Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita Kanwil DJKN Sumatera Utara
Talkshow Kemerdekaan: Integritas adalah Pondasi Kokoh Patriotisme Sejati

Talkshow Kemerdekaan: Integritas adalah Pondasi Kokoh Patriotisme Sejati

Eva Yovita
Selasa, 19 Agustus 2025 |   121 kali

Pematangsiantar (19/8) Dalam rangka mendukung program transformasi kelembagaan Kementerian Keuangan Tahun 2014-2025 dan untuk menjaga kesinambungan implementasi program Reformasi Birokrasi Transformasi Kelembagaan Kementerian Keuangan, Duta Transformasi Tahun 2025 Kanwil DJKN Sumatera Utara yang terdiri dari Change Champion, Nofiansyah, Change Agent, Rizcka Adhitama, Lighthouse Team, Sari Banun, Roslenni S. Sitindaon, Hendra Putra Irawan, Deisy M. Isaura dan Beni Syahputra Pardede kembali menyelenggarakan kegiatan Penguatan Budaya Integritas dan Ideologi Pancasila yang dikemas dalam sebuah acara Talkshow Kemerdekaan dengan tema “Integritas adalah Pondasi Kokoh Patriotisme Sejati”.

Dalam sambutannya Nofiansyah, Kepala Kantor Wilayah DJKN Sumatera Utara selaku Change Champion menyampaikan bahwa kemerdekaan yang kita punyai ini bukan datang begitu saja, tetapi dengan semua pengorbanan yang telah dilakukan oleh pendahulu kita dan untuk mempertahankan kemerdekaan ini tidak kalah penting dengan satu perjuangan fisik, yaitu integritas. Kemerdekaan itu tidak datang hanya dengan mengharapkannya, tetapi karena kita memperjuangkannya dengan jiwa yang bersih. Integritas itu menjadi pondasi yang kokoh dalam diri patriot sejati karena integritas adalah komitmen untuk memegang teguh kejujuran, prinsip moral, dan konsisten dalam tindakan yang baik. Dengan integritas, semangat cinta tanah air kita tidak akan mudah goyah, tidak mudah tergantikan dengan kepentingan pribadi ataupun dengan godaan sesaat. “Mari kita warisi kemerdekaan ini dengan membangun pondasi integritas di setiap lini kehidupan. Untuk itu diperluas integritas sebagai pondasi yang kokoh yang perlu dihidupkan dan harus ada di hati setiap insan Kementerian Keuangan, sehingga mampu mengemban amanah dan tanggung jawab sebagai bendahara negara”, pesan Nofiansyah mengakhiri sambutannya.

Selanjutnya Regina Ria Karolina, Penyuluh Antikorupsi Pertama Direktorat Penilaian DJKN menyampaikan sosialisasi anti korupsi. Kak Regina sapaan akrabnya menjelaskan bahwa integritas merupakan pondasi kepercayaan yang berkaitan dengan nilai kejujuran, tanggung jawab, kesetiaan pada komitmen, dan juga keadilan. Dalam materi yang disampaikan ia juga memberikan tips bagaimana jurus menghadapi godaan integritas dan menjaga komitmen integritas. “Patriotisme sejati lahir dari integritas yag kita punya”,  pesan Regina di akhir materinya.

Pada kesempatan ini Deisy M. Isaura Saragih, selaku lighthouse menjadi moderator dalam acara talkshow kemerdekaan yang menghadirkan narasumber Togu Simorangkir. Pria berdarah Batak kelahiran tahun 1976 ini merupakan cicit dari Pahlawan Nasional, Sisingamangaraja XII. Bang Togu sapaan akrab beliau adalah seorang aktivis lingkungan dan penggiat literasi. Beliau juga adalah pendiri Yayasan Alusia Tao Toba yang bergerak di bidang pendidikan dan lingkungan hidup untuk kelestarian Danau Toba.

Lulusan Beasiswa S2 Oxford Brookes University, Inggris ini menceritakan suka dukanya pada awal merintis  Alusia Tao Toba di tahun 2009. Ia  pernah berenang sebanyak dua kali di Danau Toba sejauh 9 kilometer dan 18 kilometer, ia juga  pernah berjalan kaki mengelilingi Danau Toba, melewati tujuh kabupaten di sekitar Danau Toba untuk menggalang dana biaya operasional Sopo Belajar (Rumah Belajar) dan Kapal Belajar yang dikelola oleh Yayasan Alusi Tao Toba.

Ia juga pernah melakukan aksi jalan kaki sejauh 1.800 kilometer menuju Jakarta sebagai bentuk protes terhadap PT. Toba Pulp Lestari yang dianggapnya telah merusak lingkungan sekitar Danau Toba, usahanya pun tidak sia-sia, setelah menempuh perjalanan selama 44 hari, Bang Togu akhirnya diterima oleh Presiden Jokowi di Istana Negara.

Sebagai lulusan universitas di Inggris banyak peluang untuk bekerja dengan gaji yang tinggi, tapi kecintaannya yang besar untuk melestarikan lingkungan dan membantu masyarakat membuatnya memutuskan meninggalkan London dan kembali ke Silulu. Pulang ke kampung halaman tidaklah mudah, karena orang pulang kampung di Batak dianggap sebagai orang gagal, tapi Bang Togu dapat membuktikan dirinya mampu membangun 5 rumah belajar dan kapal belajar untuk anak-anak yang kelak akan menjadi pemimpin di masa mendatang untuk menjaga lingkungan.

Kisah inspiratif yang dihadirkan dengan santai dan penuh canda ini menarik minat dan keingintahuan para peserta untuk bertanya kiat apa yang dimiliki Bang Togu untuk senantiasa memiliki integritas dalam kesehariannya. Merasa cukup, senantiasa bersyukur dan takut kepada Tuhan serta kembali kepada nilai-nilai Pancasila, merupakan kiat-kiat menjaga integritas yang disampaikan oleh Bang Togu kepada peserta.

Sebelum acara berakhir, Lighthouse, Hendra Putra Irawan menghadirkan kuis yang dikemas secara menarik yang  disambut antusias oleh para peserta. 

Acara ditutup oleh pembawa acara, Perasanta Sibuea dengan harapan agar audiens dapat menambah wawasan baru sekaligus terinpirasi dari paparan para narasumber untuk berbakti tanpa pamrih dengan bangsa dan negara dan senantiasa menjunjung integritas dalam setiap aktivitas yang dilakukan.

 

(Narasi/Foto: Humas Kanwil DJKN Sumatera Utara)

Foto Terkait Berita

Floating Icon