Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita Kanwil DJKN Aceh
Tingkatkan Kemandirian Aceh, Forum-9 Dorong Percepatan Pembangunan Industri Hilir di Aceh

Tingkatkan Kemandirian Aceh, Forum-9 Dorong Percepatan Pembangunan Industri Hilir di Aceh

Anton Wibisono
Kamis, 24 Februari 2022 |   398 kali

Banda Aceh  -  Forum-9 Aceh (BI, OJK, BPS, BPK, BPKP, DJBC, DJP, DJPb, DJKN) gelar pertemuan dengan KADIN Aceh, Forum BUMN Aceh, Bank Aceh, Bank Syariah Indonesia (BSI), Pemerintah Daerah, Tokoh Masyarakat Aceh, Pelaku Usaha, HIPMI, dan APINDO di Gedung D Lantai 5 Gedung Keuangan Negara Banda Aceh pada Senin, 21 Februari 2022, dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. 


Menteri ATR/Kepala BPN turut hadir secara virtual dan memberikan keynote speech dalam pelaksanaan pertemuan antara Forum-9 Aceh, KADIN Aceh, Tokoh Dan Pengusaha Aceh untuk Mendorong Percepatan Pembangunan Industri Hilir di Aceh Dalam Rangka Meningkatkan Kemandirian Aceh. Maksud dan tujuan pertemuan adalah untuk membangun sinergi dan pemahaman dalam rangka upaya: (1) Meningkatkan kemandirian, (2) Menurunkan angka defisit antar daerah, (3) Menurunkan tingkat inflasi. 


Hingga saat ini kemandirian fiskal Aceh berada pada peringkat 29 dari 34 provinsi di Indonesia dengan indeks Kemandirian Fiskal senilai 0,1780 atau dikategorikan sebagai daerah yang belum mandiri. Sementara itu, Defisit Antar Daerah (DAD) semakin membesar setiap tahunnya. Tahun 2020, Aceh mengalami defisit antar daerah sekitar Rp44,5 T. Dari sisi Inflasi, Aceh pada tahun 2021 masih berada di atas inflasi nasional. Komoditas bahan makanan (volatile food) merupakan penyumbang utama inflasi di Aceh, yang diantaranya adalah komoditas  minyak, gula, ikan tongkol, cabai merah, cumi-cumi, dan bawang merah.


Target yang ingin dicapai dari pertemuan ini adalah percepatan pembangunan industri hilir di Aceh, antara lain (1) Pembangunan industri gula, (2) Percepatan pelaksanaan industri agro pisang Cavendish (Bener Meriah dan Aceh Tengah) dan mendorong pembangunan industri nenas kaleng di pulau Simeulue, (3) Pengembangan dan modernisasi pabrik pupuk alami (Pupuk Kieserite) di Indrapuri, Aceh Besar, dan (4) Pembangunan Fish Mother Vessel (Kapal Pengumpan) untuk industri perikanan Aceh.

 (narasi/foto : tim kreatif dan publikasi informasi)

Foto Terkait Berita

Floating Icon