DJKN Kalbar Edukasi UMKM Lewat Saprahan Khatulistiwa 2026
Samba Dewangga Suharto
Selasa, 12 Mei 2026 |
18 kali
Pontianak — Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kalimantan Barat turut berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan Saprahan Khatulistiwa 2026 yang digelar di kawasan Ayani Megamall Pontianak pada 2–10 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi ajang kolaborasi lintas sektor dalam mendorong penguatan UMKM, pariwisata, dan literasi keuangan di Kalimantan Barat.
Saprahan Khatulistiwa merupakan agenda tahunan yang diinisiasi Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat bersama pemerintah daerah, sektor perbankan, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya. Tahun ini, kegiatan mengusung tema “Mendorong Transformasi UMKM dan Pariwisata untuk Kalbar yang Naik Kelas dan Berdaya Saing”.
Dalam kegiatan tersebut, DJKN Kalbar bersama Kemenkeu Satu Kalimantan Barat hadir melalui booth layanan terpadu UMKM yang menyediakan berbagai layanan konsultasi kepada masyarakat. Kantor Wilayah DJKN Kalimantan Barat dan KPKNL di lingkungan Kalbar turut mengambil bagian sebagai booth officer pada beberapa hari pelaksanaan kegiatan.
Melalui booth layanan tersebut, masyarakat dan pelaku UMKM mendapat edukasi mengenai layanan lelang pemerintah melalui platform lelang.go.id, mulai dari tata cara mengikuti lelang hingga pemanfaatan lelang sebagai alternatif sarana promosi dan pengembangan usaha. Antusiasme pengunjung terlihat dari tingginya minat masyarakat yang datang berkonsultasi terkait peluang pemasaran produk UMKM melalui mekanisme lelang, terutama untuk produk khas Kalimantan Barat yang memiliki nilai keunikan dan kerajinan tangan. Bahkan sebagian di antaranya turut membuka akun lelang.go.id langsung di tempat dengan dipandu oleh para booth officer.
Selain memperkenalkan layanan lelang, partisipasi DJKN Kalbar juga menjadi bagian dari upaya memperluas literasi publik mengenai pengelolaan kekayaan negara dan pelayanan publik yang transparan serta akuntabel. Dalam kesempatan yang sama, para booth officer juga melaksanakan kampanye anti gratifikasi kepada pengunjung expo sebagai bentuk penguatan budaya integritas dalam pelayanan publik.
Rangkaian Saprahan Khatulistiwa 2026 sendiri diisi dengan berbagai agenda, mulai dari festival kuliner khas daerah, expo produk UMKM, edukasi keuangan, hingga layanan konsultasi lintas instansi. Salah satu agenda yang menarik perhatian publik ialah pemecahan rekor penyajian 12 ribu porsi lontong khas Sukadana pada pembukaan Kalbar Food Festival ke-7 yang dirangkaikan dengan Saprahan Khatulistiwa ke-6.
Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, DJKN Kalbar berharap sinergi antarinstansi dan pelaku usaha dapat terus diperkuat guna mendorong UMKM Kalimantan Barat semakin berkembang, memiliki akses pasar yang lebih luas, serta mampu meningkatkan daya saing di tengah perkembangan ekonomi daerah.
Foto Terkait Berita