Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita DJKN
Dukung Digitalisasi Bisnis Proses DJKN

Dukung Digitalisasi Bisnis Proses DJKN

N/A
Kamis, 20 Agustus 2015 pukul 08:26:35 |   839 kali

Nusa Dua - Kantor Wilayah DJKN Bali dan Nusa Tenggara (Kanwil Balinusra) menyelenggarakan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Tahun 2015 di Denpasar. Dengan mengambil tema "Melalui Rapat Kerja Daerah Kita Dukung Digitalisasi Bisnis Proses pada DJKN", acara diselenggarakan selama tiga hari mulai Rabu (12/8) hingga Jumat (14/8). Hadir dalam rakorda kali ini antara lain seluruh Kepala Kantor dan beberapa Kepala Seksi dari masing-masing kantor pelayanan di jajaran Kanwil Balinusra. Sementara dari Kanwil Balinusra yang hadir adalah bidang Lelang, bidang PKN, bidang KIHI serta bagian umum yang bertindak sebagai panitia.

Sebagai pengantar kegiatan, rangkaian acara Rakorda diawali dengan pembacaan doa dan menyanyikan  Mars DJKN. Kepala Bagian Umum, Sumarsono yang bertindak selaku Ketua Panitia Pelaksanaan Rakorda memberikan sambutan pembuka untuk menyambut kedatangan peserta dan berharap pelaksanaan Rakorda dapat berjalan dengan lancar dan sukses. Kepala Kanwil Balinusra, Etto Sunaryanto dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa rakorda kali ini sebagai sharing dan pembahasan bersama terkait permasalahan yang terjadi dalam pelaksanaan tugas di masing-masing kantor.

Pemaparan materi dimulai dari bidang KIHI yang menjelaskan tentang ikhtisar capaian kinerja Kanwil Balinusra. I Wayan Subadra, Kepala Bidang KIHI menyampaikan bahwa Nilai Kinerja Organisasi (NKO) Semester I Tahun 2015 Kanwil Balinusra adalah 114,03%, disusul KPKNL Bima 112,27%, KPKNL Singaraja 109,83%, KPKNL Denpasar 109,53%, KPKNL Kupang 100,55%, dan KPKNL Mataram 94,94%. Di akhir sesi tersebut, Etto memberikan piagam penghargaan kepada KPKNL Bima sebagai apresiasi atas keberhasilan dalam pencapaian NKO tertinggi tahun 2014 di wilayah Kanwil Balinusra. Hal ini dimaksudkan sebagai penyemangat agar kantor-kantor pelayanan lainnya menjadi lebih termotivasi dalam mencapai NKO yang lebih tinggi.

Selanjutnya masing-masing kantor pelayanan memaparkan capaian kinerjanya masing-masing. Pemaparan tersebut urut sesuai dengan perolehan nilai NKO kantor pelayanan yang tertinggi terlebih dahulu, yakni KPKNL Bima, KPKNL Singaraja, KPKNL Denpasar, KPKNL Kupang, lalu KPKNL Mataram. Mereka menjelaskan satu persatu, terutama mengenai capaian Indeks Kinerja Utama (IKU) yang masih merah. Pembahasan berlangsung alot hingga tak terasa waktu sudah menjelang malam.

Pada hari kedua, hadir beberapa narasumber dari Kantor Pusat. Dyah Novitarini Wulansari, Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi menjelaskan materi tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Hal ini dimaksudkan agar para peserta mengetahui informasi mana saja yang boleh dipublikasikan ke publik dan informasi apa saja yang dikecualikan atau harus dirahasiakan. Dyah mengambil contoh informasi mengenai Risalah Lelang, “Kita bisa memberikan informasi mengenai nama pembeli lelang, obyek lelang, harga pokok lelang dan informasi lainnya yang memang telah diumumkan oleh Pejabat Lelang saat pelaksanaan lelang”. Namun Dyah juga menjelaskan bahwa informasi-informasi tersebut hanya sebatas rincian, bukan pemberian Salinan Risalah Lelangnya. Begitu pula dengan alamat pembeli lelang dan nomor telepon pemenang lelang, juga tidak diperbolehkan untuk disampaikan.

Kemudian Tri Sutopo, Kepala Seksi Bantuan Hukum I menjelaskan mengenai penyelesaian BMN dalam perkara. BMN dalam perkara selama ini dapat berupa perkara perdata, perkara Tata Usaha Negara (TUN), ataupun perkara Sengketa Informasi Publik. Lalu dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Laesintje Wilar, Kepala Subdirektorat Bina Lelang I yang menjelaskan tentang penyempurnaan peraturan, e-Auction dan pelaksanaan modernisasi lelang. Pelaksanaan e-Auction lebih lengkapnya juga disampaikan oleh Luhur Nugroho Joko Hartono, Kepala Seksi Bina Lelang IIB. Dari direktorat PKNSI, Wisnu Yogaswara memaparkan materi tentang aplikasi ELANG yang digunakan untuk optimalisasi laporan lelang. Kepawaian narasumber dalam memaparkan materi membangkitkan antusiasme peserta untuk mengajukan berbagai pertanyaan, sehingga tidak terasa waktu sudah beranjak petang.

Sebagai rasa kepedulian terhadap kesehatan pegawai di lingkungan Kanwil Balinusra, Etto juga mengundang dokter I Nyoman Astika dari Rumah Sakit Sanglah untuk memberikan materi kiat-kiat sehat di usia senja. Seluruh rangkaian acara rakorda kemudian ditutup dengan pesan dari Kepala Kanwil Balinusra agar seluruh peserta selalu memberikan perfoma terbaiknya dalam bekerja namun tetap menjaga kesehatannya layaknya pesan dari dokter I Nyoman Astika. (Penulis/Foto: Wisnu/Safiul – Bidang KIHI)

Foto Terkait Berita

Berita Terbaru

Floating Icon