Dengan SIP, KPKNL Madiun Siap Menjadi yang Terbaik
N/A
Senin, 07 September 2015 pukul 10:54:22 |
1616 kali
Madiun – Senyum, Ikhlas, Profesional menjadi moto Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Madiun dalam memberikan layanan kepada pengguna jasa, tiga nilai yang mewakili sikap fisik, hati, dan intelektual ini dipadupadankan dalam memberikan pelayanan yang optimal dan memuaskan pengguna jasa, hal tersebut disampaikan R.B. Sigit Budi Prabowo Kepala KPKNL Madiun dalam pemaparannya saat penilaian Kantor Pelayanan Percontohan Kementerian Keuangan Tahun 2015 (3/9).
Bagi kami keluarga besar KPKNL Madiun, memberikan pelayanan merupakan kewajiban yang akan terus kami tingkatkan sehingga pengguna jasa dapat merasakan kemudahan dan kenyamanan layanan yang kami berikan. “Kedatangan tim penilai semakin menguatkan, menyadarkan, dan membulatkan tekad kami untuk selalu berinovasi setiap saat alam rangka meningkatkan pelayanan kepada pengguna jasa”, ujar Sigit.
Lebih lanjut Sigit menjelaskan senyum artinya, bekerja dan melayani diawali dengan senyum, menunjukan keramahan dan keakraban untuk menciptakan suasana kerja yang nyaman, jadi dengan senyum para pengguna jasa dapat meminta informasi tanpa rasa sungkan. Ikhlas, bekerja dengan hati yang tulus, tanpa pamrih, dan meneguhkan niat untuk melayani dengan baik, kami menganggap pekerjaan adalah ibadah dan salah satu amanah yang harus diemban oleh setiap pegawai KPKNL Madiun Profesional, berkomitmen tinggi untuk bekerja secara tuntas dan akurat dengan didasari pada kompetensi yang terbaik dengan penuh rasa tanggung jawab atas hasil pekerjaan. Untuk menerapkan nilai profesional ini kami telah melaksanakan roling pegawai secara teratur aga seluruh pegawai dapat memahami dan melaksanakan seluruh bidang pekerjaan. Selain itu juga mewajibkan pegawai untuk ikut diklat.
Dengan wilayah kerja meliputi satu kerasidenan Madiun yang terdiri dari Kota Madiun, Kabupaten madiun, Kabupaten Magetan, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Ponorogo, dan Kabupaten Pacitan, pada tahun 2014 KPKNL Madiun berhasil mencapai Nilai Kinerja Organisasi 110,82%. Terkait inovasi atas layanan yang diberikan, KPKNL Madiun mengunggulkan layanan One Hour Service untuk Penerbitan Surat Persetujuan Penetapan Status Pengguna Barang. Inovasi layanan ini tentunya mendapat respon positif dari stakeholders mengingat batas waktu pada SOP yang normalnya maksimal 5 (lima) hari kerja dipangkas menjadi 1 (satu) jam sejak dokumen dinyatakan lengkap. Selain itu KPKNL Madiun juga menyediakan formulir-formulir terkait jenis layanan yang akan dipilih oleh para stakeholders layaknya yang kita temui saat akan memilih layanan pada Bank.
Hal-hal lain yang telah dilaksanakan KPKNL Madiun dalam rangka menunjang pencapaian tusi di antaranya komunikasi dengan RRI Madiun dalam rangka mempermudah publikasi, memberikan apresiasi kepada Satker yang patuh dalam kegiatan rekon, membuka layanan pengaduan, serta rutin melaksanakan morning call sebulan sekali untuk meningkatkan kedisiplinan dan implementasi nilai nilai kementerian keuangan.
Sebelumnya Marhokom Sitompul Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Jawa Timur menyampaikan bahwa Kota Madiun dengan julukan sebagai kota Gadis yang merupakan singkatan dari Perdagangan dan Industri, terus mempersolek dan memperindah suasana untuk menarik investor, demikian pula KPKNL Madiun yang terus mempersolek diri untuk memperbaiki pelayanan terbaik kepada stakholder dengan melakukan inovasi yang mempermudah dan mempercepat layanan sehingga stakeholder mendapat kepuasan atas layanan yang diberikan.
Marhokom menyampaikan bahwa latar belakang dipilihnya KPKNL Madiun mewakili kantor pelayanan di lingkungan Kanwil DJKN Jawa Timur karena KPKNL Madiun merupakan kantor operasional pertama yang mampu menyelesaikan sertifikasi Barang Milik Negara (BMN) berupa tanah seratus persen di lingkungan Kanwil DJKN Jawa Timur. “selain itu NKO (Nilai Kinerja Organisasi .red) KPKNL Madiun pada semester pertama tahun ini telah mencapai 117%, ini merupakan hal yang membanggakan kami dan menggembirakan”, ujar pria yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kanwil DJKN Kalimantan Selatan dan Tengah ini.
Tim Penilai KPPc Madiun dipimpin oleh Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana Sekretariat Jenderal Kemenkeu Yudi pramadi, serta didampingi Sekretaris Direktorat Jenderal Perbendaharaan Haryana, Tenaga Pengkaji Bidang Perencanaan Strategik Dini Kusumawati, Kepala Kantor, Kepala Bagian Kepegawaian. “Kami sangat menghargai semangat dan dedikasi yang telah dilakukan KPKNL Madiun untuk senantiasa meningkatkan pelayanan publik, hal tersebut tentunya tidak lepas dari pembinaan, bimbingan, dan pengawasan pimpinan DJKN baik ditingkat pusat maupun daerah”, ujar Yudi.
Yudi menyampaikan bahwa Kementerian Keuangan senantiasa meningkatkan pelayanan kepada stakeholder. “kita (Kemenkeu.red) selalu berupaya untuk menjadi lebih baik dan terbaik”, seru Yudi. Kami menyadari kementerian Keuangan menjadi poros kegiatan perekonomian di Indonesia, karena selain sebagai K/L juga Menteri Keuangan sebagai BUN. Sebagai poros Kementerian Keuangan merupakan koordinator fiskal bagi pertumbuhan perekonomian indonesia, ketika KL lain berbicara soal belanja, kemenkeu juga berbicara soal pembiayaannya.
Sebagai Kementerian Poros, Kementerian Keuangan senantiasa meningkatkan kualitas pelayanan publik, salah satunya melalui pelaksanaan Survey Mofin untuk melihat kesehatan organisasi, dinamika ekonomi yang sangat dinamis memerlukan organisasi dan Sumber Daya Manusia yang fleksibel. “Kita ingin Kemenkeu berkinerja tinggi dan sehat, agar suistainable”, ujar Yudi. Kemenkeu juga melaksanakan survey kepuasan stakeholder untuk mengetauhi sejauh mana stakeholder puas terhadapt layanan kita.
Selain Survey Mofin dan Survey Kepuasan Stakeholder, Kemenkeu juga menyelenggarakan perlombaan Kantor Pelayanan Percontohan (KPPC). KPPC ini dilakukan untuk memberikan apresiasi kepada kantor pelayanan yang telah menunjukan dan membuktikan kinerja pelayanan terbaik, memberikan motivasi aparatur pada kantor pelayanan untuk terus berusaha memperbaiki kinerja pelayanan, dan memacu aparatur pada kantor pelayanan untuk turut memperbaiki kinerja pelayanan. “Kami telah mengusulkan agara rekan-rekan yang telah mengikuti kompetisi agar terekam dalam karir path, sehingga dapat memacu ke level maupun kelas yang lebih tinggi”, tutup Yudi.
Acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab Tim Penilai dengan Pegawai KPKNL Madiun serta seluruh stakeholders. Adapun pemenang KPPC akan diumukan saat upacara peringatan hari Oeang tanggal 30 Oktober 2015 di Kantor Pusat Kementerian Keuangan. (Niko-Humas)
Foto Terkait Berita
Berita Terbaru