Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Artikel Kanwil DJKN Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat
APBN 2024 Resmi Diluncurkan

APBN 2024 Resmi Diluncurkan

Charles Jimmy
Jum'at, 29 September 2023 |   7354 kali

Setelah melalui pembahasan kurang lebih 2 bulan, Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat meresmikan secara sah APBN Tahun Anggaran 2024 pada tanggal 21 September 2023 di Jakarta. Kedua pihak sepakat bahwa APBN TAhun 2024 harus menjadi instrumen kebijakan yang dapat diandalkan menghadapi gejolak ekonomi dan mendukung agenda pembangunan termasuk pelaksanaan Pemilu serentak pada tahun 2024.

Pemulihan perekonomian Indonesia semakin menguat dan berkualitas pada tahun 2023. Namun berbagai risiko global masih terus berlanjut. Terdapat risiko transmisi dari tekanan ekonomi global kepada perekonomian domestik. Kabar baiknya, perekonomian Indonesia masih sehat dan memiliki daya tahan di tengah ketidakpastian global.

Untuk mengatasi masalah ketidakpastian tersebut, APBN 2024 dirancang agar memiliki fungsi alokasi, distribusi dan stabilisasi yang kuat sekaligus melindungi daya beli masyarakat miskin dan rentan serta menjaga momentum pemulihan ekonomi nasional.

Fungsi alokasi APBN difokuskan untuk mengurangi pengangguran dan pemborosan sumber daya, serta meningkatkan efisiensi perekonomian. Kemudian, fungsi distribusi APBN untuk menjaga keseimbangan distribusi sumber daya ekonomi antarsektor, antarkelompok rumah tangga maupun antarwilayah. Terakhir, APBN memiliki fungsi stabilisasi, artinya APBN digunakan memelihara stabilitas dan keseimbangan fundamental perekonomian.

Sasaran dan indikator pembangunan pada 2024 difokuskan pada pemulihan serta akselerasi pembangunan nasional menuju Visi Indonesia Maju 2045. Kemiskinan ditargetkan menurun di rentang 6,5-7,5 persen, rasio gini turun di rentang 0,374-0,377, tingkat pengangguran terbuka menurun di rentang 5-5,7 persen, Indeks Pembangunan Manusia pada rentang 73,99-74,92, nilai tukar petani meningkat di rentang 105-108, serta nilai tukar nelayan meningkat di rentang 107-110.

Adapun asumsi dasar makro yang disepakati yaitu perekonomian Indonesia diproyeksikan tumbuh 5,2 persen (yoy), inflasi berada di kisaran 2,8 persen (yoy), nilai tukar (Rp/USD) berada di level Rp15.000, dan suku bunga SBN 10 tahun pada level 6,7 persen. Kemudian, harga minyak mentah 82 (USD/barrel), lifting minyak yakni 635 (ribu bph), dan lifting gas sebesar 1.033 (rbsmph).

Sementara, postur fiskal tahun depan meliputi pendapatan negara ditargetkan mencapai Rp2.802  triliun. Pendapatan diproyeksikan berasal dari penerimaan perpajakan sebesar Rp2.309,9 triliun dan Penerimaan Negara bukan Pajak sebesar Rp492,0 triliun. Untuk belanja Negara, diperkirakan sebesar Rp3.325,1 triliun yang terdiri atas belanja pemerintah pusat sebesar Rp2.467,5 triliun dan transfer ke daerah dan desa sebesar Rp857,6 triliun. Dengan demikian, posisi defisit diperkirakan sebesar Rp522,8 triliun atau 2,29 persen dari Produk Domestik Bruto.

Tahun 2024 menjadi tahun terakhir pemerintahan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden K.H Maaruf Amin, sehingga APBN 2024 berperan sentral untuk menuntaskan program strategis dan memberikan fondasi yang kuat dan berkelanjutan untuk transformasi pemerintahan dan ekonomi. 

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa pemerintah akan selalu berkomitmen untuk menjaga kredibilitas dan kesehatan APBN 2024, serta berharap agar proses regenerasi kepemimpinan baik di level nasional maupun daerah dapat terus berjalan dengan lancar, kondusif, melahirkan kepemimpinan yang amanah dan dapat memberikan kepercayaan untuk meneruskan Indonesia mencapai cita-cita besar Indonesia Emas 2045.

dirangkum dari berbagai sumber

Disclaimer
Tulisan ini adalah pendapat pribadi dan tidak mencerminkan kebijakan institusi di mana penulis bekerja.
Floating Icon