Direktur Penilaian DJKN: Penilaian Akan Terus Berkembang
N/A
Jum'at, 18 Maret 2016 pukul 14:36:18 |
2816 kali
Jakarta - Penilaian akan terus berkembang, jenis aset yang dinilai semakin beragam dan penilai dituntut mengenal setiap aset yang akan dinilai. Demikian diungkapkan Direktur Penilaian Ditjen Kekayaan Negara Meirijal Nur dalam arahannya pada Training of Trainers Bidang Penilaian di Jakarta Rabu (16/03) lalu.
Meirijal mengatakan bahwa penilai DJKN akan menjadi andalan dalam perhitungan nilai sewa wajar BMN yang akan dimanfaatkan oleh pihak ketiga. “ Kalau rumus sewa sesuai PMK/statuta dicabut, nilai sewa akan sepenuhnya menggunakan nilai pasar sewa, dan ujung tombaknya adalah penilai,” ungkap Meirijal.
Terkait tajuk “Training of Trainers” Mei, sapaan akrab Meirijal menyampaikan bahwa belajar yang baik adalah dengan mengajar. “Ilmu pengetahuan tidak akan habis walaupun dibagi berulang ulang ke orang lain,” Tegasnya.
“Kemampuan men-delivery pengetahuan dan pengalaman hendaknya tidak hanya untuk internal DJKN, namun dapat dilakukan untuk eksternal DJKN bahkan sampai ke luar negeri, paling tidak di kawasan Asia,” pungkas Direktur Penilaian mengakhiri arahannya.
Sebagai informasi kegiatan ToT ini dikuti oleh 51 peserta yang dipilih berdasarkan hasil Quality Assurance (QA) terhadap 1.274 penilai DJKN di seluruh Indonesia yang telah dilaksanakan oleh Direktorat Penilaian.
Kegiatan hasil kerjasama Sekretariat DJKN, Direktorat Penilaian DJKN dan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan ini bertujuan untuk mempersiapkan penilai DJKN agar mampu berbagi ilmu dan pengalaman dengan penilai di unit masing-masing sehingga dapat menguatkan kompetensi para penilai DJKN dan penilai di Indonesia secara keseluruhan.
Dalam acara tersebut peserta mengikuti simulasi verifikasi kompetensi, pembekalan materi penilaian dalam rangka revaluasi aset BUMN, pendalaman metode dan teknik pembelajaran, serta sharing knowledge dari peserta RICS _ RISM Asia Valuation Conference.
“Ini (ToT-red) merupakan kegiatan positif. Sebagai persiapan untuk memantapkan peran Kanwil (Kantor Wilayah DJKN-red) dalam melakukan pembinaan ke KPKNL (Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang-red) di wilayahnya” ungkap Alexander Ginting, salah seorang peserta dari Kanwil DJKN Riau Sumatera Barat dan Kepulauan Riau dalam sesi wawancara terpisah.
Alex berharap ada kegiatan lanjutan dan terprogram setelah acara ini berakhir sehingga dalam pelaksanaan transfer knowledge nanti ada keseragaman dan standarisasi atas materi yang diberikan di tiap tiap daerah. (@wD/Uun)
Foto Terkait Berita
Berita Terbaru