Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita KPKNL Banda Aceh
TOGA: Mudah dan Bermanfaat

TOGA: Mudah dan Bermanfaat

Ajeng Hanifa Zahra Caesar Aprilia
Kamis, 17 Maret 2022 |   2162 kali

KPKNL Banda Aceh melalui forum SANGER yang merupakan wadah forum silaturahmi dan dilaksanakan setiap pekan oleh para pegawai dan pejabat di lingkungan Kanwil DJKN Aceh menyampaikan informasi mengenai TOGA (Tanaman Obat Keluarga). Informasi tersebut disampaikan oleh 2 (dua) orang pelaksana KPKNL Banda Aceh yaitu, Nurlia dan Nanda Rizki Agustina pada Kamis (17/03) melalui Zoom Meeting.

Secara umum, Nurlia dan Nanda menjelaskan bahwa TOGA merupakan tanaman obat keluarga atau dikenal dengan apotik hidup yang berupa tanaman yang ditanam pada area di sekeliling rumah, halaman rumah, ditempatkan dalam pot atau ditanam pada kebun yang luasnya berukuran kecil.

Tanaman obat ini dapat dikelompokkan menjadi 3. Pertama, tanaman obat tradisional yaitu merupakan spesies tanaman yang diketahui/dipercayai masyarakat memiliki khasiat obat dan telah digunakan sebagai bahan baku obat tradisional. Kedua, tanaman obat modern yang merupakan spesies tanaman yang secara ilmiah telah dibuktikan mengandung senyawa/bahan bioaktif berkhasiat obat dan penggunaannya dapat dipertanggungjawabkan secara medis. Ketiga, tanaman obat potensial merupakan spesies tanaman yang diduga mengandung senyawa/bahan bioaktif berkhasiat obat tapi belum dibuktikan penggunaannya secara ilmiah-medis sebagai obat.

            TOGA dapat mencegah penyakit atau risiko kesehatan dan juga aman dikonsumsi untuk jangka panjang. Kumpulan tanaman obat dan penggunaannya lebih lanjut diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 6 Tahun 2016 tentang Formularium Obat Herbal Asli Indonesia, atau disingkat dengan FOHAI. Banyak tanaman nbat dan/atau rempah asli Indonesia yang tercantum dalam FOHAI yang ada disekitar kita yang bisa digunakan untuk menjaga kesehatan, pencegahan penyakit, dan mengobati penyakit ringan. Pada forum tersebut, beberapa tanaman seperti jahe, daun sirih, dan belimbing wuluh diulas manfaat dan cara penggunaannya untuk beberapa penyakit tertentu.

            Pembahasan ini sangat menarik perhatian audience, tidak sedikit yang memberikan pengalaman mengenai resep-resep rahasia dalam penggunaan tanaman obat dan telah terbukti ampuh menyembuhkan beberapa penyakit. Penjelasan terkait tanaman obat ini juga disambut hangat oleh Kepala Kanwil DJKN Aceh, Syukriah HG yang memberikan masukan agar memanfaatkan lahan disekitar kantor untuk ditanami tanaman obat, sehingga tanaman obat tersebut dapat dikonsumsi oleh seluruh pegawai di wilayah kerja DJKN Aceh. (hi/kpknlbna)

Foto Terkait Berita

Floating Icon