Menkeu: Kinerja APBN 2025 Tetap Terjaga
Rene Cicero Aipassa
Rabu, 24 Desember 2025 |
63 kali
|
Jakarta, 18/12/2025 Kemenkeu – Kinerja
Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) berjalan on-track dan
dioptimalkan untuk mendukung program prioritas serta katalis pertumbuhan
ekonomi. Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa
dalam Konferensi Pers APBN Kita di Jakarta pada Kamis (18/12). |
|
“Hingga 30 November 2025, realisasi APBN menunjukkan
kinerja yang tetap terjaga,” ungkap Menkeu. Pendapatan negara menunjukkan
realisasi sebesar Rp2.351,5 T atau 82,1 persen dari outlook laporan semester.
Besarnya realisasi tersebut utamanya didukung oleh penerimaan perpajakan
Rp1.903,9 T dengan penerimaan pajak sebesar Rp1.634,4 T dan penerimaan kepabeanan
dan cukai sebesar Rp269,4 T. Sementara itu, realisasi penerimaan negara bukan
pajak sebesar Rp444,9 T. |
|
Ditengah tekanan pada pendapatan negara, belanja
negara tumbuh untuk mendukung perekonomian. Realisasi belanja negara hingga
30 November sebesar Rp2.911,8 T atau 82,5 persen terhadap outlook laporan
semester. Belanja pemerintah pusat sebesar Rp2.116,2 T terdiri dari belanja
Kementerian/Lembaga sebesar Rp1.110,7 T dan belanja non-K/L sebesar Rp1.005,5
T. Penyaluran Transfer ke Daerah juga masih on-track dalam mendukung layanan
publik di daerah dengan realisasi sebesar Rp795,6 T. “Ini mencerminkan belanja pemerintah
yang terus diarahkan untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi dan mendukung
program prioritas,” jelas Menkeu. |
|
Dengan perkembangan realisasi pendapatan dan belanja
negara, Menkeu menyampaikan defisit APBN tercatat sebesar Rp560,3 T atau 2,35
persen terhadap PDB, masih dalam batas yang terkelola dan sesuai dengan
desain APBN. Selain itu, defisit keseimbangan primer sebesar Rp82,2 T
menunjukkan pengelolaan fiskal yang tetap prudent di tengah berbagai
tantangan global. (dj/al) |