Severity: Warning
Message: XXXXX(/var/lib/php/sessions/ci_sessions_2022/portaldjkn_2022jefs7mdqoiuflekka624lnsa995jov9k): failed to open stream: No space left on device
Filename: drivers/Session_files_driver.php
Line Number: 176
Backtrace:
File: /home/piesa/webdjkn/application/controllers/Unit_kerja.php
Line: 8
Function: __construct
File: /home/piesa/webdjkn/index.php
Line: 326
Function: require_once
Severity: Warning
Message: XXXXXXXXXXXXX(): Failed to read session data: user (path: /var/lib/php/sessions/ci_sessions_2022)
Filename: Session/Session.php
Line Number: 143
Backtrace:
File: /home/piesa/webdjkn/application/controllers/Unit_kerja.php
Line: 8
Function: __construct
File: /home/piesa/webdjkn/index.php
Line: 326
Function: require_once
Pemkab Bulukumba dan Kanwil DJKN Sulseltrabar Dorong Optimalisasi Aset Negara
Nanang Ansari
Kamis, 22 Januari 2026 |
114 kali
Bulukumba
- Pemerintah Kabupaten Bulukumba bersama
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Sulawesi Selatan, Tenggara,
dan Barat (Kanwil DJKN Sulseltrabar) sepakat memperkuat sinergi dalam
pengelolaan Barang Milik Negara (BMN). Langkah strategis ini bertujuan untuk
mengoptimalisasi aset agar produktif dan mampu memberikan nilai tambah ekonomi
dan kesejahteraan masyarakat.
Hal
tersebut mengemuka dalam audiensi Kepala Kanwil DJKN Sulseltrabar Wibawa Pram
Sihombing dengan Bupati Bulukumba H. Andi Muchtar Ali Yusuf, pada Kamis (22/1)
di Gedung Pinisi, Kab. Bulukumba.
Kepala
Kanwil DJKN Sulseltrabar yang dalam audiensi tersebut, didampingi oleh Kepala
Bidang Pengelolaan Kekayaan Negara, Misail Palagia, dan Kepala KPKNL Makassar,
Iwan Darma Setiawan. Sementara itu, Bupati Andi Muchtar didampingi oleh Kepala
BPKD Kab. Bulukumba, A. Sufardiman.
Dari
pertemuan tersebut, dibahas 23 aset berupa tanah dan bangunan yang diserahkan
dari Kementerian Pertanian kepada Pemkab Bulukumba yang memerlukan koordinasi
untuk percepatan penyelesaian administrasi.
Wibawa
Pram merespon positif upaya pembenahan ini. Ia menyatakan kesiapannya untuk
mendukung penuh percepatan status aset-aset tersebut. Wibawa Pram menjelaskan
bahwa aset BMN yang sudah clear administrasinya bisa segera
dimanfaatkan untuk berbagai keperluan strategis.
"Kami
sangat mendukung langkah Pak Bupati. Aset-aset ini silakan dimanfaatkan, baik
untuk fungsi sosial seperti Sekolah Rakyat dan Koperasi Merah Putih, maupun
untuk ketahanan pangan. Setelah administrasinya clear, Pemkab bisa menarik PAD
melalui mekanisme pemanfaatan yang sah," ujar Wibawa Pram.
Bupati
Andi Muchtar, yang memiliki latar belakang pengusaha, menyoroti pentingnya
kecepatan dalam mengelola aset negara agar tidak terbengkalai. Ia berencana
memanfaatkan aset tanah dan bangunan tersebut untuk administrasi pemerintahan
maupun dioptimalisasi untuk mendapatkan tambahan pendapatan daerah.
Selain
aspek pemanfaatan, pertemuan tersebut juga membahas pentingnya pengamanan aset
negara melalui pemasangan plang tanda batas. Hal ini dianggap krusial untuk
memberikan kepastian hukum dan mencegah penguasaan lahan oleh pihak-pihak yang
tidak bertanggung jawab.
DJKN
melalui KPKNL Makassar akan memberikan asistensi teknis dalam pengamanan aset.
Kepala KPKNL Makassar, Iwan Darma Setiawan, menyatakan kesiapannya melalui
sinergi dengan BKPD Bulukumba untuk membantu inventarisasi fisik, termasuk
pemasangan papan bicara (plang) pada lokasi-lokasi strategis untuk menegaskan
kepemilikan negara.
Diharapkan dengan sinergi ini, hambatan dalam pengelolaan aset negara dapat diselesaikan bersama, sehingga aset-aset tersebut tidak lagi menjadi beban biaya, melainkan menjadi mesin penggerak ekonomi yang bermanfaat langsung bagi masyarakat Bulukumba. (na)
Foto Terkait Berita