Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita DJKN
KPKNL Pangkal Pinang "Pacak"

KPKNL Pangkal Pinang "Pacak"

N/A
Jum'at, 18 September 2015 pukul 14:02:19 |   8928 kali

Pangkal Pinang – Peranan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Pangkal Pinang sangat dirasakan oleh stakeholders. Hal ini tercermin dari testimoni yang disampaikan oleh stakeholders saat acara Penilaian Kantor Pelayanan Percontohan (KPPc) Kementerian Keuangan di Aula KPKNL Pangkal Pinang, (18/9). “Setelah bekerja sama dengan KPKNL Pangkal Pinang pada 2014, Laporan Keuangan Pemkab (Pemerintah Kabupaten-red) Bangka Tengah langsung mendapatkan WTP (Wajar Tanpa Pengecualian-red),” ujar Kepada Bidang Aset Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Kabupaten Bangka Barat Rusila Jaya saat ditanya peran KPKNL Pangkal Pinang oleh Tim Penilai.

Tidak mau kalah dengan Pemkab Bangka Barat, Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Bangka Tengah Syarifullah mengatakan ada dua kerja sama yang sangat berarti bagi Bangka Tengah. Pertama, saat melakukan penilaian Barang Milik Daerah untuk kepentingan Laporan Keuangan. Kedua, saat Pemkab Bangka Tengah melakukan penghapusan mobil dinas. “Penilaian yang dilakukan KPKNL diterima tanpa pertanyaan oleh pemeriksa,”imbuhnya.

“Motto KPKNL Pangkal Pinang adalah Pacak, diambil dari bahasa sehari-hari di sini yang berarti bisa/dapat. Dan dalam arti luas berarti optimalisasi yang maksimal,” jelas Kepala KPKNL Pangkal Pinang Sumurung Siahaan di hadapan tim penilai. Pacak juga merupakan singkatan dari Profesional, Akuntabel, Cerdas, Amanah dan Kesempurnaan. Motto ini juga menjadi penyemangat bagi pegawai KPKNL Pangkal Pinang untuk dapat melakukan apapun tugas dan tanggung jawab yang diberikan.

KPPc tidak akan lengkap tanpa berbicara tentang inovasi. KPKNL Pangkal Pinang membuat Si-Pacak yaitu Sistem Informasi Pencarian Arsip Cepat Administrasi Kantor. “Tujuan sipacak ini adalah mempercepat pencarian arsip secara cepat arsip perkantoran, seperti misalnya mencari arsip minut Risalah Lelang,” jelas Simurung. Sedangkan manfaat yang didapatkan adalah mempercepat pelayanan kepada stakeholders dan/atau masyarakat dalam mencari arsip, pengawasan dan pengendalian pimpinan terhadap staf/pelaksana serta meningkatkan sinergi antara pelaksanaan tugas fungsi KPKNL Pangkal Pinang.

Sebelumnya, Direktur Penilaian Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Meirijal Nur mewakili Kepala Kantor Wilayah DJKN Sumatera Selatan, Jambi dan Bangka Belitung memberikan sambutan pembuka acara ini. Meirijal mengatakan KPKNL merupakan kepanjangan tangan dari DJKN dan berinteraksi langsung dengan masyarakat. DJKN selalu melakukan perbaikan-perbaikan sehingga pelayanan yang diberikan oleh KPKNL dapat seoptimal mungkin. Hal ini dilakukan sesuai dengan Nilai-Nilai Kementerian Keuangan dalam rangka penyempurnaan pelayanan kepada stakeholders.

Meirijal juga mengatakan sebuah kehormatan tersendiri, KPKNL Pangkal Pinang dapat menjadi salah satu Kantor Percontohan di DJKN pada 2015. “Kegiatan ini (penilaian KPPc-red) akan kami jadikan untuk menerima masukan-masukan sehingga membantu kami untuk selalu membuat perbaikan pelayanan,” jelasnya.

Tim penilai terdiri Kepala Biro Umum Sekretariat Jenderal Ahmad Saefudin, Sekretaris Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Awan Nurmawan Nuh, Sekretaris Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kushari Suprianto. Saefudin dalam sambutannya memberi apresiasi atas kerja keras KPKNL Pangkal Pinang sehingga menjadi salah satu kantor percontohan DJKN. Penilaian KPPc adalah wujud nyata Kementerian Keuangan dalam memastikan pelayanan prima lah yang diberikan kantor operasionalnya kepada stakeholders. “Kepuasan masyarakat sangat penting, karena merupakan salah satu tolak ukur keberhasilan pelayanan yang diberikan pemerintah,” ujarnya saat menjelaskan bahwa pentingnya pelayanan prima yang berujung kepuasan masyarakat.

Kementerian Keuangan sebagai pelopor reformasi birokroasi nasional terus menuntut pegawainya untuk melaksanakan tugas dan fungsi secara baik, bekerja dengan semangat dan dilandasi dengan Nilai-Nilai Kementerian Keuangan, Integritas Profesionalisme Sinergi Pelayanan Kesempurnaan. Setelah memberi waktu Kepala KPKNL Pangkal Pinang presentasi, acara dilanjutkan dengan tanya jawab dari tim penilai baik pertanyaan kepada KPKNL Pangkal Pinang maupun kepada stakeholders yang diundang.

 “Ide si pacak ini saya pastikan belum pernah dipakai oleh kantor baik di lingkungan DJKN maupun Kementerian Keuangan,” jawab Simurung saat ditanya Sekretaris DJBC mengenai originalitas Si-Pacak. Di sesi selanjutnya, Simurung mengatakan minimnya pegawai KPKNL Pangkal Pinang yang berjumlah 21 orang tidak menyurutkan semangat untuk memenuhi kebutuhan stakeholders. “Kami sinergikan seluruh pegawai, sehingga banyak kebutuhan masyarakat atas layanan KPKNL Pangkal Pinang dapat terpenuhi dengan baik,” jawab Simurung saat ditanya Sekretaris DJP.(johan)

Foto Terkait Berita

Berita Terbaru

Floating Icon