Mengulik Destinasi Wisata Religi Masjid Agung Banten
Heri Asya
Sabtu, 14 September 2024 |
11280 kali
Menyambut peringatan Maulud Nabi
Muhammad 12 Rabiul Awal 1446 H yang jatuh pada tanggal 16 September 2024 ini,
saya temani sobat Kaen untuk mengulik masjid yang menjadi salah satu ikon dan
simbol penting bagi masyarakat provinsi Banten, karena menjadi saksi bisu dari
sejarah Islam yang telah berlangsung selama berabad-abad di wilayah Banten, yaitu
Masjid Agung Banten yang terletak di Kawasan Banten Lama Kota Serang, Banten.
Ciri utama kota Islam di masa
lalu, adalah hadirnya istana, tembok pertahanan, alun-alun, pasar, bangunan
pertemuan dan terutama masjid agung sebagai pusat ibadah masyarakatnya. Masjid Agung sebagai bagian dari komponen
kota Kesultanan Banten dibangun di sisi barat alun-alun kota yang terdiri dari
beberapa bangunan dan struktur yang berada di area masjid, yaitu bangunan utama
yang memiliki bentuk atap tumpeng bersusun lima, serambi dan kolam di bagian
depan, Menara, istiwa dan taman serta makam raja dan keluarganya.
Menurut tradisi rancangan
bangunan utama masjid Agung Banten yang beratap tumpeng lima dirancang oleh Cek
Ban Cut pada masa pemerintahan Maulana Hasanuddin (1552-1670). Pada masa pemerintahan Maulana Yusuf (1570-1580)
menambah serambi masjid di sisi timur dengan bentuk atap limasan bersusun dua. Bangunan
yang selalu menarik perhatian di lingkungan masjid Agung adalah menaranya,
bentuknya khas tidak dijumpai pada bentuk Menara masjid lainnya di
Nusantara. Tradisi menyebutkan bahwa Menara
Masjid Agung Banten dibangun pada masa pemerintahan Sultan Ageng Tirtayasa
dengan arsitek Hendrik Lucaszoon Cardeel.
Namun diduga bahwa sebelum adanya Menara tersebut ada Menara awal masjid
yang sudah mengalami keruntuhan.
Satu bangunan menarik lainnya
adalah taman yang memiliki gaya indis yang berkembang di Nusantara pada
pertengahan abad ke-18 . Bangunan ini
memadukan budaya Eropa dan unsur-unsur local. Taman dibangun atas perintah
Sultan Abdul Kahhar yang dikenal juga Sultan Haji sebagai tempat bermusyawarah
dan berdiskusi masalah agama.
Bagaimana sobat Kaen? Jangan lupa
sempatkan singgah ke Kawasan Banten Lama ya, terutama beribadah ke Masjid Agung
ini. Lain kali akan saya ajak kalian
mengulik lebih dalam ke tempat makam para raja yang ada di dalamnya. (Foto : Asya
& Alvin)
| Disclaimer |
|---|
| Tulisan ini adalah pendapat pribadi dan tidak mencerminkan kebijakan institusi di mana penulis bekerja. |
Foto Terkait Artikel