"Kuwah Beulangong"
Anton Wibisono
Sabtu, 21 November 2020 |
823 kali
Sejak jaman dahulu sampai sekarang kuwah
beulangong selalu diminati oleh masyarakat Aceh, khususnya di kawasan Aceh Besar. Selain lezat di lidah
orang Aceh, banyak
wisatawan luar Aceh yang
menyukai kuwah beulangong karena rasa rempah yang sangat menyengat lidah. Bagi Anda yang belum terbiasa dengan kuwah beulangong akan membutuhkan waktu untuk menyukainya.
Kenapa dinamakan kuwah beulangong? Karena cara memasak yang tidak biasa pada umumnya. Dengan menggunakan belanga atau sebuah kuali besar yang oleh masyarakat Aceh diucapkan 'beulangong'. Dalam satu kuali mampu menampung hingga lebih dari 200 porsi. Uniknya lagi, kuliner khas Aceh ini hanya boleh dimasak para pria. Pasalnya, hal ini tidak terlepas dari tradisi turun temurun sejak masa kesultanan hingga sekarang. Tidak hanya lezat, kuwah beulangong menggambarkan kebersamaan dan silaturahmi antar keluarga dan warga. Ini terlihat dari saat memasak yang dilakukan secara bergotong royong untuk kemudian disantap bersama warga setempat.
(Narasi/foto : ruhul fata
& anton w)
| Disclaimer |
|---|
| Tulisan ini adalah pendapat pribadi dan tidak mencerminkan kebijakan institusi di mana penulis bekerja. |
Foto Terkait Artikel