DJKN Banten bersama Kejaksaan Tinggi Banten adakan Lelang Barang Rampasan sebanyak 140 Objek dengan Nilai 4,7 Miliar
Mirza Prasetya
Rabu, 12 Agustus 2026 |
36 kali
Tangerang - Kantor Wilayah DJKN
Banten bersama dengan Kejaksaan Tinggi Banten menyelenggarakan Gebyar BPA
Lelang Serentak tahun 2026 yang bertempat di Rupbasan Kota Tangerang (12/8),
kegiatan ini merupakan bagian untuk mengoptimalkan pengelolaan aset barang
sitaan dan barang bukti atas tindak pidana. Dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah
DJKN Banten Kusuma Santi Wahyuningsih beserta Jajaran Kepala KPKNL dan
Kepala Kejaksaan Tinggi Banten Herry Hermanus Horo, SH, MH, bersama dengan
jajaran Kepala Kejaksaan Negeri di wilayah Banten.
Dalam sambutannya Santi memberikan
apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kejaksaan Republik
Indonesia atas capaian, kerja keras, dan konsistensinya dalam melaksanakan
tugas penegakan hukum sehingga dapat mewujudkan Asset Recovery yang
efektif. Lebih jauh, dengan diselenggarakannya lelang serentak oleh kejaksaan
ini bukan sekadar proses penjualan barang melalui mekanisme lelang. Namun,
kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk mengoptimalkan
pengelolaan aset, dengan memberikan nilai tambah bagi negara, serta memastikan
bahwa aset yang berada dalam penguasaan negara dikelola secara tertib,
transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat
dan negara.
Lelang Serantak di Wilayah Provinsi
Banten ini diikuti oleh 7 satuan kerja Kejaksaan Negeri dan dilaksanakan pada tanggal
10-14 Agustus 2026 melalui platform lelang.go.id. Sebanyak 140 objek
Lelang terdiri atas tanah, kendaraan roda empat, kendaraan roda dua, logam
timah. bahan bakar minyak, serta telepon genggam, dengan estimasi nilai
mencapai lebih dari Rp4,7 miliar. Adapun seluruh hasil Lelang ini akan langsung
disetorkan ke kas negara.
Sinergi dan kolaborasi ini mencerminkan keseriusan dalam mendukung optimalisasi pemulihan aset negara, Herry Kepala Kejakasaan Tinggi Banten menyampaikan keberhasilan kegiatan ini tidak hanya diukur dari besarnya nulai aset yang berhasil dilelang. Keberhasilan sejati tercermin dari meningkatnya nilai aset melalui proses lelang yang kompetitif, bertambahnya partisipasi masyarakat sebagai peserta lelang, meningkatnya PNBP, serta tumbuhnya budaya kerja yang inovatif dalam memasarkan obiek lelang.
Foto Terkait Berita