Mengenal Lelang dari Dekat: Edukasi di CFD Tarik Minat Masyarakat Pontianak
Samba Dewangga Suharto
Minggu, 07 Juni 2026 |
36 kali
Pontianak – Di tengah maraknya transaksi digital dan berbagai modus penipuan berkedok lelang, masyarakat perlu semakin memahami cara bertransaksi yang aman dan terpercaya. Pesan inilah yang disampaikan melalui kegiatan edukasi lelang yang digelar Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kalimantan Barat yang berkolaborasi bersama Balai Lelang dan Pejabat Lelang Kelas II di wilayah Kalimantan Barat pada ajang Car Free Day (CFD) di Jalan Ahmad Yani Pontianak, Minggu (7/6).
Alih-alih sekadar mengenalkan layanan pemerintah, kegiatan ini dirancang untuk mendekatkan informasi lelang kepada masyarakat secara langsung. Pengunjung dapat berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang, mengenal platform resmi lelang.go.id, hingga memperoleh pendampingan pembukaan akun lelang.
Plh. Kepala Bidang Lelang Kanwil DJKN Kalimantan Barat, Rocky R. Nainggolan, mengatakan bahwa literasi lelang masih menjadi tantangan karena sebagian masyarakat belum memahami bahwa lelang dapat menjadi sarana jual beli yang aman, transparan, dan memiliki kepastian hukum.
“Kegiatan ini merupakan bukti nyata DJKN hadir bagi masyarakat Indonesia, khususnya warga Pontianak dan Kalimantan Barat. Lelang hadir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan proses jual beli yang aman, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.
Menurut Rocky, pemahaman terhadap mekanisme lelang resmi juga penting untuk mengurangi risiko masyarakat menjadi korban penipuan yang mengatasnamakan lelang.
Pada kegiatan tersebut, masyarakat tidak hanya mendapatkan informasi, tetapi juga dapat melihat secara langsung berbagai contoh objek yang biasa dipasarkan melalui lelang serta memperoleh penjelasan mengenai proses penawaran hingga penetapan pemenang.
Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya pengunjung yang mendatangi stan edukasi sejak pagi. Salah seorang warga Pontianak, Mina Arista, mengaku baru mengetahui bahwa proses pendaftaran akun lelang dapat dilakukan dengan mudah melalui pendampingan petugas.
“Saya puas dengan pelayanan petugas booth DJKN yang membantu saya dalam pembukaan akun lelang.go.id. Meskipun handphone saya sempat mengalami kendala, semuanya bisa diselesaikan dengan baik,” ungkapnya.
Selain masyarakat, kegiatan tersebut juga mendapat apresiasi dari pelaku industri lelang. Perwakilan Balai Lelang JBA, Savitra, menilai kegiatan edukasi publik semacam ini dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap mekanisme lelang yang resmi.
“Acara ini sangat membantu Balai Lelang agar lebih dikenal dan dipercaya oleh masyarakat, khususnya di Pontianak. Respon pengunjung sangat positif dan cukup ramai. Kami berterima kasih karena diberikan kesempatan untuk turut melakukan sosialisasi dan promosi mengenai layanan lelang,” katanya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan 118 Tahun Lelang Indonesia melalui program SOLID (Sosialisasi dan Edukasi Lelang). Program tersebut bertujuan meningkatkan literasi masyarakat mengenai lelang, memperluas akses informasi, serta mendorong pemanfaatan layanan lelang yang legal dan terpercaya.
Melalui pendekatan yang lebih dekat dengan masyarakat, DJKN berharap semakin banyak warga yang memahami bahwa lelang bukan hanya identik dengan barang sitaan atau aset negara, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana transaksi yang terbuka, kompetitif, dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh masyarakat.
Foto Terkait Berita