Media Brief : Perkembangan Perekonomian dan Kinerja Fiskal di Provinsi Kalimantan Selatan s.d. 30 April 2026
Yuniarti
Senin, 25 Mei 2026 |
22 kali
Banjarbaru - Dalam rangka transparansi perkembangan fiskal regional
Kalimantan Selatan kepada seluruh lapisan masyarakat melalui media/pers, telah
diselenggarakan Publikasi ALCo Regional Kalimantan Selatan untuk Realisasi s.d
30 April 2026 bertempat di Aula Kanwil DJPb Kalimantan Selatan pada (25/05).
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Kanwil Kementerian Keuangan Kalimantan
Selatan beserta jajaran dan media/pers di Kalimantan Selatan.
Perekonomian Kalimantan Selatan pada Triwulan I 2026 menunjukkan performa
yang positif dan stabil, dengan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,67% (yoy),
lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,61%.
Ketahanan ekonomi daerah ini didukung oleh sektor-sektor utama seperti
pertambangan, perdagangan dan pertanian.
Pada April terjadi inflasi (yoy) Provinsi
Kalsel sebesar 3,67% dengan Indeks Harga Konsumen
(IHK) sebesar 112,75. Angka ini berada di atas level nasional yang
mengalami inflasi sebesar 2,42%. Secara mtm,
terjadi inflasi sebesar -0,04% di Kalsel sementara
nasional mengalami inflasi sebesar 0,13%.
Pendapatan Negara mencapai 4.392,08 miliar mengalami pertumbuhan 30,30% yoy. Hal ini disebabkan oleh peningkatan perpajakan dan PNBP. Kinerja Belanja Negara tumbuh negatif 6,36% didominasi oleh peningkatan Belanja Pemerintah Pusat 40,77% penurunan Transfer ke Daerah 17,96% (yoy).
APBD regional Kalimantan Selatan mencapai 9,5 triliun, terdapat kontraksi sebesar
20,56% (yoy).
Pemerintah melalui Kementerian Keuangan Satu Kalimantan Selatan juga terus
memperkuat dukungan terhadap UMKM melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR)
dan Pembiayaan Ultra Mikro (UMi). Penyaluran KUR di Kalimantan Selatan telah
mencapai 1,81 triliun kepada 24.811 debitur, sementara Pembiayaan UMi
tersalurkan sebesar 22,76 miliar kepada 4.220 debitur.
Foto Terkait Berita