Ayo Ikut Lelang! Talkshow SOLID di Radio Kupas Tuntas Lelang Resmi yang Mudah, Aman, Tepercaya dan Terbuka untuk Semua
Novika Diah Anggraeni
Senin, 08 Juni 2026 |
16 kali
Samarinda, 8 Juni 2026 –Untuk
semakin mendekatkan layanan lelang kepada masyarakat, Kantor Wilayah Direktorat
Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kalimantan Timur dan Utara bekerja sama dengan
RRI Samarinda menyelenggarakan Talkshow Sosialisasi dan Edukasi Lelang (SOLID)
bertajuk “Ayo Ikut Lelang! Kenali Lelang Resmi, Mudah, Aman,
Tepercaya dan Terbuka untuk Semua” pada Senin (8/6) pukul 11.00 WITA hingga
selesai di Studio RRI Pro 1 Samarinda 97,6 FM, serta disiarkan secara langsung
melalui kanal YouTube RRI Samarinda.
Kegiatan ini menghadirkan
empat narasumber dari berbagai unsur yang ikut terlibat
dalam penyelenggaraan lelang, yaitu Fachroni, Kasubbid PPH BMD BPKAD
Provinsi Kalimantan Timur; Tri Wibowo, Pelelang Ahli Muda KPKNL Samarinda
sekaligus Pejabat Lelang Kelas I; Indera Dewi, Notaris, PPAT, dan Pejabat
Lelang Kelas II; serta Yuke Ariyanto, Kepala Cabang Balai Lelang Caready
Samarinda. Kehadiran para narasumber tersebut memberikan perspektif yang
lengkap mengenai lelang dari sisi pemerintah, praktisi, hingga pelaku usaha
lelang.
Melalui talkshow ini,
masyarakat diajak mengenal lebih dekat mekanisme lelang resmi yang selama ini
masih kerap dipandang rumit. Padahal, lelang saat ini telah berkembang menjadi
layanan yang semakin modern, transparan, dan mudah diakses oleh siapa saja,
termasuk melalui platform digital.
Dalam sesi diskusi, Tri Wibowo
menjelaskan bahwa lelang merupakan proses penjualan barang yang dilakukan
secara terbuka melalui mekanisme penawaran harga sehingga menghasilkan harga
terbaik secara kompetitif. Ia menegaskan bahwa seluruh proses lelang resmi
memiliki dasar hukum yang jelas, diawasi pejabat yang berwenang, serta
memberikan kepastian hukum bagi penjual maupun pembeli. Selain itu, masyarakat
kini dapat mengikuti lelang secara daring tanpa harus hadir langsung di lokasi
pelaksanaan.
Dari sisi pengelolaan aset
daerah, Fachroni menyampaikan bahwa lelang menjadi instrumen penting dalam
mewujudkan tata kelola aset yang efektif, efisien, dan akuntabel. Melalui
lelang, aset daerah yang sudah tidak digunakan dapat dialihkan secara sah kepada
pihak yang membutuhkan sekaligus memberikan kontribusi penerimaan bagi daerah.
Menurutnya, partisipasi masyarakat dalam lelang aset daerah juga terus
meningkat seiring semakin baiknya pemahaman publik terhadap mekanisme lelang.
Sementara itu, Indera Dewi
menjelaskan peran Pejabat Lelang Kelas II yang melayani lelang non-eksekusi
sukarela, yaitu lelang yang diajukan secara sukarela oleh pemilik barang. Ia
menyampaikan bahwa masyarakat, pelaku usaha, perusahaan, hingga lembaga
keuangan dapat memanfaatkan lelang sebagai alternatif penjualan aset yang
terbuka dan kompetitif. Dengan semakin banyaknya peserta yang terlibat, peluang
memperoleh harga terbaik menjadi semakin besar.
Dari perspektif pelaku usaha
lelang, Yuke Ariyanto menjelaskan bahwa Balai Lelang memiliki peran membantu
pemilik barang memasarkan dan menjual aset melalui mekanisme lelang yang
transparan. Beragam objek dapat dilelang melalui balai lelang, mulai dari
kendaraan bermotor, alat berat, aset perusahaan, hingga berbagai aset komersial
lainnya yang memiliki pasar tersendiri.
Tak lupa narasumber
mengingatkan masyarakat agar selalu memperoleh informasi lelang dari kanal
resmi, tidak mudah percaya pada pihak yang menjanjikan memenangkan lelang,
serta tidak melakukan pembayaran ke rekening pribadi yang mengatasnamakan
pejabat atau instansi pemerintah. Masyarakat juga diimbau untuk selalu
melakukan verifikasi informasi sebelum mengikuti suatu penawaran lelang.
Melalui kegiatan SOLID ini,
DJKN berharap semakin banyak masyarakat Kalimantan Timur yang memahami bahwa
lelang bukanlah sesuatu yang eksklusif ataupun rumit. Sebaliknya, lelang
merupakan sarana transaksi yang terbuka, kompetitif, aman, dan terpercaya yang
dapat dimanfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat. Edukasi yang berkelanjutan
diharapkan mampu meningkatkan literasi lelang sekaligus memperluas partisipasi
masyarakat dalam berbagai pelaksanaan lelang resmi di Indonesia.
“Lelang itu mudah, aman,
terpercaya, dan terbuka untuk siapa saja. Jangan takut ikut lelang, yang
penting pastikan mengikuti lelang yang resmi,” menjadi pesan utama yang
mengemuka sepanjang talkshow dan diharapkan dapat semakin menumbuhkan
kepercayaan masyarakat terhadap layanan lelang resmi. (Tim Humas Kanwil)
Foto Terkait Berita