APBN Sulawesi Selatan Maret 2026: Realisasi Belanja Negara Tumbuh 9,92% di Tengah Dinamika Global
N/A
Kamis, 07 Mei 2026 |
38 kali
MAKASSAR – Kantor Perwakilan
Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan merilis laporan kinerja APBN
regional periode hingga 31 Maret 2026. Di tengah tantangan ekonomi global, APBN
hadir sebagai instrumen utama untuk menjaga stabilitas dan mendorong
pertumbuhan ekonomi di wilayah Sulawesi Selatan.
Kinerja Pendapatan Negara
Hingga akhir Maret 2026, total pendapatan
negara di Sulawesi Selatan tercatat sebesar Rp3,35 triliun atau mencapai
18,20% dari target yang ditetapkan. Capaian ini didukung oleh tiga pilar
utama:
Optimalisasi Belanja Negara dan Transfer
ke Daerah
Realisasi Belanja Negara mencapai Rp12,76
triliun, tumbuh signifikan sebesar 9,92% dibandingkan periode yang
sama pada tahun 2025. Total realisasi ini setara dengan 24,72% dari pagu
anggaran.
1.
Belanja Pemerintah Pusat (BPP) Terealisasi
sebesar Rp4,71 triliun (18,96?ri pagu). Pemanfaatan anggaran ini
meliputi:
2. Transfer ke Daerah (TKD) Penyaluran
TKD mencapai Rp8,05 triliun (30,07?ri pagu) dan tersebar merata di
seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. Dana Alokasi Umum (DAU) menjadi
komponen terbesar dengan realisasi Rp5,81 triliun untuk mendukung sektor
pendidikan, kesehatan, dan gaji PPPK. Sementara itu, Dana Desa telah
tersalurkan sebesar Rp151,85 miliar untuk program ketahanan pangan dan
penanganan stunting.
Dampak Nyata bagi Masyarakat
Implementasi APBN hingga triwulan pertama
tahun 2026 memberikan dampak langsung pada kesejahteraan masyarakat melalui
berbagai program tematik:
Kinerja
APBN di Sulawesi Selatan hingga 31 Maret 2026 tetap adaptif dan responsif dalam
menjaga momentum pertumbuhan ekonomi. Melalui belanja yang terarah, APBN terus
berfungsi sebagai fondasi kuat dalam memperkuat ketahanan ekonomi daerah di
tengah ketidakpastian global.(RK)