Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita Kanwil DJKN Sumatera Utara
Perkuat Sinergi Pengelolaan Aset Negara, Kanwil DJKN Sumatera Utara Gelar Forum Eksekutif Manajemen Aset Negara

Perkuat Sinergi Pengelolaan Aset Negara, Kanwil DJKN Sumatera Utara Gelar Forum Eksekutif Manajemen Aset Negara

Ika Dany Sitepu
Selasa, 23 Juni 2026 |   44 kali

Medan (23/06) Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Sumatera Utara menyelenggarakan Forum Eksekutif Manajemen Aset Negara pada Selasa (23/6) di Aula Sri Deli, Gedung Keuangan Negara Medan. Kegiatan ini diikuti oleh para kepala satuan kerja serta para Kepala KPKNL di lingkungan Kanwil DJKN Sumatera Utara sebagai upaya membangun kesamaan persepsi, memperkuat koordinasi, dan mendorong peningkatan kualitas pengelolaan aset negara pada satuan kerja.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Kanwil DJKN Sumatera Utara, Nofiansyah, yang dalam opening remarks-nya menegaskan bahwa paradigma pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) terus berkembang dari asset administration menjadi asset management. Menurutnya, aset negara tidak lagi dipandang hanya sebagai barang yang dicatat dan diadministrasikan, tetapi sebagai modal publik yang harus memberikan manfaat, mendukung kinerja organisasi, serta menciptakan nilai tambah bagi masyarakat.

“Forum ini diharapkan menjadi wadah untuk memperkuat kolaborasi, menyamakan persepsi, serta membangun komitmen bersama bahwa setiap aset negara, setiap proses penilaian, setiap pelaksanaan lelang, dan setiap pengurusan piutang negara harus dikelola secara profesional, akuntabel, dan berorientasi pada manfaat,” ujar Nofiansyah.

Pada sesi pertama, Kepala Bidang Pengelolaan Kekayaan Negara Kanwil DJKN Sumatera Utara, Yudi Santoso, menyampaikan materi bertajuk BMN Sebagai Aset Strategis Negara. Dalam paparannya, Yudi menjelaskan lima agenda prioritas pengelolaan BMN tahun 2026, yaitu percepatan pengamanan aset termasuk sertipikasi tanah BMN, penyelesaian Penetapan Status Penggunaan (PSP), penanganan BMN rusak berat, optimalisasi BMN dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), serta penguatan pengawasan dan pengendalian BMN.

Yudi juga mengajak seluruh satuan kerja untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan BMN melalui kolaborasi yang kuat dan komitmen pimpinan dalam memastikan aset negara dikelola secara tertib, produktif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Selanjutnya, Kepala Bidang Lelang Kanwil DJKN Sumatera Utara, Bono Yudianto, menyampaikan pemaparan mengenai lelang. Materi yang disampaikan mencakup subjek dan objek lelang, tahapan pelaksanaan lelang, dokumen persyaratan lelang, hingga manfaat penjualan BMN melalui mekanisme lelang yang transparan dan akuntabel.

Sesi berikutnya diisi oleh Kepala Bidang Piutang Negara Kanwil DJKN Sumatera Utara, Rizcka Adhitama, yang memaparkan arah strategis pengurusan piutang negara tahun 2026. Beberapa fokus utama yang disampaikan antara lain penguatan fungsi dan kewenangan Panitia Urusan Piutang Negara (PUPN), penyelamatan hak tagih keuangan negara, peningkatan kualitas laporan keuangan pemerintah pusat dan daerah, serta penguatan akuntabilitas dan kepatuhan dalam proses pengurusan piutang negara.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Executive Dialogue dan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Berbagai isu strategis yang dihadapi satuan kerja menjadi bahan diskusi, di antaranya permasalahan tanah negara yang diokupasi masyarakat, pelaksanaan lelang barang bergerak berupa ternak, serta persyaratan penyelesaian piutang Tuntutan Ganti Rugi (TGR) melalui PUPN.

Melalui forum ini, Kanwil DJKN Sumatera Utara berharap terbangun pemahaman yang sama serta sinergi yang semakin kuat antara DJKN dan seluruh satuan kerja dalam mewujudkan pengelolaan aset, lelang, dan piutang negara yang profesional, akuntabel, dan memberikan manfaat optimal bagi negara dan masyarakat.

(Narasi dan foto: Tim Humas Kanwil DJKN Sumut)

Foto Terkait Berita

Floating Icon