Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan Press Conference dan Press Release ALCo Regional Jawa Timur atas realisasi hingga 31 Desember 2025. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 22 Januari 2026 secara hybrid bertempat di Aula Majapahit, Gedung Keuangan Negara Surabaya I yang dihadiri oleh jajaran Perwakilan Kementerian Keuangan Jawa Timur serta insan media.
Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan Jawa Timur beserta jajaran pimpinan Kemenkeu Satu Jawa Timur menyampaikan bahwa perekonomian Jawa Timur menunjukkan ketahanan di tengah gejolak global. Hal ini tercermin dari pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi, inflasi yang terkendali dalam rentang target, surplus neraca perdagangan, serta penurunan tingkat pengangguran dan kesenjangan. Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia dan daya beli petani juga terus mengalami peningkatan.
Dari sisi fiskal, APBN berperan efektif melalui realisasi belanja negara dan transfer ke daerah yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya pada sektor pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, serta program prioritas nasional.
Sementara itu, pertumbuhan realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) didorong oleh peningkatan realisasi PNBP Badan Layanan Umum (BLU) dan PNBP dari pengelolaan aset. Capaian tersebut mencerminkan kualitas layanan pemerintah dan tata kelola keuangan yang semakin baik. Dari pengelolaan aset, realisasi lelang, PNBP Pengelolaan BMN dan piutang negara s.d. 31 Desember 2025 yang dilaksanakan DJKN, Realisasi pokok lelang Kanwil DJKN Jatim mencapai Rp5,82 triliun atau 106,83 persen dari target Rp 5,44 triliun, PNBP Lelang sebesar Rp178,21 miliar atau 142,71 persen dari target Rp124,87 miliar, PNBP Pengurusan Piutang Negara Rp370,25 juta atau 241,36 persen dari target Rp153,4 juta dan PNBP Aset Rp189,56 miliar atau 114,78 persen dari target Rp165,14 miliar.