Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Kilas Peristiwa
Kanwil DJKN Kalimantan Barat ikut menghadiri kegiatan  Kajian Ba’da Zuhur Kemenkeu Satu

Kanwil DJKN Kalimantan Barat ikut menghadiri kegiatan Kajian Ba’da Zuhur Kemenkeu Satu

Hilda Evimelia
Selasa, 18 April 2023 |   85 kali

Senin (17/4) Kantor Wilayah DJKN Kalimantan Barat menghadiri kegiatan Kajian Ba’da Zuhur bertempat di Mesjid Salahuddin Kanwil DJP Kalimantan Barat. Acara diawali dengan sambutan dari Perwakilan Kemenkeu Satu oleh Bapak Imik selaku Kepala Kanwil DJBC kemudian dilanjutkan ceramah oleh Ustadz Muammar Khadafy, LC., MH.dengan materi “Takwa & Perilaku Israf”.

 

Dalam ceramahnya Ustadz Muammar Khadafy, LC., MH menjelaskan bahwa Ramadhan hari ini adalah Ramadhan yang ke 26 artinya sudah mendekati garis finish. Seperti  lomba marathon akan mengerahkan kekuatan untuk mendapatkan hasil yang terbaik. Meningkatkan amal indah utk mencapai derajat ketaqwaan kepada Allah. Taqwa melaksanakan perintah dan menjauhi segala larangan.

 

Adapun ibadah yang harus dilaksanakan seperti : sodaqoh, sholat malam, tilawah dan zakat. Namun kita juga harus menjauhi larangan Allah.

 

Israf artinya berlebih lebihan atau melampaui batas. Beribadah saja harus ada batasannya. Dimana Rasulullah pernah menegur sahabat yang berlebihan ibadah sehingga tidak makan,  tidak tidur atau sampai tidak menikah.

 

Di bulan Ramadan ada dua bentuk Israf yaitu : Mengkonsumsi makanan yang berlebihan dan stok makanan lebih banyak di bulan Ramadhan dibanding bulan bulan biasa atau selain bulan Ramadhan. Hadist Nabi dari Annas bin Malik, salah satu perbuatan israf yaitu ketika engkau memakan segala sesuatu yang diinginkan, contoh buka puasa yang tidak bisa mengontrol untuk banyak memakan hidangan buka puasa, hal ini sangat disayangkan. Sebagaimana dalam Al-Qur;an surah Al-A’raf ayat 31 yang berbunyi " Wahai anak cucu Adam! Pakailah pakaianmu yang bagus di setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, tetapi jangan berlebih-lebihan. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan."

 

Ustadz Muammar Khadafy, LC., MH juga memberi penjelasan mengenai cara menghindari diri dari Israf, yaitu : 1. cukup masak sekedarnya, bisa menahan belanja makanan, tahan gelap mata. 2. Dalam berbelanja, persiapan utk menyambut hari raya idul fitri pakaian, makanan, jangan berlebihan. Hindari sikap boros karena boros merupakan warganya setan. Dalam hal berbelanja pakaian hendaklah melihat kualitas dalam jangka waktu lama dari pakaian atau barang yang akan kita beli dan janganlah karena gengsi barang atau pakaian tersebut harus yang bermerek agar bisa dilihat orang alias pamer. Hal ini sering disebut juga Flexing atau Pamer.

 

Gak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya ada rasa sombong walau sebesar biji sawi ujar Ustadz Muammar Khadafy, LC., MH. Intinya penghasilan kita dibelanjakan secukupnya saja dan tidak berlebih lebihan.

 

 

(Penulis : Hilda Evimelia)

Foto Terkait Kilas Peristiwa

Floating Icon