Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita Kanwil DJKN Aceh
Sinergi Kemenkeu Satu Dalam Memperkuat Kinerja Ekspor, Bersama LPEI Wujudkan Pemulihan Ekonomi Nasional

Sinergi Kemenkeu Satu Dalam Memperkuat Kinerja Ekspor, Bersama LPEI Wujudkan Pemulihan Ekonomi Nasional

Anton Wibisono
Jum'at, 22 April 2022 |   233 kali

Banda Aceh – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Aceh kembali menggelar Forum Sanger Kemenkeu Satu secara virtual melalui aplikasi zoom meetings dan channel youtube Kanwil DJKN Aceh pada Kamis, 21 April 2022. Menghadirkan narasumber dari Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), acara ini dihadiri oleh pegawai Kementerian Keuangan seluruh Indonesia dan pemerintah daerah Aceh.

 

Dalam sambutannya, Kepala Kanwil DJKN Aceh Syukriah HG mengatakan bahwa apa yang menjadi tema Forum Sanger Kemenkeu Satu kali ini yang juga menjadi bagian dari kebijakan Kementerian Keuangan benar-benar bisa kita pahami sehingga kita mempunyai satu misi, satu pandangan, satu semangat bersama dalam berkontribusi untuk meningkatkan pemulihan ekonomi nasional.

 

Kemudian dilanjutkan dengan keynote speech yang dibawakan oleh Direktur Pelaksana Bidangan Hubungan Kelembagaan LPEI, Chesna F. Anwar. Chesna menyampaikan bahwa Aceh merupakan salah satu propinsi dengan persentase pertumbuhan nilai ekspor tertinggi di Indonesia dengan pertumbuhan sebesar hampir 66% year on year (yoy) pada tahun 2021. Sebagai salah satu Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan, LPEI berkomitmen dalam mendorong pertumbuhan ekspor nasional melalui pemberian fasilitas pembiayaan, penjaminan, asuransi, dan juga jasa konsultasi.

 

Chesna melaporkan bahwa sampai dengan 31 Maret 2022, LPEI telah melaksanakan beberapa program kolaborasi dengan Pemerintah Aceh dan Kanwil DJKN Aceh, diantaranya pelaksanaan kegiatan Coaching Program for New Exporter (CPNE) pada tanggal 28 Maret 2022, pendampingan desa devisa kopi di Takengon bersama dengan ASTRA pada 6 April 2022, dan penandatanganan nota kesepakatan antara LPEI dengan Pemerintah Aceh tentang Pengembagan Kapasitas UMKM Berorientasi Ekspor di Aceh.

 

Menuju acara inti, forum yang dipandu oleh Aulia Rahman ini menyampaikan riwayat singkat narasumber yaitu Rini Satriani, Kepala Divisi Indonesia Eximbank Institute. Dalam pemaparan yang bertema “Sinergi Memperkuat Kinerja Ekspor dan Momentum Pemulihan Ekonomi Nasional”, Rini menyampaikan materi presentasi yang terbagi menjadi 4 (empat) bagian yaitu Ekspor Bagi Pertumbuhan Ekonomi, Profil LPEI, Pelaksanaan Mandat, dan Kolaborasi yang telah Dilakukan.

 

Rini menyampaikan bahwa LPEI merupakan lembaga pembiayaan khusus ekspor bertujuan meningkatkan kinerja ekspor Indonesia. LPEI merupakan salah satu SMV yang dibentuk untuk melaksanakan tugas-tugas pembangunan yang diamanatkan kepada Menteri Keuangan di luar fungsi pengelolaan utama.

 

LPEI telah banyak mengantarkan produk UKM Indonesia menuju Pasar Ekspor berupa makanan olahan, alas kaki, kosmetik (body care), dan pakaian jadi. Rini juga menyampaikan laporan per 31 Desember 2021, bahwa LPEI telah menyalurkan pembiayaan ekspor sebesar Rp84 Triliyun, termasuk UKM sebesar Rp14,1 Triliyun. LPEI telah berkolaborasi dengan berbagai Instansi dibawah Kemenkeu khususnya DJKN, DJBC, dan DJP dalam melakukan pemberdayaan UMKM berorientasi Ekspor.

 

“LPEI akan terus berkolaborasi dengan Kementerian Lembaga dan Stakeholders Ekspor Lainnya dalam meningkatkan ekspor nasional termasuk instansi dibawah Kemenkeu yang tergabung dalam Kemenkeu Satu”, ujar Rini

 

Pemaparan yang dibawakan oleh narasumber berlangsung sangat menarik karena diikuti dengan diskusi dan tanya jawab yang cukup seru dan memotivasi peserta yang ingin juga segera merealisasikan program-program LPEI di daerahnya seperti di Aceh. (narasi/foto : anton w)

 

Foto Terkait Berita

Floating Icon