Tanamkan Nilai Integritas, Kakanwil DJKN Sulseltrabar Bekali 36 Pejabat Pengawas Kemenkeu di RINDAM XIV/Hasanuddin
N/A
Kamis, 25 Juni 2026 |
93 kali
GOWA –
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Sulawesi Selatan,
Tenggara, dan Barat (Kanwil DJKN Sulseltrabar), Wibawa Pram Sihombing, hadir
secara langsung sebagai penceramah utama dalam membawakan materi Agenda I
mengenai "Etika dan Integritas Kepemimpinan Pancasila". Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka Pelatihan Kepemimpinan Pengawas
(PKP) Angkatan XXX Tahun Anggaran 2026 yang diinisiasi oleh Balai Pendidikan
dan Pelatihan Keuangan (BDK) Makassar. Acara bertempat di Markas RINDAM
XIV/Hasanuddin, Pakatto, Kabupaten Gowa, pada Rabu, 24 Juni 2026.
Pelatihan
kepemimpinan ini diikuti oleh 36 Pejabat Pengawas yang
berasal dari berbagai unit eselon I di lingkungan Kementerian Keuangan, mulai
dari Sekretariat Jenderal, DJP, DJBC, DJPb, DJKN, hingga DJSEF dan DJPPR.
Ceramah ini ditujukan untuk membangun serta memantapkan kompetensi manajerial
para pejabat pengawas agar mampu memberikan pelayanan publik yang berkualitas
dan akuntabel.
Materi
ceramah yang disampaikan merujuk pada modul Ethical Leadership yang
diterbitkan oleh Pusdiklat Kepemimpinan dan Manajemen BPPK. Dalam sesi
tersebut, ditekankan bahwa kepemimpinan etis merupakan pilar penting yang
mengacu pada integritas serta nilai-nilai moral tinggi, di mana seorang
pemimpin tidak hanya melakukan pengambilan keputusan secara adil dan jujur,
tetapi juga harus mampu bertindak sebagai role model (panutan) nyata bagi
seluruh bawahannya di organisasi.
Penerapan
ethical leadership di institusi pemerintah sangat penting karena berdampak
langsung pada penguatan reputasi organisasi, peningkatan produktivitas serta
kualitas kerja, serta menumbuhkan komitmen afektif yang tinggi dari para
pegawai. Menjaga kepemimpinan yang beretika secara konsisten akan membangun
iklim transparansi dan modal sosial yang kuat, sehingga mampu meminimalisasi
potensi kecurangan di lingkungan kerja publik.
Sebagai
penutup sekaligus landasan komitmen bagi para peserta, Kepala Kanwil DJKN
Sulseltrabar mengingatkan kembali esensi nilai kepercayaan publik dalam tata
kelola pemerintahan madani. "Sebagaimana filosofi kuno, sebuah negara
tidak akan pernah bisa berdiri tegak tanpa adanya trust atau kepercayaan dari
rakyat, kepemimpinan modern tidak lagi bekerja dengan pemaksaan otoritas
semata, melainkan dengan kredibilitas dan kejujuran. Oleh karena itu,
kecerdasan dan energi tinggi yang Saudara miliki akan menjadi sia-sia dan
bahkan berbahaya bagi institusi jika tidak dibentengi oleh integritas yang
kokoh," tegas Wibawa Pram Sihombing.(RK)
Foto Terkait Berita