Festival Tuna Hadir di Manado, Ajak 2.500 Orang Makan Sashimi Massal
Ayutia Nurita Sari
Jum'at, 09 September 2022 |
765 kali
Manado – Ada warna baru
dalam perayaan HUT ke-58 Provinsi Sulawesi Utara mendatang yang jatuh pada 23
September 2022. Pasalnya, mulai 12 – 25 September 2022 hadir Festival Tuna
Sulawesi Utara di Kawasan Megamas yang akan memanjakan para pengunjung dengan
berbagai produk berbahan dasar tuna yang dikemas oleh UMKM, baik berupa makanan
kemasan maupun kuliner siap santap.
Pada Kamis (08/09/2022), Kepala Kanwil DJKN Sulawesi Utara, Tengah, Gorontalo, dan Maluku Utara Arif Bintarto Yuwono menghadiri undangan Press Conference Festival Tuna Sulawesi Utara.
Dalam kegiatan tersebut
turut hadir Kepala Kanwil DJBC Sulawesi Bagian Utara Erwin Situmorang, Walikota
Manado Andrei Angouw, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulut Tieneke Adam,
Kepala BKIPM Manado Muhlin, Kepala Bank Indonesia Provinsi Sulut Arbonas Hutabarat,
Ikatan Pengusaha Perikanan Sulut, serta awak media.
Kepala Kanwil DJBC Sulawesi Bagian Utara Erwin Situmorang menyampaikan pihaknya akan melibatkan puluhan UMKM untuk mempromosikan olahan ikan dalam Festival Tuna Sulut.
“Kegiatan ini sengaja
dibuat untuk menampilkan produk atau komoditas andalan Sulut, yakni ikan tuna,”
tutur Erwin.
Selain itu disampaikan
bahwa pada Sabtu, 17 September 2022 akan diselenggarakan pemecahan rekor MURI “Santapan
Ikan Tuna Mentah Terberat (0,5 ton)” dan “Pemakan Ikan Tuna Mentah Terbanyak” yang
melibatkan 2.500 orang.
“Kami harap masyarakat
Sulut bisa mengikuti pemecahan rekor ini, juga untuk memeriahkan HUT Provinsi
Sulut ke-58,” kata Erwin.
Walikota Manado Andrei
Angouw memberikan apresiasi atas hadirnya Festival Tuna dan mengatakan bahwa
kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya mendorong pertumbuhan ekonomi di
Sulut, khususnya di Kota Manado.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulut Tieneke Adam turut memberikan dukungan dan apresiasi.
“Diharapkan Festival
Tuna ini ikut memulihkan lebih cepat dan menggelorakan kembali perekonomian di
Sulut yang selama ini terpukul akibat pandemi Covid-19,” ungkap Tieneke.
“Selain itu, lewat
kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan investasi, serta memberikan
dampak positif dalam pengembangan sektor kelautan dan perikanan di Sulut,”
ujarnya.
Sebagai tambahan,
Sulawesi Utara merupakan daerah yang memiliki komoditas tuna dan memiliki
kegiatan ekspor ikan tuna yang cukup tinggi. Kondisi tersebut menunjukan bahwa
Sulawesi Utara dapat diidentikan sebagai daerah atau wilayah eksportir tuna.
Pelaksanaan Festival
Tuna menjadi upaya Pemerintah untuk meningkatkan pariwisata, menghidupkan UMKM
dibidang perikanan, menjadikan ikan tuna sebagai ikon, serta mengedukasi
masyarakat tentang ikan tuna.
Marijo
ramaikan Festival Tuna Sulut dan daftarkan diri anda menjadi bagian dari
pemecahan rekor MURI melalui website Festival Tuna Sulut. (ayu)
Foto Terkait Berita