Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita Kanwil DJKN Sulawesi Utara, Tengah, Gorontalo, dan Maluku Utara
Dorong Kebijakan Urban Tepat Sasaran, Walikota Ternate Buka Diklat Penilaian Barang Milik Daerah

Dorong Kebijakan Urban Tepat Sasaran, Walikota Ternate Buka Diklat Penilaian Barang Milik Daerah

Zakie Muhammad
Senin, 06 Juli 2026 |   42 kali

TERNATE – Sebagai salah satu kota pulau bersejarah, Ternate menyimpan peran strategis sebagai gerbang pariwisata yang kaya akan warisan dan peradaban budaya di Timur Indonesia. Pesatnya laju pertumbuhan komersial dan pariwisata menuntut adanya penataan urban yang tepat sasaran melalui Penggunaan Tertinggi dan Terbaik (Highest and Best Use) aset strategis daerah. Langkah ini tentunya harus didukung dengan akurasi data aset yang andal serta kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) Penilai Aset yang mampu bersaing di kancah lokal. Masih terdapatnya aset daerah yang belum produktif (idle), perlunya pengambilan kebijakan ruang publik dan tata ruang kota yang inklusif, serta peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), menjadi tantangan Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate untuk dapat mengoptimalkan aset daerah berbasis data nilai wajar, yang urgen serta mutlak dilakukan dalam jangka panjang.



Gambar 1, Walikota Ternate, Tauhid Soleman (tengah), bersama Kepala Perwakilan Kemenkeu Maluku Utara, Sakop (tiga dari kiri),
Kepala KPKNL Ternate, Umardani Yusuf W. (paling kiri), serta Kepala Balai Diklat Keuangan Manado, Pujo Hariyanto (paling kanan)
di pembukaan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Penilaian Barang Milik Daerah (BMD) Tingkat Dasar di lingkungan Pemkot Ternate
Senin (22/6/2026). 

Berbekal rekam jejak pengalaman dalam peningkatan kompetensi SDM penilai, Kanwil DJKN Suluttenggomalut kembali menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Penilaian Barang Milik Daerah (BMD) Tingkat Dasar di lingkungan Pemkot Ternate pada Senin, 22 Juni 2026. Bertempat di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Ternate, kegiatan strategis ini dibuka langsung oleh Walikota Ternate, Dr. H. M. Tauhid Soleman, M.Si., bersama Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan Maluku Utara, Sakop, S.E., M.M., guna mencetak aparatur daerah yang andal dalam merumuskan kebijakan ekonomi dan penataan urban berbasis aset.

Kemandirian Fiskal Menuju Kota Budaya yang Tangguh

Rangkaian diklat berlangsung interaktif, dipandu langsung oleh Penilai Pemerintah Ahli Muda Kanwil DJKN Suluttenggomalut, Bayu Rizki Fatoni. Diikuti 36 peserta ASN pengelola aset dari berbagai organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemkot Ternate, kegiatan diklat berlangsung dengan kurikulum yang fundamental. Materi tersebut meliputi konsep dasar nilai wajar properti, teknik identifikasi fisik dan yuridis objek, metode pengumpulan data pasar, hingga tiga pendekatan utama penilaian ilmiah, yaitu Pendekatan Pasar (Market Approach), Pendekatan Biaya (Cost Approach), dan Pendekatan Pendapatan (Income Approach) guna menentukan nilai ekonomi aset daerah secara akurat.




Gambar 2, Foto bersama pengajar dan peserta Diklat  Penilaian Barang Milik Daerah (BMD) Tingkat Dasar di lingkungan Pemkot Ternate.

Di sela-sela kegiatan, Bayu sempat menyampaikan visi strategis Kanwil DJKN dalam penyelenggaraan pendidikan penilai aset daerah di ruang Auditorium KPKNL Ternate tersebut.

"Pendidikan bagi calon Penilai barang milik daerah diselenggarakan guna mendukung pengelolaan barang milik daerah demi terselenggaranya optimalisasi penerimaan negara bukan pajak sehingga meningkatkan fiskal daerah," ujar Bayu.

Apa yang disampaikan Bayu bukan tanpa alasan. Kota Ternate saat ini dihadapkan pada tantangan efisiensi anggaran, yang mendorong Pemerintah Daerah untuk lebih kreatif dan resilient dalam mendukung penataan ruang publik yang layak serta perlindungan situs sejarah secara berkelanjutan. Melalui diklat tersebut, peserta dituntut untuk mampu bergerak, membangun visi pendanaan dan fiskal daerah yang aktif dan mandiri dengan setiap nilai yang akan dihasilkan.



Gambar 3, Benteng Tolukko, salah satu situs peradaban Kota Tua Ternate.

Kehadiran fungsional penilai daerah yang andal menjadi harapan Pemkot Ternate guna memotong ketergantungan birokrasi dan anggaran dalam pembangunan. Penilaian BMD yang akurat dan menyajikan nilai wajar yang tepat menjadi kunci andalan guna mewujudkan Ternate yang "Mandiri dan Berkeadilan", melalui pemanfaatan aset di sektor pariwisata dan cagar budaya yang tangguh, mandiri, dan menciptakan kesejahteraan.


Foto Terkait Berita

Floating Icon