Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita DJKN
Pantang Pulang Sebelum Padam

Pantang Pulang Sebelum Padam

N/A
Senin, 30 November 2015 pukul 08:50:17 |   4147 kali

Singaraja - Jumat (27/11), bertempat di pelataran parkir GKN Singaraja, dilaksanakan sosialisasi dan simulasi memadamkan api oleh Petugas dari DAMKAR Kab. Buleleng yang dipimpin langsung oleh Kepala UPTD Pemadam Kebakaran Kabupaten Buleleng Putu Pasek Sujendra. Tamu istimewa ini diundang dan diterima oleh Kepala Rumah Tangga Gedung Keuangan Negara (GKN) Singaraja yang juga Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Singaraja Muhammad Riza.

“Sedia Payung Sebelum Hujan” begitu ungkapan yang disampaikan oleh Riza dalam menyambut kedatangan Damkar ke GKN Singaraja. Tujuan diadakan simulasi ini selain untuk memberikaan pengetahuan kepada petugas keamanan GKN Singaraja, juga sangat bermanfaat bagi para pegawai guna menambah  wawasan tentang tata cara penggunaan Pemadam Api Ringan (APAR). “Bencana api bisa saja terjadi dimana saja, kapan saja dan siapa saja harus bisa melakukan upaya-upaya pemadaman” pungkas Riza pada akhir sambutannya.

Dalam kegiatan ini, disosisalisasikan  tata cara menghadapi musibah kebakaran, mulai dari tata cara mendeteksi kebakaran, tata cara menghadapi api hingga tata cara menggunakan alat-alat pemadam kebakaran. Setelah penjelasan tentang hal-hal mengenai kebakaran dan cara menghadapinya, petugas Damkar yang berjumlah tujuh orang, melaksanakan demontrasi. Dengan mengemban motto ‘Pantang pulang sebelum Padam’, petugas Damkar sangat sigap melaksanakan simulasi pemadaman api. Demonstrasi dilakukan dengan 2 cara, yang pertama dengan cara tradisional, yaitu  menggunakan karung goni yang telah disiram air dan yang kedua dengan cara modern  yaitu menggunakan Alat Pemadam Api Ringan/APAR. Dalam kesempatan tersebut disimulasikan pula cara menggunakan selang air yang dihubungkan ke tangki mobil pemadam kebakaran yang berisi air, kemudian disemprotkan ke arah api menjalar. Seluruh pegawai yang hadir dibolehkan untuk mencoba cara memadamkan api dengan karung goni, APAR ataupun selang air.

Dalam sambutannya disela pelaksanaan sosialisasi, Kepala DAMKAR Buleleng memberikan acungan jempol Kepada GKN Singaraja terhadap sikap tanggap bencana api, karena  ketersediaan APAR dan Hidran di lingkungan GKN Singaraja yang menurutnya sangat baik. “APAR masa berlakunya hanya satu tahun dan setelahnya akan mati”, pungkas Putu mengingatkan ke petugas Rumah Tangga GKN. Putu juga menghimbau kepada para petugas Satpam untuk selalu waspada, karena para petugas Satpamlah yang bertanggung jawab terhadap keamanan di GKN Singaraja. “kalau ada kebakaran jangan lari, lakukan upaya pemadaman terlebih dahulu, kemudian hubungi Damkar. Kami selalu siap kapanpun diperlukan”, tegas Putu mengakhiri sambutanya.

Kepala RT GKN Muhammad Riza dalam kata penutupnya mengucapkan terima kasih atas kesediaan para petugas DAMKAR Kab. Buleleng memenuhi undangan untuk melakukan sosialisasi dan simulasi di GKN Singaraja,  dan semoga kegiatan ini bermanfaat sebagai reaksi tanggap bencana api. (I Gede Abdi Negara)

Foto Terkait Berita

Berita Terbaru

Floating Icon