Filosofi Nihilisme, Maknai Kehidupan, Berikan Kemanfaatan
Aminah Nurmillah
Senin, 15 November 2021 |
9845 kali
Kanwil DJKN
Kalimantan Barat menyelenggarakan kegiatan Senin Semangat (Sense) pada hari
Senin, 15 November 2021. Kegiatan ini rutin diselenggarakan di setiap hari
senin pagi sebelum memulai aktivitas pekerjaan di kantor. Tujuan dari
diselenggarakannya kegiatan Senin Semangat ini adalah untuk meningkatkan
solidaritas para pegawai serta meningkatkan semangat bekerja pegawai di awal
pekan. Senin Semangat akan dibuka dengan doa yang jadwalnya digilir di setiap
bidang, setelah itu dilanjutkan dengan penyampaian informasi yang jadwalnya
juga digilir agar setiap bidang/bagian mendapat jatah untuk berbicara dan
menyampaikan informasi. Informasi di sini dapat berupa apa saja dan tidak harus
berhubungan dengan pekerjaan kantor, hal ini juga bertujuan untuk melatih
kemampuan public speaking dari pegawai di Kanwil DJKN Kalimantan Barat.
Pada hari Senin, 15 November 2021,
Bagian Umum pada Kanwil DJKN Kalimantan Barat yang diwakili oleh Fortunatus
Okta Yubeliem mendapat jadwal untuk sharing informasi dalam kegiatan Senin
Semangat. Pada kesempatan ini informasi yang disampaikan adalah tentang salah
satu aliran filsafat yaitu Nihilisme. Nihilisme adalah sebuah filosofi dalam
ilmu filsafat yang berkeyakinan bahwa semua nilai-nilai (value) itu tidak
berarti. Nihilisme mengatakan bahwa dunia ini, terutama keberadaan manusia di
dunia, tidak memiliki suatu tujuan.
Terkadang dalam hidup ini kita bertanya,
“Untuk apa kita hidup? Untuk apa kita bekerja saat ini? Untuk apa semua
pencapaian dan prestasi kita saat ini jika nanti kita juga akan mati?”. Setiap
orang setidaknya sekali dalam hidupnya mungkin akan mengalami masa di mana
pertanyaan-pertanyaan di atas melintas di dalam kepala mereka. Ketika kita
mempertanyakan tujuan hidup kita saat ini, mempertanyakan tujuan keberadaan
kita di dunia, mempertanyakan untuk apa setiap prestasi dan pencapaian kita
sekarang karena nanti pada akhirnya kita akan mati, berarti kita sedang berada
dalam filosofi nihilisme.
Kita mungkin hanya beruntung karena dari
jutaan bintang di alam semesta ini kita terlahir ke dunia. Kita juga mungkin
beruntung karena diberikan otak membuat kita lebih cerdas dari makhluk lain di
dunia ini. Tetapi satu hal yang membuat kita sama dengan makhluk hidup lain
adalah semua akan mati, semua akan berakhir.
Albert Camus seorang filsuf pernah
membuat analogi mengenai filosofi nihilisme dalam sebuah tulisannya yang
berjudul “The Myth of Sisyphus”. Dalam tulisan tersebut diceritakan ada sebuah
raja bernama Sisyphus yang dihukum untuk mendorong batu seumur hidupnya.
Sisyphus akan mendorong sebuah batu ke atas puncak bukit, kemudian ketika sudah
mencapai puncak, batu tersebut akan kembali menggelinding ke bawah, Sisyphus
pun akan kembali turun dan mendorong lagi batu tersebut hingga mencapai puncak,
dan kejadian tersebut akan berulang terus-menerus seumur hidupnya.
Menurut Albert Camus, hidup kita juga
kurang lebih sama seperti analogi raja Sisyphus tersebut. Hidup kita seperti
siklus yang selalu berulang setiap hari dalam setiap pekan. Pada hari senin
mungkin kita merasa sedih karena akhir pekan sudah berakhir, pada hari selasa
kita merasa senang karena mendapatkan bonus atas pekerjaan kita di kantor, pada
hari rabu dan kamis kita masih merasa senang kemudian pada hari jumat kita
sudah merasa sedih lagi karena sesuatu dan lain hal.
Inti dari filosofi nihilisme ini adalah
“Nothing really matters in life”, hidup kita seperti siklus yang selalu
berulang dari waktu ke waktu, terkadang kita merasa senang karena telah meraih prestasi
tertentu kemudian kita merasa sedih lagi karena gagal dalam ujian. Jika menurut
filosofi nihilisme bahwa tidak ada yang berarti di dunia ini, maka diri kita
sendiri lah yang seharusnya memberikan arti dalam kehidupan ini. Selagi kita
masih diberikan hidup dan kesempatan untuk berkarya maka setiap hari kita harus
melakukan yang terbaik untuk memberikan makna dalam kehidupan, dan meskipun
nantinya kita semua akan mati hendaknya tujuan hidup kita di dunia ini dapat
memberikan manfaat bagi banyak orang.
Foto Terkait Berita