Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita Kanwil DJKN Aceh
Kanwil DJKN Hadiri Aceh Economic Forum 2026, Bahas Outlook Ekonomi dan Strategi Pemulihan Aceh

Kanwil DJKN Hadiri Aceh Economic Forum 2026, Bahas Outlook Ekonomi dan Strategi Pemulihan Aceh

Dimas Pratama
Rabu, 29 April 2026 |   41 kali

Banda Aceh – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (Kanwil DJKN) Aceh beserta jajaran menghadiri kegiatan Aceh Economic Forum (AEF) 2026 yang dirangkaikan dengan Road to Festival Ekonomi Syariah (FESyar) 2026, pada Senin, 27 April 2026, di Banda Aceh. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh sebagai forum strategis untuk membahas perkembangan ekonomi serta arah kebijakan pemulihan ekonomi daerah.

Pada tahun ini, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh kembali menyelenggarakan rangkaian Road to FESyar 2026, yang melibatkan lebih dari seribu peserta dari berbagai elemen, mulai dari pemerintah daerah, lembaga keuangan syariah, pelaku usaha, hingga akademisi. Mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah Regional Berkelanjutan melalui Sinergi dan Transformasi Digital”, kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi dalam memperkuat peran ekonomi syariah sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Dalam forum AEF 2026, disampaikan paparan mengenai Outlook Perekonomian Global dan Ekonomi Syariah Tahun 2026. Ketidakpastian global yang masih tinggi, terutama akibat dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah, berdampak pada kenaikan harga energi dan volatilitas pasar keuangan global. Kondisi tersebut turut memengaruhi tekanan inflasi, potensi aliran keluar modal (capital outflow), serta pengetatan likuiditas global.

Meskipun demikian, kinerja sektor riil domestik masih menunjukkan tren positif, didukung oleh konsumsi masyarakat dan pertumbuhan sektor jasa. Selain itu, ekonomi syariah, khususnya sektor produk halal, terus menunjukkan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional dan berpotensi menjadi motor penggerak pertumbuhan di masa mendatang.

Dari perspektif regional, forum ini juga menyoroti strategi percepatan pemulihan ekonomi Aceh pascabencana hidrometeorologi. Perekonomian Aceh yang sempat mengalami kontraksi pada akhir tahun 2025 mulai menunjukkan tanda pemulihan pada awal 2026, didorong oleh percepatan rehabilitasi infrastruktur serta pulihnya aktivitas ekonomi masyarakat.

Ke depan, pertumbuhan ekonomi Aceh diproyeksikan meningkat secara bertahap melalui penguatan sektor unggulan daerah, peningkatan kualitas belanja pemerintah, optimalisasi pendapatan asli daerah, serta inovasi dalam pembiayaan pembangunan.

Partisipasi Kanwil DJKN Aceh dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen untuk terus bersinergi dengan para pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas ekonomi dan mendukung pemulihan ekonomi daerah. Melalui peran strategis dalam pengelolaan kekayaan negara, termasuk optimalisasi Barang Milik Negara (BMN), pengelolaan piutang negara, serta pelaksanaan lelang, DJKN turut berkontribusi dalam mendorong produktivitas aset dan mendukung pembiayaan pembangunan yang berkelanjutan di Provinsi Aceh.

Foto Terkait Berita

Floating Icon