Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
 150-991    ID | EN      Login Pegawai
Berita Media DJKN

Di Tengah Pandemi Pengelolaan BMN DJKN Lampaui Target

Jum'at, 18 Desember 2020 pukul 09:14:41   |   24 kali

MANADO— Meski ditengah pandemi Covid-19, hingga akhir tahun 2020 berbagai kegiatan berhasil dilakukan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Sulutenggomalut. Antaranya dengan menghasilkan kenaikan barang milik negara (BMN) sebesar Rp 53 triliun sehingga total 2020 menjadi Rp 128 triliun dari hasil revaluasi yang dilakukan dari 2017 hingga 2020.

Hal ini diungkapkan Kepala Kantor Wilayah DJKN Sulutenggomalut Aloysius Yanis Dhaniarto dalam kegiatan media briefing Kanwil DJKN Sulutenggomalut terkait kontribusi pengelolaan kekayaan Negara dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional di masa pandemi Covid-19 yang digelar secara online Kamis (17/12) siang tadi.

“Hal ini bagian dari upaya kami untuk mengelola BMN yang efektif, efisien, dan optimal, sebagai salah satu unit vertikal Kementerian Keuangan diharapkan dapat mengoptimalkan potensi pengelolaan BMN,” ungkapnya.
Dia melanjutkan, dalam upaya tersebut sesuai dengan peraturan menteri keuangan (PMK) nomor 115/PMK.06/2020 terkait pemanfaatan barang milik Negara sebagai salah satu kebijakan yang diterbitkan pada masa pandemi, kanwil DJKN juga menyelesaikan sertivikasi BMN berupa tanah sebanyak 1.138 bidang tanah.
“Hal ini melebihi target yang ditetapkan yaitu 1.102 bidang tanah yang ada di wilayah kerja kami,” jelasnya.

Kata dia, bukan hanya itu saja, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Pengelolaan Aset per akhir November 2020 sebesar Rp15,05 miliar dimana jumlah ini meningkat dibandingkan penerimaan pada tahun 2019 sebesar Rp12.49 miliar.
“Sumber penerimaan PNBP Pengelolaan Aset ini berasal dari hasil pemanfaatan dan pemindahtanganan Aset BMN yang dikelola oleh Kanwil DJKN maupun Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL),” bebernya.


Lanjutnya, sebagai upaya pemulihan ekonomi nasional, DJKN juga melakukan sinergitas bersama instansi lain. “Di Sulawesi Utara, kami melakukan hibah BMN kepada pemerintah berupa barang hasil penindakan bea dan cukai, spesifikasi minuman mengandung etil alcohol golongan C tanpa merk jenis cap tikus yang kemudian digunakan sebagai bahan baku hand sanitizer,” timpanya.
Dia memastikan pihaknya akan terus berupaya lewat koordinasi dan sinergi bersama dengan KPKNL, kementerian dan lembaga dan semua pihak lainnya demi mendukung upaya pemulihan ekonomi nasional. “Sebagai asset manager kami secara bertahap terus melakukan pengukuran tingkat kesesuaian BMN dengan standar barang dan standar kebutuhan (SBSK) dan penghitungan evaluasi kinerja BMN pada seluruh satuan kerja,” tandasnya.

Diketahui selain diikuti Kakanwil DJKN Sulutenggomalut Aloysius Yanis Dhaniarto, turut mengikuti seluruh jajaran Kanwil DJKN Sulutenggomalut, serta para kepala KPKNL di Wilayah Sulutenggomalut. (asr)


Sumber : https://manadopost.jawapos.com/ekonomi-bisnis/17/12/2020/di-tengah-pandemi-pengelolaan-bmn-djkn-lampaui-target/
Tanggal diunggah : Jum'at, 18 Desember 2020 pukul 09:14:41
Terakhir diedit : Jum'at, 18 Desember 2020 pukul 09:15:48
Peta Situs | Email Kemenkeu | FAQ | Prasyarat | Wise | LPSE | Hubungi Kami |