Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita DJKN
 Lelang lebih mudah, lebih efektif, dan lebih efisien melalui e-Auction

Lelang lebih mudah, lebih efektif, dan lebih efisien melalui e-Auction

N/A
Selasa, 23 Juni 2015 pukul 16:12:03 |   1021 kali

Yogyakarta - “Siapapun anda, apapun aktivitas anda, dan dimanapun anda berada, lelang hanya sebatas genggaman tangan anda dengan e-Auction” Demikian semboyan Tim Sosialisasi e-Auction. Acara ini diselenggarakan oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Yogyakarta di Garden Ballroom Eastparc Hotel Yogyakarta pada Selasa, 16 Juni 2015.

Acara yang diinisasi berkat sinergi antara KPKNL Yogyakarta dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Yogyakarta dan Yayasan Perbarindo Daerah Istimewa Yogyakarta ini dihadiri oleh 87 perwakilan Bank Perkreditan Rakyat (BPR), anggota Dewan Pengurus Daerah (DPD), serta Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kegiatan pelatihan dan sosialisai e-Auction dibuka oleh Heru Prasetyo yang mewakili Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Yogyakarta. Pada sambutannya, Heru menyampaikan harapan agar objek hak tanggungan milik Debitur dapat lebih mudah, lebih efektif dan lebih efisien dijual melalui lelang elektronik (e-Auction), sehingga Non performing Loan (NPL) yang ada pada BPR dapat ditekan. “Setiap kendala dan permasalahan yang terjadi di lapangan agar diutarakan sehingga didapat pemecahan masalah terkait lelang eksekusi hak tanggungan”, tambah Heru sambil mengetuk meja sebanyak tiga kali yang menandakan kegiatan pelatihan dan sosialisasi e-Auction resmi dibuka.

Sesi Pertama dan Kedua pelatihan ini diisi oleh Sri Lestari selaku Pejabat Lelang senior pada KPKNL Yogyakarta menyampaikan materi terkait Undang-Undang Hak Tanggungan, dokumen dan syarat lelang serta lelang e-Auction. Setelah penyampaian materi,wanita yang berpenampilan energik ini membuka sesi tanya jawab. Para audience sangat antusias karena begitu banyaknya pertanyaan yang dilontarkan.

Acara dilanjutkan dengan praktek penggunaan Aplikasi e-Auction yang dipandu oleh tujuh orang pegawai KPKNL Yogyakarta. Sembari para peserta pelatihan melakukan update data pribadi pada aplikasi e-Auction, Sri Lestari menampilkan hasil penawaran lelang e-Auction (open bidding) tertinggi untuk pelaksanaan lelang satu buah batu akik red baron pacitan yang dilaksanakan disela-sela rapat koordinasi Kanwil DJKN Jateng dan DIY dengan Kanwil BRI Jawatengah dan Kanwil BRI Yogyakarta yang bertempat di Kanwil BRI Yogyakarta.

Wanita kelahiran 41 tahun yang lalu ini menyampaikan bahwa dari limit yang ditetapkan sebesar Rp 175.000,-, batu akik tersebut dapat laku terjual senilai Rp 765.000,-. Terjadi Kenaikan harga yang sangat signifikan sebesar 437%. Bagaimana bila barang yang dilelang tersebut merupakan barang jaminan Hak Tanggungan milik BPR? Pasti NPL Bank Perkreditan Rakyat untuk wilayah Yogyakarta akan merosot turun, imbuh Lestari disambut tepuk tangan para peserta.

Edukasi aplikasi e-Auction ini ditujukan agar BPR juga dapat mensosialisasikan kepada masyarakat terlebih nasabah potensial yang ada pada entitas bapak ibu bahwa kini untuk mendapatkan barang-barang lelang dapat lebih mudah, lebih efektif, lebih efisien melalui e-Auction, tutup Panitia.

Di penghujung acara, salah satu peserta pelatihan Bayu Nugroho, Kabag Pembinaan dan Pengawasan Kredit PT. Bank Perkreditan Rakyat Chandra Muktiartha menyampaikan rasa puasnya terhadap pelayanan KPKNL Yogyakarta selama ini dan akan menindaklanjuti setiap permohonan lelang eksekusi hak tanggungan melalui e-Auction.

Saat berita ini diturunkan, 40 % pegawai BPR yang berada di bawah naungan DPD Baperindo Yogyakarta  sudah memiliki akun e-Auction yang sudah di validasi dan dapat digunakan sewaktu-waktu untuk mengikuti lelang e-Auction dengan hanya meng-klik https://www.lelangdjkn.kemenkeu.go.id (Penulis/Poto : Christina/M.Arif  Fadilla)

Foto Terkait Berita

Berita Terbaru

Floating Icon