Kreatifitas dan Inovasi dalam Pelayanan
N/A
Selasa, 15 Desember 2015 pukul 15:43:55 |
1210 kali
Pontianak - Kantor Wilayah DJKN Kalimantan Barat mengadakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Semester II Tahun 2015 pada 10-11 Desember 2015. Bertempat di Aula Kanwil DJKN Kalimantan Barat, Rakerda dipimpin oleh Kepala Kanwil DJKN Kalimantan Barat, Tedy Syandriadi. Rakerda mengusung tema “Membangun Komitmen dan Semangat Bersama Dalam Upaya Pencapaian Target Kinerja Tahun 2015 Dan Penyusunan Rencana Kerja Tahun 2016”.
Rapat kerja ini ditujukan untuk evaluasi capaian kinerja di lingkungan Kanwil DJKN Kalimantan Barat sampai dengan awal Desember 2015, pembahasan current issue yang telah dijalankan selama tahun 2015 juga pembahasan usulan target untuk IKU Tahun 2016. Rakerda Kanwil DJKN Kalimantan Barat didahului dengan pembacaan doa, menyanyikan mars DJKN, dan penyampaian laporan oleh ketua panitia.
Kepala Kanwil DJKN Kalimantan Barat, Tedy Syandriadi memberikan sambutan sekaligus menyampaikan pengarahan kepada peserta rapat yang hadir. Dalam pengarahannya tersebut disampaika pengarahan dari Direktur Jenderal Kekayaan Negara juga Sekretaris DJKN dalam Rapat Kerja Nasional di Yogyakarta tanggal 3-4 November 2015 yang lalu. Salah satu materi pengarahan tersebut adalah tentang peningkatan pelayanan publik kepada masyarakat sehingga diperlukan terobosan-terobosan melalui pembangunan inovasi, sehingga pelayanan yang diberikan dapat cepat dan tepat.
Menurut Tedy Syandriadi sudah menjadi komitmen bersama untuk mewujudkan layanan prima sebagai dasar dari public service, mengingat hal ini sesuai program reformasi birokrasi Kementerian Keuangan. “Seluruh jajaran Kanwil dan KPKNL diharapkan dapat membangun kreativitas dan/atau inovasi yang langsung menyentuh unsur pelayanan.” Ungkap Tedy mengingatkan para peserta yang hadir.
Usai sambutan dan arahan oleh Kepala Kanwil DJKN Kalimantan Barat, agenda berikutnya adalah pemaparan Capaian Kinerja Kemenkeu-Two yang dibawakan oleh Kepala Bidang KIHI, Sugeng Aprito. Pada paparan tersebut diketahui bahwa Nilai Kinerja Organisasi Kanwil DJKN Kalimantan Barat sudah mencapai 111,10 atau sudah berstatus hijau. “Namun demikian masih terdapat dua IKU yang masih berstatus kuning yaitu Persentase verifikasi hasil identifikasi dan pendataan BMN berupa tanah dan Persentase penyerapan anggaran dan pencapaian output belanja sehingga perlu perhatian khusus,” ungkap Sugeng.
Selanjutnya masing-masing bidang dan KPKNL yang diwakili oleh Kepala Bidang maupun Kepala KPKNL memaparkan evaluasi kinerja dan current issue. Bidang Penilaian yang mendapat kesempatan pertama memaparkan bahwa dengan terbitnya PMK 166/PMK.06/2015 tentang penilaian BMN, perlu diperhatikan kembali arestasi penilaian dan mekanisme pembentukan Tim Penilai BMN. Disamping itu pengisian Sistem Informasi Penilaian yang sudah dilaksanakan akan diperhatikan kembali untuk dapat dijadikan Database Penilaian yang akurat.
Sebagaimana pada Rakerda sebelumnya, salah satu agenda penting dalam pelaksanaan Rakerda Kanwil DJKN Kalimantan Barat adalah Focus Group Discussion (FGD) untuk membahas permasalahan yang selama ini dialami oleh masing-masing unit di lingkungan Kanwil DJKN Kalimantan Barat untuk menjadi bekal pada Tahun 2016 nantinya dan IKU kemenkeu-Three yang masih merah atau Kuning. Dalam diskusi tersebut dibahas langkah-langkah mitigasi yang dilakukan oleh KPKNL guna mencapai target IKU yang belum mencapai 100% target. Disamping itu, pada sesi ini juga dibahas usulan target untuk 4 IKU yaitu IKU Nilai Kekayaan Negara yang Dapat Diutilisasi, IKU Pokok Lelang, Bea Lelang, dan Frekuensi Lelang serta target IKU Piutang Negara yang diselesaikan dan Biaya Administrasi Pengurusan Piutang Negara.
Pada sesi ini, masing-masing Bagian/Bidang berkesempatan untuk menyampaikan permasalahan terkait pelaksanaan tugas dan fungsi dan solusi paling tepat untuk mengatasi permasalahan tersebut. Seluruh peserta rapat yang hadir memiliki kesempatan untuk bertukar pikiran juga berbagi pengetahuan yang dimiliki. Seperti misalkan dalam pencapaian Target Sertifikasi BMN berupa tanah dapat dilakukan langkah-langkah agar KPKNL diminta untuk secara aktif mengingatkan kepada Satker untuk segera melengkapi kekurangan berkas pengajuan permohonan sertifikasi BMN. KPKNL juga dapat berkoordinasi dengan Kantor Pertanahan dan Satker untuk membuat daftar Bidang Tanah dengan kriteria-kriteria tertentu.
Sebagaimana yang juga disebutkan pada awal sambutan Kepala Kanwil, diharapkan dengan adanya kegiatan Rakerda ini dapat mengeluarkan secara total seluruh strategi, kreativitas dan inovasi serta koordinasi yang berhasil guna dengan pihak stakeholders, sehingga baik terhadap IKU dan target kegiatan/program unggulan DJKN dapat tercapai sesuai target yang telah ditetapkan.
Pada hari terakhir dari pelaksanaan Rakerda Kanwil DJKN Kalimantan Barat dilakukan pembacaan butir-butir Rakerda oleh panitia yang merangkum pokok-pokok bahasan selama pelaksanaan Rakerda serta usulan-usulan untuk Target IKU tahun 2016. Dalam Rakerda kali ini, seluruh pegawai yang hadir mendapat kesempatan mengikuti Literasi dan Edukasi dari PT. Pegadaian (Persero). (Bidang KIHI Kanwil Kalbar)
Foto Terkait Berita
Berita Terbaru