Transparansi APBN Regional melalui ALCo Regional Kalsel per 31 Oktober 2024
Yuniarti
Selasa, 26 November 2024 |
416 kali
Banjarmasin - Kepala Kanwil DJKN Kalselteng, yang diwakili oleh Kepala Bidang Kepatuhan Internal, Hukum, dan Informasi, Antonius Arie Wibowo menghadiri Media Briefing ALCo Regional Kalimantan Selatan periode s.d 31 Oktober 2024 pada Selasa (26/11) di Ruang Aula Lantai 2 Kanwil DJPb Provinsi Kalimantan Selatan.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Kanwil DJP Kalimantan Selatan dan Tengah, Syamsinar, Kepala Kanwil DJBC Kalimantan Bagian Selatan, Dwijo Muryono, dan Kepala Kanwil DJPb Provinsi Kalimantan Selatan, Syafriadi selaku ketua RCE (Regional Chief Economist) dalam rangka transparansi Realisasi APBN kepada seluruh lapisan masyarakat bersama media/pers.
Sampai dengan Oktober 2024, Perekonomian Regional Kalsel masih terjaga dengan Neraca Perdagangan Internasional Kalsel tetap Surplus. Indikator-indikator yang menunjukkan keadaan perekonomian Kalimantan Selatan yang positif tersebut diantaranya Tingkat inflasi 1,81 persen, lebih tinggi dari rata-rata nasional yang mencapai 1,71 persen, serta neraca perdagangan Kalsel yang tetap mengalami tren surplus meski terjadi sedikit penurunan.
Berdasarkan data Realisasi APBN Regional Kalsel periode Oktober 2024, Pendapatan Negara di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan tercapai sebesar Rp 17,19 T atau 75,34 persen dari target dan Belanja Negara terealisasi sebesar Rp32,67 T atau 83,53 persen dari pagu Tahun Anggaran 2024. Hal ini menunjukkan bahwa Belanja Negara di wilayah Kalsel tumbuh positif karena belanja TKD.
Data realisasi APBD provinsi Kalimantan Selatan menunjukkan Kinerja pajak daerah yang naik 10,23 persen dan retribusi daerah naik 555,80 persen (yoy). Pendapatan daerah mencapai Rp35,38 T atau sebesar 82,43 persen dari target, meningkat sebesar 20,04 persen yoy, Sedangkan Realisasi Belanja Daerah tercapai sebesar Rp 28,32T atau 56,99 persen dari target Tahun Anggaran 2024.
Adapun Isu Regional yang perlu menjadi perhatian di periode Oktober ini adalah Realisasi Belanja Daerah yang kerap menumpuk di akhir Tahun Anggaran.
Teks/Foto:
Daud Fathul Kautsar, Seksi Informasi Kanwil DJKN Kalimantan Selatan dan Tengah
Foto Terkait Berita