Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita Kanwil DJKN Lampung dan Bengkulu
Mengenal G20 Lebih Dekat

Mengenal G20 Lebih Dekat

Hanifah Muslimah
Jum'at, 18 Februari 2022 |   2231 kali

Forum G20 (Group of Twenty) adalah forum kerja sama multilateral yang terdiri dari 19 negara dan satu kawasan ekonomi, Uni Eropa.

Pada 1999, setelah terjadi krisis ekonomi, atas saran dari para menteri keuangan G7, maka forum G20 diselenggarakan. Mulanya, forum G20 dihadiri oleh para menteri keuangan dan gubernur bank sentral negara G20 untuk membahas respons terhadap krisis keuangan global 1997-1999. Sejak saat itu, KTT G20 rutin diadakan setiap tahun. Dalam perkembangannya, pertemuan tersebut tidak hanya dihadiri oleh menteri keuangan dan gubernur bank sentral, namun juga para kepala negara.

Negara-negara anggota G20 terdiri dari Amerika Serikat, Kanada, India, Jepang, Brazil, Turki, Australia, Rusia, Italia, Argentina, Afrika Selatan, Prancis, Jerman, Arab Saudi, Tiongkok, Inggris, Korea Selatan, Meksiko dan Uni Eropa. Forum G20 merepresentasikan 80% ekonomi dunia, 75% perdagangan internasional, dan 2/3 populasi dunia. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya forum ini dalam menentukan arah kebijakan ekonomi dunia.

Di tahun 2022 untuk pertama kalinya Indonesia memegang Presidensi G20. Dalam forum ini Indonesia adalah satu-satunya wakil dari ASEAN. 

Tema Presidensi G20 Indonesia adalah “Pulih Bersama dan Lebih Kuat" ("Recover Together Recover Stronger"). Tema ini kemudian diturunkan ke dalam berbagai agenda atau isu dalam dua jalur yakni jalur sherpa (sherpa track) dan jalur keuangan (financial track). 

Jalur sherpa membahas isu-isu ekonomi non keuangan. Jalur ini dipimpin oleh Menteri Koordinator Keuangan Airlangga Hartarto dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

Sementara Financial track berfokus pada isu ekonomi terkait keuangan. Financial track dipimpin oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Gubernur BI Perry Warjiyo. Pada tahun ini Financial Track mengusung enam isu prioritas, yaitu:

1. Exit Strategy (jalan keluar) untuk mendukung pemulihan yang adil, 

2. Pembahasan scarring effect (dampak pandemi) untuk mengamankan pertumbuhan masa depan, 

3. Sistem Pembayaran di Era Digital, 

4. Keuangan Berkelanjutan, 

5. Inklusi Keuangan: Digital & UKM, dan 

6. Perpajakan Internasional.

 

Selain itu, dalam G20 Indonesia ini Indonesia mengusung tiga isu prioritas yaitu: Transisi Energi Berkelanjutan, Transformasi Digital dan Ekonomi dan Aristektur Keuangan Global.

Tiga isu ini dibahas dalam beberapa pertemuan yakni pertemuan tingkat kementerian, working group dan engagement group dimana puncak dari pertemuan-pertemuan tersebut adalah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang akan dilaksanakan pada Oktober 2022.

Recover Together, Recover Stronger.

(dari berbagai sumber)

Foto Terkait Berita

Floating Icon