Kejar Target Yang Belum Tercapai
N/A
Kamis, 11 Juni 2015 pukul 13:01:45 |
1447 kali
Pontianak – Tidak terasa kurang dari 30 hari lagi Semester I Tahun Anggaran 2015 akan berakhir oleh karena itu Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kalimantan Barat (Kanwil DJKN Kalbar) kembali menggelar rapat monitoring dan evaluasi capaian kinerja Kanwil DJKN Kalimantan Barat. Rapat Monitoring dan Evaluasi yang dilaksanakan di Ruang Rapat Kanwil DJKN Kalimantan Barat diselenggarakan pada dua hari terpisah yaitu Senin (08/06) dan Rabu (10/06). Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Bidang dan Kepala Bagian Kanwil DJKN Kalimantan Barat serta Kepala KPKNL Pontianak yang didampingi seluruh Kepala Seksinya.
Kepala Kanwil DJKN Kalimantan Barat, Tedy Syandriadi membuka kegiatan ini dengan memberikan pengarahan pada peserta rapat yang hadir. Tedy Syandriadi menjelaskan tujuan dilaksanakannya monitoring dan evaluasi capaian kinerja ini yaitu sebagai antisipasi secara dini hambatan dan kendala dalam pencapaian target tahun 2015 terutama Semester I. Rapat juga mencari solusi terhadap hambatan dan kendala dimaksud dan menyusun strategi baru dalam pencapaian target capaian kinerja tahun 2015. Di samping itu, Kepala Kanwil mengajak kepada seluruh pihak untuk tetap meningkatkan kualitas layanan pada stakeholder DJKN.
Agenda pertama pada rapat monitoring dan evaluasi ini adalah pemaparan capaian kinerja Kanwil DJKN Kalimantan Barat berdasarkan IKU Kemenkeu-Two Kanwil Kalimantan Barat sampai dengan bulan Mei 2015. Capaian dipaparkan oleh Kepala Bidang Kepatuhan Internal Hukum dan Informasi yang juga bertindak sebagai Sub Manajer Kinerja Organisasi, Sugeng Aprito. Ia menjelaskan mengenai indikator kinerja ini merupakan alat ukur dan sarana bagi organisasi untuk menjelaskan keberhasilan pencapaian kinerja baik berupa hasil output maupun manfaat outcome.
Dalam pemaparan Sugeng Aprito, Nilai Kinerja Organisasi (NKO) Kanwil DJKN Kalimantan Barat sampai dengan realisasi 01 Juni 2015 menunjukkan angka capaian 100,34 % atau sudah berwarna hijau. Namun harus di antara 18 IKU yang menjadi variabel NKO tersebut, 2 di antaranya masih berstatus merah yaitu nilai kekayaan negara yang diutilisasi dan piutang negara yang dapat diselesaikan (PNDS). Oleh karena itu perlu langkah dan strategi khusus untuk mengejar ketertinggalan ini. Sedangkan untuk IKU yang telah berstatus hijau dan yang bahkan telah melampaui target setahun agar disiapkan untuk dilakukannnya addendum Kontrak Kinerja pada juli nanti.
Selanjutnya dilakukan pemaparan oleh masing-masing Kepala Seksi di KPKNL Pontianak. Saat pemaparan oleh kepala-kepala seksi tersebut, Kepala Kanwil serta para kepala bidang/bagian dan kepala KPNKL yang hadir dalam kesempatan tersebut memberikan masukan dan solusi terhadap kendala dan hambatan yang dihadapi dalam suasana diskusi yang terbuka.
Di akhir rapat, Kepala Kanwil DJKN Kalimantan Barat Tedy Syandriadi menyampaikan bahwa pada waktu yang tersisa kurang dari satu bulan diharapkan semua pihak dapat mengerahkan kemampuan terbaik untuk mencapai target yang diberikan. Khususnya untuk IKU yang belum mencapai target capaian terus dikerja dengan tetap memegang prinsip good governance. Tedy Syandriadi juga mengingatkan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi sehari-hari menjadikan Rencana Strategis Kementerian Keuangan dan DJKN 2015-2019 sebagai acuan. (Penulis/foto:Bidang KIHI Kalimantan Barat)
Foto Terkait Berita
Berita Terbaru