Saling Menghormati Serta Toleransi Menghadapi Perbedaan
N/A
Rabu, 18 November 2015 pukul 13:57:07 |
1122 kali
Pontianak - Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kalimantan Barat (Kanwil DJKN Kalbar) Tedy Syandriadi mengadakan morning call, Senin (19/11/2015). Morning call diikuti seluruh pegawai Kanwil DJKN Kalimantan Barat di ruang rapat. Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin untuk meningkatkan sinergi antar pegawai di Kanwil DJKN Kalimantan Barat juga untuk membangkitkan motivasi.
Sebelum masuk ke dalam materi yang dibawakan langsung oleh Kepala Kanwil DJKN Kalimantan Barat, kegiatan dibuka dengan menyanyikan mars DJKN. Selanjutnya Tedy Syandriadi memaparkan Nilai Kinerja Organisasi (NKO) Kanwil DJKN Kalimantan Barat sampai dengan bulan Oktober 2015 yang sudah mencapai angka 106,35 atau berstatus hijau. Namun Tedy Syandriadi juga mengingatkan agar tidak boleh lengah dengan capaian ini karena, diantar 18 IKU masih terdapat dua IKU dengan status kuning dan satu IKU berstatus merah. “Perlu langkah atau stategi khusus agar semua target tercapai,” ungkap Kepala Kanwil DJKN Kalimantan Barat.
Tedy Syandriadi menyampaikan beberapa hal atau informasi penting yang didapat ketika mengikuti Rakernas DJKN di Yogyakarta awal November lalu. Untuk menindaklanjuti hal tersebut, Tedy Syandriadi mengharapkan agar masing-masing bagian/bidang dapat mendiskusikan bahan/materi Rakernas sehingga seluruh pegawai mengetahui perkembangan di DJKN. Disamping itu ia juga mengingatkan kepada seluruh pegawai yang hadir agar berupaya menghasilkan inovasi-inovasi yang berguna bagi organisasi. “Pimpinan DJKN mengapresiasi inovasi, tidak hanya disisi IT tapi juga kegiatan diluar yang sudah ada dan menjadi hal yang baru juga berupa inovasi,” pesan Tedy Syandriadi.
Materi selanjutnya merupakan penanyangan video motivasi yang pada pesannya adalah apabila semua hal di dunia ini seragam atau sama maka akan menjadi tidak alami oleh karena itu perlu mengambil titik temu dari berbagai perbedaan dan saling menghormati serta toleransi dalam menghadapi perbedaan. Tedy Syandriadi juga menyampaikan materi mengenai manajemen konflik dan beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mengatasi konflik. Peran komunikasi dalam menyelesaikan konflik adalah yang paling utama. Dalam komunikasi penting untuk menerapkan prinsip REACH (Respect, Empathy, Audible, Clarity, Humble).
Pada akhir acara diisi dengan sosialisasi singkat mengenai ePUPNS oleh perwakilan dari Kepegawaian Kantor Pusat yang kebetulan hadir pada saat itu. Tedy Syandriadi juga berpesan agar kegiatan seperti ini terus dijalankan agar semua orang mendapat ilmu lebih bermanfaat dan memperkuat tali silaturahim. (Penulis/fotografer:Bidang KIHI Kanwil Kalbar)
Foto Terkait Berita
Berita Terbaru