Sinergi Kementerian Keuangan dengan Kementerian Pertahanan : Wujudkan Penatausahaan BMN yang Tertib dan Pengelolaan yang Optimal
Muhammad Faris Nuruddin
Senin, 21 Juli 2025 |
152 kali
Balikpapan, 18
Juli 2025
– Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Balikpapan menerima
kunjungan dari Inspektorat Jenderal Kementerian Pertahanan (Itjen Kemhan)
bersama jajaran Komando Daerah Militer (Kodam) VI/Mulawarman, pada Jumat
(18/7), bertempat di Ruang Rapat KPKNL Balikpapan. Pertemuan ini bertujuan
untuk mempererat hubungan kelembagaan serta mendorong sinergi antarinstansi
dalam pengelolaan Barang Milik Negara (BMN).
Kepala KPKNL
Balikpapan, Adi Suharna, menyambut hangat kedatangan rombongan Itjen Kemhan dan
Kodam VI/Mulawarman. Dalam suasana yang akrab, para pihak saling memperkenalkan
diri, seiring dengan adanya rotasi dan mutasi jabatan di lingkungan
masing-masing instansi.
Pada kesempatan
tersebut, Irdyalog Itdam VI/Mulawarman, Letkol. Inf. Banani, yang mewakili
Inspektorat Daerah Militer VI/Mulawarman, menyampaikan maksud dan tujuan
kunjungan yakni untuk berdiskusi mengenai penatausahaan dan pengelolaan BMN
yang berada di wilayah kerja Kodam VI/Mulawarman. Ia menekankan bahwa fokus
pembahasan mencakup dua hal utama, yakni penatausahaan BMN berupa tanah
dan/atau bangunan serta tata kelola aset tersebut agar lebih optimal.
Kodam VI/Mulawarman
diketahui sebagai satuan kerja mitra KPKNL Balikpapan dengan jumlah aset yang
dikelola paling besar. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi para Pengguna
Barang, Kuasa Pengguna Barang, maupun Pengelola Barang untuk mewujudkan
penatausahaan yang tertib dan pengelolaan yang efisien.
Menanggapi hal
tersebut, Kepala KPKNL Balikpapan menyatakan kesiapan pihaknya dalam mendukung
upaya penyelesaian berbagai kendala yang dihadapi melalui koordinasi dan kerja
sama yang intensif. Adi menegaskan bahwa setiap aset negara yang digunakan oleh
satuan kerja merupakan tanggung jawab besar, sehingga pengamanan BMN, baik dari
sisi administrasi, hukum, maupun fisik, merupakan aspek yang sangat krusial.
“Tanpa pengamanan yang
baik, akan sulit untuk mewujudkan pengelolaan BMN yang optimal,” ujar Adi.
Ia juga menekankan
pentingnya pengawasan dan pengendalian dalam setiap tahapan siklus BMN, mulai
dari proses perolehan hingga penghapusan dari daftar barang.
Senada dengan hal
tersebut, perwakilan Itjen Kemhan turut mengimbau agar perhatian terhadap
pengelolaan BMN ini terus ditingkatkan oleh jajaran Kodam VI/Mulawarman.
Sebagai respons, Kodam VI/Mulawarman menyatakan komitmennya untuk terus
berupaya mewujudkan penatausahaan yang tertib dan pengelolaan BMN yang optimal
sesuai ketentuan yang berlaku.(fm)
Ke
kantor pagi membawa bekal,
Semangat
kerja tak pernah kendur.
Sinergi
kuat antar lembaga nasional,
Aset negara pun makin teratur.
Foto Terkait Berita