Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita Kanwil DJKN Aceh
Tak Kenal Maka Tak Sayang, PT SMI Tawarkan Solusi Percepatan Pembangunan Infrastruktur Untuk Masyarakat Aceh

Tak Kenal Maka Tak Sayang, PT SMI Tawarkan Solusi Percepatan Pembangunan Infrastruktur Untuk Masyarakat Aceh

Anton Wibisono
Jum'at, 31 Desember 2021 |   1096 kali

Banda Aceh (28/12) – Kanwil DJKN Aceh mengundang PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) (Persero) sebagai narasumber untuk memperkenalkan profil perusahaannya sekaligus memberikan knowledge sharing tentang tugas dan fungsinya secara daring melalui zoom meetings dan streaming di kanal youtube Kanwil DJKN Aceh. Acara yang dihadiri oleh seluruh pegawai di lingkungan Kanwil DJKN Aceh ini mendatangkan narasumber I Kadek Dian Sutrisna Artha – Kepala Divisi Riset Ekonomi dan Adri Asmoro Laksono sebagai pembicara utama.

Dalam sambutannya, Kepala Kanwil DJKN Aceh, Syukriah HG menyampaikan ucapan terima kasih kepada PT SMI atas kesediannya sebagai narasumber untuk berbagi ilmu. “Kami ingin keberadaan PT SMI sebagai salah satu special mission vehicle (SMV) Kementerian Keuangan juga dirasakan manfaat kehadirannya oleh masyarakat di Provinsi Aceh”, kata Syukriah.

PT. SMI (Persero) merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang seluruh modalnya dimiliki sepenuhnya oleh Negara Republik Indonesia di bawah Kementerian Keuangan. PT SMI (Persero) merupakan salah satu dari delapan SMV Kementerian Keuangan yang memiliki mandat sebagai katalis percepatan pembangunan infrastruktur yang memiliki tujuan untuk mengoptimalkan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat dan juga mempercepat pertumbuhan ekonomi melalui solusi berkelanjutan yang inovatif dalam mendukung sustainable development goals (pembangunan berkelanjutan-red).

Dalam pemaparannya, Kepala Divisi Riset Ekonomi, I Kadek Dian Sutrisna Artha menyampaikan materi tentang program PT. SMI dalam Pemetaan dan Pembiayaan Daerah. Terdapat tiga aspek yang disampaikan, yaitu gambaran tentang Dampak Pandemi Terhadap Ekonomi Daerah: Pertumbuhan dan Fiskal; Pemetaan Daerah dan Prospek Pembangunan Daerah Pasca Pandemi; dan Profil PT. SMI dan Pinjaman Daerah Perseroan.

“Jika dilihat dari pemetaan di Indonesia dengan menggunakan data pendapatan dan belanja pemerintah provinsi serta pertumbuhan ekonomi di tahun 2020, Aceh termasuk salah satu provinsi yang terdampak covid-19 paling ringan”, kata Kadek.

Menurut index composite infrastructure, Provinsi Aceh berada pada indeks 0,5 termasuk sedang- tinggi dalam kategori warna coklat. Hal ini berarti Aceh berada pada sektor infrastruktur yang tumbuh tinggi sehingga berpeluang untuk dilakukan pembangunan infrastruktur ke depan.

“Pembangunan infrastruktur menjadi sangat penting untuk dilakukan karena bisa menjadi daya ungkit bagi perekonomian di daerah berupa penyerapan tenaga kerja maupun penciptaan income,” ujar Kadek.

Selanjutnya pemaparan dilanjutkan oleh Adri Asmoro Laksono dari Divisi Riset Ekonomi PT SMI yang menyampakan tentang portofolio pinjaman daerah reguler, pembiayaan sektor publik, alur proses pinjaman daerah reguler, dan dukungan fasilitas penyiapan proyek untuk pemerintah daerah. Acara yang dipandu oleh Vera Intan Karlina itu diakhiri dengan diskusi dan tanya jawab yang mengarah pada keberlanjutan kerjasama yang akan dijalin oleh kedua belah pihak di tahun-tahun mendatang. (narasi/foto : anton w)

Foto Terkait Berita

Floating Icon