Siaran Pers : PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)
Eddy Susanto
Senin, 30 September 2024 |
2696 kali
Lampung, 29 Agustus 2024 – PT Sarana Multigriya
Finansial (Persero) (SMF), salah satu Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan mengadakan
Siaran Pers pada Ahad (29/9) di Lampung.
Diketahui dalam perannya
sebagai fiscal tools pemerintah, SMF turut mendukung redistribusi pendapatan dan
peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial
yakni Program Peningkatan Kualitas Rumah di Daerah Kumuh dan Pembiayaan
Homestay. Siaran Pers PT SMF disampaikan dengan naskah lengkap sebagai berikut :
Siaran
Pers
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (PERSERO)
Berperan Aktif Sebagai Fiscal Tools
Pemerintah dalam Penyediaan Likuiditas Pembiayaan Perumahan, SMF Salurkan Dana
Rp113,59 Triliun.
Lampung,
29 September 2024 – PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) telah mengalirkan dana melalui pembiayaan dan sekuritisasi sampai
dengan Semester I 2024 sebesar Rp113,59 triliun atau 8,37 kali dibandingkan
dengan modal disetor. Aliran dana tersebut menegaskan peran strategis Perseroan
sebagai penyedia likuiditas bagi lembaga penyalur pembiayaan perumahan sehingga
proses penyaluran pembiayaan kepada masyarakat berjalan optimal. Langkah ini
diharapkan dapat mengakselerasi pemenuhan kebutuhan perumahan yang layak dan
terjangkau bagi masyarakat Indonesia.
“Kami melihat kondisi pasar primer perumahan masih
menghadapi tantangan, akan tetapi dengan kondisi pertumbuhan ekonomi yang masih
terja peluang untuk pasar perumahan pada umumnya masih terbuka.” jelas
Heliantopo, Direktur Sekuritisasi dan Pembiayaan SMF.
Sejalan
dengan tujuan SMF untuk pengentasan backlog perumahan, sebagai fiscal tools Pemerintah,
sejak 2018 sampai dengan Juni 2024 SMF telah menyalurkan porsi 25% KPR FLPP
sebesar Rp24,07 triliun yang setara dengan 654.430 unit rumah. Dibandingkan
kinerja semester 1 2023, Kinerja porsi 25% FLPP SMF meningkat 9,67% YOY.
“Angka
ini menunjukkan bahwa SMF telah menyalurkan dana dengan multiplier 2,58 kali
dari Penyertaan Modal Negara yang diterima khusus untuk FLPP yaitu sebesar Rp9,33
triliun. Ini merupakan upaya perseroan dalam berkontribusi terhadap pengurangan
beban fiskal Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta mendorong
akses masyarakat berpenghasilan rendah untuk memiliki rumah layak huni yang
terjangkau,” tutur Ananta Wiyogo, Direktur Utama SMF.
Perseroan mengoptimalkan ketersediaan dana melalui penerbitan obligasi
untuk mendukung target penyaluran pembiayaan perumahan, memastikan pendanaan
yang lebih efisien dengan bunga kompetitif, dan memperkuat sektor
perumahan di Indonesia. Hingga Semester I 2024, SMF telah menerbitkan obligasi
sebanyak enam kali dengan total nilai Rp7,68 triliun, termasuk social bonds
sebesar Rp3,5 triliun untuk pendanaan KPR FLPP. Dengan demikian, dari awal
penerbitan surat utang tahun 2009 sampai dengan bulan Juni 2024 telah dilakukan
63 kali penerbitan dengan jumlah Rp64,95 triliun, terdiri dari 50 kali
penerbitan obligasi/sukuk (penawaran umum) sebesar Rp60,16 triliun, 12 kali Medium
Term Notes (Penawaran terbatas) sebesar Rp4,67 triliun (termasuk di
dalamnya penerbitan Sukuk Mudharabah SMF I melalui penawaran terbatas), dan
satu kali penerbitan Surat Berharga Komersial sebesar Rp120 miliar. Ke depan,
SMF berencana untuk menerbitkan surat utang atau sukuk tambahan, baik
konvensional maupun berbasis sosial, dengan memperhatikan kondisi pasar dan
suku bunga.
Melalui
program Tanggung Jawab Sosial, perseroan turut mendukung pengentasan backlog kelayakan
hunian di Indonesia, melalui program Peningkatan Kualitas Rumah di Daerah Kumuh
senilai Rp36,4 miliar untuk 521 rumah di 24 wilayah di Indonesia yang tersebar
di wilayah Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Nusa Tenggara.
Selain kontribusi signifikan terhadap pembiayaan dan
pembangunan sektor perumahan, SMF juga mencatatkan pertumbuhan kinerja keuangan
yang positif. Pada Semester I Tahun 2024, SMF mencatatkan pertumbuhan aset
menjadi Rp51,82 triliun, meningkat 13?ri Rp45,70 triliun pada akhir 2023.
Laba bersih juga mencatatkan pertumbuhan positif, mencapai Rp285 miliar, lebih
tinggi 17% dibandingkan pencapaian Juni 2023 (year on year) yang sebesar
Rp243 miliar. Peningkatan ini mencerminkan kinerja yang solid di tengah
tantangan ekonomi.
SMF
sebagai Sekretariat Ekosistem Perumahan secara aktif melakukan kajian dan memberikan
masukan kebijakan untuk meningkatkan pembiayaan perumahan, salah satunya melalui
penyusunan policy paper yang merupakan hasil kolaborasi SMF Research
Institute bersama Kementerian PUPR, Kementerian Keuangan, Bappenas, dan Kemenko
Perekonomian. Policy Paper tersebut menghasilkan rekomendasi beberapa
intervensi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan sektor perumahan, di
antaranya seperti program perumahan yang tersegmentasi, pembiayaan bagi pekerja
informal, Asset Recycling, serta peningkatan peran Pemerintah Daerah. SMF
juga turut mendukung Indonesia Green Affordable Housing Program (IGAHP) untuk
penyediaan pembiayaan perumahan hijau dan terjangkau bagi Masyarakat
Berpenghasilan Rendah (MBR) dengan menyalurkan Dana Hibah dari Build Change sebesar
50.000 USD untuk pilot project IGAHP bersama BPR Nusamba Cepiring di
Kendal, Jawa Tengah dan BPRS Patriot Bekasi, Jawa Barat.
Hingga akhir tahun 2024, SMF akan berfokus pada
pencapaian target bisnis sebagai liquidity provider bagi lembaga
keuangan agar penyaluran pembiayaan perumahan dapat terus bertumbuh serta mendukung
program pemerintah dalam KPR FLPP sebagai salah satu upaya untuk pengentasan backlog
perumahan. Optimalisasi peran SMF dalam sekretariat ekosistem pembiayaan
perumahan juga akan terus dilakukan melalui kajian-kajian komprehensif yang
dilakukan melalui SMF Research Institute serta monitoring implementasi pilot
project dan memperluas potensi kerja sama pendanaan untuk IGAHP.
Keyword : SMF, SMF Research Institute, Likuiditas, Fiscal Tools, Kementerian Keuangan, Perumahan, KPR, FLPP, Pembiayaan Perumahan, IGAHP.
Sekilas Tentang SMF
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero), merupakan Badan
Usaha Milik Negara (BUMN) yang didirikan tahun 2005 di bawah Kementerian
Keuangan, yang mengemban tugas sebagai Special Mission Vehicle (SMV)
untuk meminimalisir beban fiskal Pemerintah dalam pembangungan sektor
perumahan. SMF berperan sebagai liquidity provider bagi lembaga
keuangan penyalur pembiayaan perumahan untuk menyediakan dana menengah panjang
bagi pembiayaan perumahan melalui kegiatan sekuritisasi dan pembiayaan agar
masyarakat dapat memiliki hunian yang layak dan terjangkau. Selain itu melalui
peran sebagai Sekretariat Ekosistem Pembiayaan Perumahan, SMF juga berkontribusi
dalam memberikan masukan dan memfasilitasi perumusan kebijakan pembiayaan
perumahan.
Narahubung
Primasari Setyaningrum
Sekretaris Perusahaan
+62812-8986-9993
primasari.ningrum@smf-indonesia.co.id
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)
Grha SMF, Jl. Panglima Polim I No.1, Kebayoran Baru,
Jakarta Selatan
info@smf-indonesia.co.id
www.smf-indonesia.co.id
Sumber : Siaran Pers PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)