Masjid Negara IKN Dipadati Jemaah saat Buka Puasa, Tarawih, dan Salat Jumat
Novika Diah Anggraeni
Senin, 23 Februari 2026 |
107 kali
Nusantara, 20 Februari 2025 — Masjid Negara Ibu Kota Nusantara selama bulan suci Ramadan 1446 H menjadi salah satu pusat kegiatan ibadah bagi masyarakat di kawasan Nusantara. Sejak dibuka dan mulai dimanfaatkan secara luas, masjid tersebut rutin dipadati jemaah yang melaksanakan berbagai kegiatan ibadah, mulai dari buka puasa bersama, salat tarawih, hingga salat Jumat.
Pada 19–20 Februari 2025, suasana ibadah di Masjid Negara IKN berlangsung khidmat dengan kehadiran masyarakat, pekerja pembangunan, serta aparatur yang beraktivitas di kawasan Ibu Kota Nusantara. Rangkaian kegiatan pada Rabu (19/2) diawali dengan buka puasa bersama yang berlangsung dalam suasana kebersamaan, kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan salat Magrib, Isya, dan tarawih berjamaah secara tertib dan penuh kekhusyukan.
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, turut hadir melaksanakan ibadah bersama masyarakat. Kehadiran tersebut mencerminkan kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam suasana Ramadan sekaligus menunjukkan bahwa pembangunan Nusantara tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada penguatan kehidupan sosial dan spiritual masyarakat.
Antusiasme jemaah yang hadir mencerminkan mulai hidupnya fungsi Masjid Negara IKN sebagai pusat kegiatan keagamaan dan ruang interaksi sosial di ibu kota baru Indonesia. Keberadaan masjid ini diharapkan dapat menjadi sarana pembinaan umat sekaligus mempererat nilai kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat yang berasal dari berbagai daerah.
Keesokan harinya, Kamis (20/2), Masjid Negara IKN kembali dipenuhi jemaah dalam pelaksanaan salat Jumat. Pada kesempatan tersebut, Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, hadir sekaligus bertindak sebagai khatib Salat Jumat. Dalam khutbahnya, Menteri Agama menekankan pentingnya peran masjid sebagai pusat pembinaan umat, penguatan persatuan, serta simbol toleransi di tengah keberagaman bangsa, khususnya di Ibu Kota Nusantara yang dirancang sebagai kota masa depan Indonesia.
Lebih lanjut disampaikan bahwa keberadaan Masjid Negara IKN diharapkan mampu menjadi ruang bersama yang inklusif bagi masyarakat serta merepresentasikan nilai kemanusiaan dan persaudaraan. Pesan tersebut sejalan dengan semangat pembangunan Ibu Kota Nusantara yang mengedepankan harmoni antara kemajuan fisik dan pembangunan karakter bangsa.
Pelaksanaan seluruh rangkaian ibadah berlangsung dengan tertib dan lancar hingga selesai. Momentum Ramadan di kawasan Nusantara diharapkan dapat menjadi perekat kebersamaan seluruh elemen masyarakat, termasuk aparatur pemerintah, pekerja pembangunan, dan masyarakat sekitar yang bersama-sama berkontribusi dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara.
Melalui rangkaian kegiatan Ramadan tersebut, Masjid Negara IKN diharapkan dapat terus menjadi pusat kegiatan keagamaan yang inklusif, memperkuat nilai spiritual, serta mempererat persatuan dan kebersamaan masyarakat seiring dengan perkembangan pembangunan Nusantara sebagai ibu kota negara.
Penulis: Tim Kanwil DJKN Kalimantan Timur dan Utara
Dokumentasi: Bisma Alfa
Foto Terkait Berita