Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita Kanwil DJKN Banten
Gebyar Lelang BRI 2026: Sinergi BRI dan DJKN Banten Dorong Optimalisasi Lelang dan Pemulihan Ekonomi

Gebyar Lelang BRI 2026: Sinergi BRI dan DJKN Banten Dorong Optimalisasi Lelang dan Pemulihan Ekonomi

Muhammad Firdaus Wicaksono
Kamis, 08 Oktober 2026 |   15 kali

Tangerang Selatan, 6 Oktober 2026 – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (Kanwil DJKN) Banten turut berpartisipasi dalam kegiatan Kick Off Gebyar Lelang Serentak Nusantara BRI 2026 yang diselenggarakan oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Regional Office Jakarta 3. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara BRI, DJKN, dan ATR/BPN dalam mengakselerasi penyelesaian kredit bermasalah melalui mekanisme lelang yang transparan, akuntabel, dan kompetitif.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan BRI, perwakilan ATR/BPN, serta jajaran DJKN Banten. Dalam kesempatan tersebut, Regional CEO BRI Regional Office Jakarta 3, Mochammad Suratin, dan Kepala Kanwil DJKN Banten, Kusuma Santi Wahyuningsih, menyampaikan sambutan sebagai wujud komitmen bersama dalam meningkatkan efektivitas pelaksanaan lelang agunan serta optimalisasi pemulihan kredit bermasalah.

Dalam sambutannya, Kusuma Santi Wahyuningsih menegaskan bahwa lelang memiliki peran strategis yang jauh melampaui proses penjualan aset. “Lelang bukanlah akhir dari sebuah permasalahan. Lelang adalah jalan untuk menghadirkan penyelesaian.” Melalui mekanisme lelang, aset yang sebelumnya tidak produktif diharapkan dapat kembali memberikan nilai ekonomi, sekaligus menghadirkan kepastian hukum bagi seluruh pihak yang berkepentingan.

Lebih lanjut, disampaikan bahwa berdasarkan data hingga Agustus 2026, permohonan lelang hak tanggungan pada KPKNL Serang dan KPKNL Tangerang I tercatat sebanyak 1.155 permohonan, dengan 230 objek berhasil terjual atau sekitar 20 persen. Capaian tersebut menjadi momentum untuk terus meningkatkan efektivitas lelang, tidak hanya dari sisi jumlah pelaksanaan, tetapi juga keberhasilan penjualan, percepatan penyelesaian aset, dan optimalisasi recovery kredit.

Kusuma Santi juga menekankan pentingnya mengubah orientasi keberhasilan lelang dari sekadar volume menjadi nilai manfaat. “Bukan hanya volume, tetapi value.” Keberhasilan lelang hendaknya diukur dari seberapa besar kontribusinya terhadap penyelesaian kredit bermasalah, pemulihan nilai aset, peningkatan penerimaan negara, serta perputaran aktivitas ekonomi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Melalui Gebyar Lelang Serentak Nusantara BRI 2026, Kanwil DJKN Banten berharap kolaborasi antara BRI, DJKN, dan ATR/BPN semakin solid dan berkelanjutan. Sinergi ini diharapkan mampu menghadirkan layanan lelang yang semakin cepat, mudah, transparan, kompetitif, dan berintegritas, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap lelang sebagai instrumen pemulihan ekonomi dan optimalisasi pengelolaan aset.

Penulis: Nurul Huda

Foto Terkait Berita

Floating Icon