Perkuat Sinergi Pengelolaan Aset dan Fiskal Daerah, Kanwil DJKN Kalbar Audiensi dengan Gubernur Kalimantan Barat
Fransiska Eka Febriati
Senin, 31 Agustus 2026 |
88 kali
Pontianak —
Kanwil DJKN Kalimantan Barat terus memperkuat peran strategisnya dalam
mendukung Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui pengelolaan kekayaan
negara dan daerah yang lebih optimal, produktif, dan memberikan manfaat bagi
masyarakat. Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui audiensi Kepala
Kanwil DJKN Kalimantan Barat bersama jajaran Kementerian Keuangan Kalimantan
Barat dengan Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, di Kantor Gubernur
Kalimantan Barat, Senin (31/08).
Audiensi turut dihadiri Kepala Kanwil DJPb Provinsi
Kalimantan Barat, Kepala Kanwil DJP Kalimantan Barat, perwakilan Kanwil DJBC
Kalimantan Bagian Barat, serta Balai Diklat Keuangan Pontianak. Pertemuan
menjadi ruang untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antara Kementerian Keuangan
dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam mendukung pengelolaan keuangan
serta pembangunan daerah.
Dalam pertemuan tersebut, Kanwil DJKN Kalimantan Barat
menyampaikan sejumlah ruang kolaborasi, khususnya terkait optimalisasi
Barang Milik Daerah (BMD), penertiban dan penyelesaian piutang daerah, serta
pemenuhan kebutuhan aset untuk mendukung layanan instansi vertikal.
Melalui fungsi asset advisory, DJKN mendorong
perubahan paradigma pengelolaan aset dari sekadar pencatatan (asset
administrator) menjadi pengelolaan aset yang produktif (asset manager).
Aset daerah yang idle atau belum dimanfaatkan secara optimal dapat
diidentifikasi dan dianalisis potensinya sehingga dapat memberikan nilai tambah
bagi daerah dan masyarakat.
Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah melalui
identifikasi potensi aset, analisis Highest and Best Use (HBU),
penilaian aset, serta analisis manfaat ekonomi dan sosial. Pendekatan ini
memungkinkan keputusan pemanfaatan aset tidak hanya mempertimbangkan aspek
finansial, tetapi juga dampaknya terhadap aktivitas ekonomi dan pelayanan
kepada masyarakat.
Di sisi lain, DJKN juga memberikan advisory dalam
penertiban piutang daerah. Pemetaan kualitas piutang menjadi penting agar
pemerintah daerah dapat membedakan piutang yang masih berpotensi tertagih
dengan piutang yang telah masuk kategori macet, sehingga dapat menjadi dasar
pengambilan keputusan dan perencanaan fiskal yang lebih baik.
Sinergi juga diarahkan pada pemanfaatan aset daerah untuk
mendukung kehadiran layanan publik. DJKN siap membantu mengidentifikasi tanah
atau bangunan milik pemerintah daerah yang idle atau potensial untuk
dimanfaatkan sesuai ketentuan, termasuk dalam mendukung kebutuhan gedung kantor
instansi vertikal. Dengan demikian, optimalisasi aset tidak berhenti pada
peningkatan efisiensi, tetapi juga dapat mempercepat dan mendekatkan layanan
pemerintah kepada masyarakat Kalimantan Barat.
Kepala Kanwil DJKN Kalimantan Barat, Bernadette Yuliasari
Mulyatno, menyampaikan bahwa pengelolaan aset pada akhirnya harus bermuara pada
penciptaan public value. Melalui kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi, Kanwil
DJKN Kalimantan Barat berupaya memastikan aset negara dan daerah tidak sekadar
tercatat sebagai kekayaan, tetapi dapat dioptimalkan untuk mendukung pembangunan,
memperkuat kapasitas fiskal, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sinergi ini diharapkan dapat semakin memperkuat ekosistem pengelolaan kekayaan negara dan daerah di Kalimantan Barat. Dengan mengedepankan kolaborasi, advisory, dan pemanfaatan aset berbasis manfaat, Kanwil DJKN Kalimantan Barat berkomitmen terus hadir sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam menghadirkan nilai publik bagi masyarakat Kalimantan Barat.
Foto Terkait Berita