Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita Kanwil DJKN Kalimantan Barat
Puncak Peringatan Hari Oeang ke-76 Kalbar 2022, Dikemas dalam Sinergitas

Puncak Peringatan Hari Oeang ke-76 Kalbar 2022, Dikemas dalam Sinergitas

Aminah Nurmillah
Senin, 24 Oktober 2022 |   143 kali

Puncak acara peringatan Hari Oeang Republik Indonesia (HORI) ke-76 yang dirayakan setiap tanggal 30 Oktober, diselenggarakan pada hari Sabtu (22/10/2022) di halaman Kantor Gubernur Kalimantan Barat. Dikemas berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, karena pada peringatan di Kalbar tahun ini merupakan sinergi kebersamaan antara Kementerian Keuangan yang terdiri dari Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb), Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), Bea Cukai dan Balai Diklat Keuangan (BDK), berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), Lembaga Keuangan Perbankan dan Lembaga Keuangan Non Bank bersama dengan Pemerintah Provinsi Kalbar.

Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kalbar, Imik Eko Putro sebagai  Kepala Perwakilan dari Kementerian Keuangan membuka acara HORI dengan menyampaikan sebagaimana ungkapan Bung Hatta bahwa uang simbol kedaulatan bangsa dan NKRI,  momen peringatan hari Oeang RI yang bertemakan “Kemenkeu Satu: Sigap Hadapi Tantangan, Tangguh Kawal Pemulihan” ini juga dimaksudkan untuk mengenang apa yang sudah dilakukan para pejuang pada zaman dahulu. Serta harus kita pertahankan, perjuangan untuk menjadikan uang Republik Indonesia sejak 76 tahun yang lalu itu perlu kita jaga, karena waktu itu masih ada bermacam-macam uang di zaman penjajah kemudian berubah menjadi uang Republik Indonesia, kita harus Merdeka berdaulat sepenuhnya, bahkan segala transaksi keuangan di negara kita harus menggunakan rupiah,” tegasnya.

“Dan kita harus menguatkan bahwa rupiah itu harus eksis terus bagi kita semuanya, jadi harus kita cintai dalam proses ekonomi dan semuanya harus kita manfaatkan. Kami dari Kementerian Keuangan harus mengawal APBN kita, karena setiap uang rupiah yang sudah dianggarkan itu harus menjadi output atau produk yang bagus dan berkualitas untuk mensejahterakan rakyat dan tentunya ekonomi yang semakin meningkat,” tandasnya.

Gubernur Kalimantan Barat H. Sutarmidji menyampaikan Uang rupiah yang merupakan bagian simbol kedaulatan dan kehormatan negara, patut menjadi perhatian seluruh rakyat Indonesia, terlebih masyarakat di wilayah perbatasan negara harus kenal dengan rupiah. 

Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji seusai Acara Puncak Hari Oeang RI ke-76 oleh Kemenkeu Satu Regional Kalbar di Pontianak, Sabtu (22/10/2022) menekankan agar masyarakat di perbatasan jangan menggunakan uang asing, termasuk Ringgit Malaysia di wilayah NKRI.

“Di perbatasan-perbatasan itu masyarakat harus kenal dengan rupiah, jangan dia kenal dengan uang Malaysia, dan bagaimana memperlakukan uang itu juga harus disosialisasikan. BI sebenarnya tidak sembarangan, dia mencetak uang melalui Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Perum Peruri), karena Ketika uang dicetak itu biasanya untuk mengganti uang yang lusuh, dan kalau terlalu banyak cetak uang bisa inflasi sehingga harus hati-hati. Dan kemudian uang itu biaya cetaknya mahal, musnahkannya pun mahal,” ujar Sutarmidji. Sutarmidji mengatakan ke depan penggunaan uang fisik akan semakin sedikit digunakan. Jika masih juga menggunakan uang secara fisik dengan transaksi yang besar dapat dikatakan generasi yang ketinggalan zaman, atau orang Pontianak menyebutnya generasi sepok. 

Seluruh Eselon II di Kementerian Keuangan turut ambil bagian dalam kemeriahan puncak peringatan HORI seperti Bea Cukai mendemonstrasikan keahlian dari anjing pelacak narkotika dimana Bea Cukai telah melakukan pengawasan dan pencegahan penyelundupan narkotika dengan menggunakan K9 atau anjing pelacak narkotika. Keenam anjing pelacak narkotika yaitu Osira, Neo, Wim, Besky, Tisson dan Kin piawai dalam mendeteksi narkotika sebagaimana yang diperagakan di halaman Kantor Gubernur Kalbar telah memukau seluruh tamu dan undangan serta masyarakat yang hadir di puncak peringatan Hari Oeang ke-76.

 DJKN Kalimantan Barat turut berpartisipasi dengan melelang tanjak yaitu ikat kepala yang diminati masyarakat yang hadir dengan antusias. Serta dibukanya booth Kementerian Keuangan untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat, sehingga masyarakat semakin mengetahui tugas dan fungsi masing-masing unit eselon I. Booth lain sebagai wujud dukungan Kementerian Keuangan, Lembaga Keuangan Perbankan dan Lembaga Keuangan Non Bank terhadap UMKM, dipamerkan dan dijual produk-produk UMKM.

Puncak peringatan HORI yang berlangsung meriah di halaman Kantor Gubernur Kalbar yang diawali dengan senam bersama seluruh masyarakat ini, bertaburkan hadiah menarik, mulai dari sepeda motor, kulkas, emas, sepeda lipat dan berbagai hadiah menarik lainnya, juga semakin meriah dengan menampilkan lomba Tari Jepin Pontianak yang diikuti oleh masyarakat yang hadir menambah semarak acara peringatan HORI ke-76.

Foto Terkait Berita

Floating Icon