obat
keluarga atau dikenal dengan apotik hidup yang berupa tanaman
yang ditanam pada area di sekeliling rumah, halaman rumah, ditempatkan dalam
pot atau ditanam pada kebun yang luasnya berukuran kecil.
Tanaman
obat ini dapat dikelompokkan menjadi 3. Pertama, tanaman obat tradisional yaitu merupakan spesies tanaman
yang diketahui/dipercayai masyarakat memiliki khasiat obat dan telah digunakan
sebagai bahan baku obat tradisional. Kedua, tanaman obat modern yang merupakan
spesies tanaman yang secara ilmiah telah dibuktikan mengandung senyawa/bahan
bioaktif berkhasiat obat dan penggunaannya dapat dipertanggungjawabkan secara
medis. Ketiga, tanaman obat potensial merupakan spesies tanaman yang diduga
mengandung senyawa/bahan bioaktif berkhasiat obat tapi belum dibuktikan
penggunaannya secara ilmiah-medis sebagai obat.
TOGA dapat mencegah
penyakit atau risiko kesehatan dan juga aman dikonsumsi untuk jangka panjang. Kumpulan
tanaman obat dan penggunaannya lebih lanjut diatur dalam Peraturan Menteri
Kesehatan Nomor 6 Tahun 2016 tentang Formularium Obat Herbal Asli Indonesia,
atau disingkat dengan FOHAI. Banyak tanaman nbat dan/atau rempah asli Indonesia
yang tercantum dalam FOHAI yang ada disekitar kita yang bisa digunakan untuk
menjaga kesehatan, pencegahan penyakit, dan mengobati penyakit ringan. Pada
forum tersebut, beberapa tanaman seperti jahe, daun sirih, dan belimbing wuluh diulas
manfaat dan cara penggunaannya untuk beberapa penyakit tertentu.
Pembahasan ini sangat menarik
perhatian audience, tidak sedikit yang memberikan pengalaman mengenai
resep-resep rahasia dalam penggunaan tanaman obat dan telah terbukti ampuh
menyembuhkan beberapa penyakit. Penjelasan terkait tanaman obat ini juga
disambut hangat oleh Kepala Kanwil DJKN Aceh, Syukriah HG yang memberikan
masukan agar memanfaatkan lahan disekitar kantor untuk ditanami tanaman obat,
sehingga tanaman obat tersebut dapat dikonsumsi oleh seluruh pegawai di wilayah
kerja DJKN Aceh. (hi/kpknlbna)
Foto Terkait Berita