Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita Kanwil DJKN Aceh
Menggapai Prestasi Dengan Sinergi

Menggapai Prestasi Dengan Sinergi

N/A
Senin, 06 Maret 2017 |   751 kali

Banda Aceh - Selama kurun waktu tahun 2016, PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Wilayah Aceh telah berhasil membukukan pemasukan dari hasil lelang sebesar 65 miliar, dimana 48 miliar yang masuk merupakan dampak dari lelang yang diajukan, seperti adanya pelunasan yang dilakukan oleh debitor agar barang jaminannya batal dilelang. Hal ini disampaikan Agus Suprihanto Pemimpin Wilayah (Pinwil) PT BRI Aceh saat rapat evaluasi pelaksanaan lelang eksekusi Hak Tanggungan antara PT BRI Wilayah Aceh dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (Kanwil DJKN) Aceh di Aula Kanwil BRI Aceh (2/3/2017).

Berdasarkan data yang dikelola oleh Bidang Lelang, Kepala Kanwil DJKN Aceh Ekka S. Sukadana mengatakan BRI Wilayah Aceh baru menggunakan e-acution sebanyak 16,31 % di tahun 2016. “Banyak keuntungan yang akan didapatkan oleh pemohon lelang jika menggunakan e-auction, diantaranya penawaran dapat dilakukan oleh peserta lelang dimanapun berada dan harga lelang dapat optimal karena tidak adanya intervensi kepada peserta lelang dari pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab,” urai Ekka dihadapan Kepala Divisi Restrukturisasi  dan Penyelesaian Kredit (RPK) BRI, para Pemimpin Cabang BRI se-Aceh, Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Banda Aceh dan Lhokseumawe, para Pejabat eselon IV dan Pejabat Lelang Kelas I yang hadir.

Hal senada juga disampaikan Kepala Bidang Lelang Yuliarno yang mengharapkan PT BRI Wilayah Aceh dapat memanfaatkan e-auction, mengingat kedepannya seluruh lelang akan menggunakan e-auction. “Kami sangat mengharapkan peran serta dari marketing BRI Aceh untuk membantu kami (Kanwil DJKN Aceh-red) dengan mengedukasi para calon peserta lelang terkait e-auction sehingga semakin familiar bagi warga Bumi Serambi Mekkah,” ujar pria yang dikenal ramah ini.

Dalam kesempatan ini, Kepala KPKNL Banda Aceh Acep Hadinata memberikan penghargaan kepada BRI Cabang Meulaboh sebagai bentuk apresiasi atas hasil lelang terbesar dari permohonan BRI di wilayah kerja KPKNL Banda Aceh selama tahun 2016. “Frekuensi lelang BRI selama tahun 2016 sebanyak 220, jika dianalogikan dengan jumlah hari kerja yang hanya 240 hari, maka hampirr seluruh pelayanan lelang kami berikan untuk BRI. Hal itu sebagai bentuk komitmen kami dalam memberikan pelayanan yang terbaik,” ujar Acep.

Kepala KPKNL Lhokseumawe Nofiansyah juga menyampaikan paparan hasil lelang atas permohonan BRI di wilayah kerjanya yang memberikan kontribusi besar terhadap capaian target hasil lelang di tahun 2016. “Jika tadi kita sudah disuguhkan dengan angka-angka dan indeks atas hasil yang telah dicapai. Kali ini, kami akan menanyakan kepada BRI apa yang dapat kami bantu di tahun 2017 ini ?,” tanyanya. Selanjutnya pria yang akrab disapa Ian ini mengatakan bahwa KPKNL Lhokseumawe telah menerapkan one day service dalam pelayanan lelang, artinya pemohon lelang akan langsung memperoleh jadwal lelang saat mengantarkan permohonan lelang, sepanjang dokumennya lengkap.

Wakil Pemimpin Wilayah BRI Aceh Kaspiyah mengatakan bahwa BRI telah meluncurkan aplikasi Info Lelang BRI yang dapat diunduh pada android sebagai terobosan dalam memasarkan objek lelang. Ia juga mengharapkan agar kerjasama yang telah terjalin selama ini dapat ditingkatkan. “Dalam nota kesepakatan kerjasama yang telah ditandatangani  pada tahun 2015, salah satunya frekuensi lelang BRI yang selama ini satu kali dalam sebulan, maka untuk tahun 2017 ini kami berharap KPKNL bisa menetapkan dua kali sebulan untuk setiap cabang,” pintanya saat memberikan clossing statement. (narasi: budi hardiansyah, foto: irfan fanasafa)

Foto Terkait Berita

Floating Icon