Service Excellent, Service Mindset untuk Budaya Pelayanan Prima
Aminah Nurmillah
Kamis, 10 Februari 2022 |
2320 kali
Dalam rangka meningkatkan
pemberian layanan yang berkualitas kepada Pengguna Layanan (stakeholders). Kanwil DJKN Kalimantan
Barat terus menerus berupaya untuk meningkatkan kemampuan dan kompetensi penerapan budaya pelayanan prima. Selaras
dengan kegiatan yang harus dilakukan oleh salah satu komponen pengungkit dalam
pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM yaitu Pengungkit Peningkatan Kualitas
Pelayanan Publik yaitu melakukan kegiatan capacity
building bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah Non Pegawai
Negeri (PPNPN) di lingkungan Kanwil DJKN Kalimantan Barat.
Pemilihan tema capacity
building kali ini yaitu Service Excellent dipimpin oleh Kepala Kanwil DJKN
Kalimantan Barat Edward UP Nainggolan serta diikuti oleh seluruh jajaran
pejabat, pegawai serta PPNPN. Pelatihan capacity
building ini secara kolaborasi diberikan PT Bank Mandiri Tanjungpura,
Pontianak yang dipimpin langsung oleh Pimpinan Cabang Bank Mandiri Tanjungpura
Pontianak, Ismayudianto beserta Tim Service Quality Officer Bank Mandiri Area
Pontianak.
Dalam sambutannya Edward UP
Nainggolan menyampaikan bahwa kehadiran full Tim Bank Mandiri ini membawa aura
positif bagi seluruh pejabat dan pegawai Kanwil DJKN Kalbar. Dalam membangun
Negara sebagai institusi publik maka harus bekerjasama. Bank Mandiri sebagai
bank BUMN dan DJKN sama-sama berfungsi sebagai agen perubahan, agen
pembangunan/development dan agen kreator walaupun berbeda objek layanannya.
Dalam pembukaannya Edward UP Nainggolan mengakui bahwa sektor BUMN terutama
perbankan dalam memberikan layanan jauh di atas Kementerian/Lembaga termasuk
Kementerian Keuangan. Namun Kementerian Keuangan termasuk DJKN Kalimantan Barat
selalu berbenah dengan menimba ilmu kepada instansi BUMN termasuk Bank Mandiri.
Pimpinan Cabang Bank Mandiri
Tanjungpura Pontianak, Ismayudianto merespon baik undangan Kanwil DJKN Kalbar,
untuk memberikan sharing terkait Service Excellent, dalam sharingnya dengan tertanamnya budaya
akhlak serta selalu mendengungkan budaya internal yel yel selamat pagi di
setiap waktu kepada seluruh pegawai di seluruh Bank Mandiri diharapkan seluruh
pegawai Bank Mandiri memiliki semangat serta service mindset yang sama dalam memberikan layanan kepada para
nasabah.
Tim Service Quality Officer
Bank Mandiri Area Pontianak yang dipimpin oleh Fery Priambodo Saputro yang
menjabat sebagai Service Quality Officer menyampaikan mekanisme di Bank Mandiri
dalam menjaga konsistensi layanan selalu ada penilai internal dan eksternal.
Perlunya service mindset yang sama
dimana customer service bukan hanya tugas suatu departemen, tetapi tugas setiap
orang di suatu instansi/perusahaan.
Disampaikan pula teori
mengenai Service Mindset yaitu dari
aspek competion; saat ini competitor berusaha lebih cepat, lebih inovatif dan
lebih agresif, aspek ekspektasi; harapan customer terus meningkat karena
perkembangan teknologi dan peningkatan wawasan, aspek competitive advantage; service yang baik merupakan keunggulan yang
spesifik mengingat saat ini produk relatif sama, yang bermuara bahwa sebagai
pegawai merupakan tugas kita semua sebagai bagian dari institusi yang melayani
customer.
Diharapkan dengan service mindset yang sama oleh seluruh
pegawai maka dampak excellence service
impact dapat terlihat seperti tamu/pelanggan puas, memberitahu orang lain
jika mendapat pelayananyang bagus, hubungan bisnis dengan perusahaan akan
lancar, memberikan input perbaikan dan melindungi perusahaan atau institusi
kita.
Dalam sharingnya Fery
Priambodo Saputro, menyampaikan dalam menanamkan service excellent di unit nya bukanlah tanpa kendala, upaya
menciptakan customer experience
dengan kolaborasi dan sinergi teamwork
yaitu perilaku sekelompok orang yang saling melengkapi dan memperkuat namun
dalam track dan measure ditemui hambatan dalam konsistensi penerapan standard
layanan, sehingga perlu terus menerus diberikan pelatihan seperti komunikasi
yang efektif, bahasa layanan yang baik, komunikasi non verbal dan penampilan, handling complaint, serta dilakukan classroom service, dan tracking mistery shopper.
Materi yan diberikan sangat
bermanfaat dan menambah pengetahuan para pejabat dan pegawai dalam meningkatkan
pemberian layanan kepada para stakeholders
Kanwil DJKN Kalbar ini. Dalam penutupnya Fery Priambodo menyampaikan slogan ‘customer
bukan lawan debat’, tetapi harus kita layani dengan baik karena menganggap nya
sebagai bentuk ketidaktauan mereka.
Foto Terkait Berita